DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah pada Materi Populasi Hewan. (TESIS)

Novy Eurika, Istamar Syamsuri, Ibrohim Ibrohim

Abstrak


The learning of Animal Ecology subject in Biology Deparment of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Jember has not developed a comprehensive and appropriate lesson planning in conducting the learning. The learning instruments have not been designed based on the need in accordance to the characteristics of the lessons as well as the characteristics of the learners or students. Therefore, learners are not able to implement their knowledge, attitude and problem-solving ability appropriately. Due to the above problems, one of the solutions is by developing the learning instruments based on the needs in accordance to the characteristics of the lessons as well as the characteristics of the learners or students. It is expected to be the tool to measure the ability of the learners to implement their knowledge, attitude and problem-solving ability appropriately. The purpose of the research and developing of the learning instruments is to have a problem-based learning instruments for Animal Population which includes syllabus, lesson plans, teaching materials or handouts, students worksheets, and assessment instruments. The model of research and development is an adjustment of 4-P of Thiagarajan. It consists of (1) define; (2) design; and (3) develop. Expert appraisal is taken by the expertise of the subject and learning instruments. In addition, the developmental testing involves individual test and small group test including the students. The descriptive analysis method is used to analyze the scores taken from the questionnaires to find out the criteria of eligibility of the learning instruments. The suggestions and critics are taken into consideration for the further revision of the developed products. The result of the validity test taken by the expertise shows that the developed product of the learning instruments is appropriate. The mean score analysis based on the criteria of eligibility and product revision shows that the products resulted from the developing learning instruments are considered significantly eligible. Similar result is also shown from the individual test, which is based on the mean score of the students’ worksheets and handouts. From the small group test, the result of analysis shows that the applicability of the learning instrument is considerably good where the instruments can be well-implemented in the learning. The effectiveness of the learning instruments is shown from the completeness of the classical learning and the result of the learning itself are above 80% in terms of their knowledge and understanding or mastery of the materials, attitude and their problem-solving skills. Suggestions for further research happen to be on (1) the necessity of having field-implementation test to measure the effectiveness of the learning instruments toward learning outcome; (2) inserting the whole materials of the Animal Ecology subject into account in developing the learning instruments; (3) considering the use of other learning models to vary the learning process, and (4) developing the assessment instruments toward learners’ learning process. 

 

Pembelajaran pada Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jember, khususnya matakuliah Ekologi Hewan belum dikembangkan dengan sebuah perencanaan pembelajaran lengkap dan sesuai. Perangkat pembelajaran yang disusun belum diarahkan berdasarkan pembelajaran tertentu yang disesuaikan dengan karakteristik materi ajar dan karakteristik pebelajar, sehingga belum mampu mengembangkan  pengetahuan, sikap dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa secara optimal. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi ajar dan  karakteristik pebelajar (mahasiswa) sehingga diharapkan mampu mengukur aspek pengetahuan, sikap maupun kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis masalah pada materi Populasi Hewan yang meliputi silabus, Satuan Acara Perkuliahan (SAP), bahan ajar (Handout), Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM) dan instrumen penilaian. Model penelitian dan pengembangan merupakan hasil adaptasi model pengembangan 4-P Thiagarajan, yang terdiri dari: (1) pendefinisian, (2) perencanaan, dan (3) pengembangan. Uji validasi ahli dilakukan oleh ahli materi sekaligus perangkat pembelajaran, sedangkan  uji pengembangan meliputi uji perorangan dan uji kelompok kecil yang melibatkan subyek coba mahasiswa. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis skor penilaian dari angket berskala sehingga diketahui kriteria kelayakan perangkat pembelajaran. Sedangkan saran dan masukan dari subyek coba digunakan  sebagai pertimbangan dalam melakukan revisi terhadap produk pengembangan. Hasil validasi ahli materi sekaligus perangkat pembelajaran secara keseluruhan menyatakan produk perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat sesuai. Analisis skor  rata-rata hasil penilaian ahli berdasarkan kriteria tingkat kelayakan dan revisi produk menunjukkan bahwa secara keseluruhan perangkat pembelajaran yang dihasilkan memiliki kriteria sangat layak. Hasil yang sama juga diperoleh pada uji perorangan, dimana analisis skor rata-rata penilaian mahasiswa terhadap LKM dan Handout menunjukkan bahwa kedua produk pengembangan tersebut sangat layak mendukung keterbacaan. Hasil analisis pada uji kelompok kecil menunjukkan bahwa skor keterlaksanaan pembelajaran termasuk pada kriteria baik. Keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan ditunjukkan dari ketuntasan klasikal hasil belajar mahasiswa pada aspek pengetahuan, sikap dan kemampuan pemecahan masalah yang melebihi 80%. Saran pengembangan lebih lanjut: (1) melaksanakan  uji coba lapangan untuk mengetahui efektifitas dan pengaruh perangkat pembelajaran terhadap hasil belajar, (2) memasukkan seluruh bahan kajian mata kuliah ekologi hewan pada perangkat pembelajaran yang dikembangkan, (3) mempertimbangan penggunaan model pembelajaran yang lain, agar kegiatan pembelajaran lebih bervariasi, (4) mengembangkan instrumen penilaian terhadap proses belajar mahasiswa.

 

Keywords: learning instruments, animal population, problem-based learning