DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementing Jigsaw Technique to Improve the Writing Ability of the Eighth Graders of MTs Satu Atap Umbuldamar Blitar. (TESIS)

Moh. Fahrudin, Mirjam Anugerahwati, Arwijati W. Murdibjono

Abstrak


The research was aimed to improve the skill of writing recount texts of the eighth graders of MTs Satu Atap Umbuldamar through Jigsaw technique. The research problem formulated was ‘How can the using of Jigsaw technique improve the writing ability of eighth graders of MTs Satu Atap Umbuldamar, particularly in writing recount texts?’ The implementation of Jigsaw technique involved three major stages of teaching and learning English, i.e., pre, whilst, and post activities. These activities were expected to help students organize their ideas better in their paragraphs. The study was classroom action research referring to the model proposed by Kemmis and McTagGart (Koshy, 2005). It was intended to give students the most appropriate strategy used to improve their writing skill. The researcher employed four steps in each learning cycle, namely, planning an action, implementing the plan, observing the action, and reflecting on the results. To decide whether the implementation was successful or not, the researcher mapped the results of data analysis onto the criteria of success, that is, the degree of students’ involvement during the lesson (including the motivation), the results of students’ writing drafts, and the average score of the writing products. During the implementation of the action in Cycle I, some students were still not accustomed to experiencing the writing process. Thus, the Cycle II was carried out by modifying the writing activity and by giving students more opportunities to the teaching strategies to be implemented in Cycle 2. First, the teacher modified learning with outdoor activity, the students learned writing recount text trough Jigsaw in outdoor for 50 minutes then continued in the class for making individual text. The teacher gave emphasis to make use of group work and dictionary in every meeting. Furthermore, the teacher gave more attention, explanation, guidance and assistance during the process of writing to decide on the topic and on the members of group freely. Therefore, Jigsaw can be powerful as a technique to make recount texts since Jigsaw help to recall the stories of life. Jigsaw improve students’ ability in writing recount texts. Using Jigsaw technique has shown to improve the writing ability of the students of MTs Satu Atap Umbuldamar in writing recount paragraphs. From preliminary and Cycle 1, the average score was 66.75 and 12 students out of 22 students (54%) got the score equal or greater than 70. Then, in the Cycle 2, the average score for final composition was 70.76, 16 out of 22 students (72.7%) achieved the score equal or greater than 70. Furthermore, most of the students were active in joining the process of writing. Besides, they showed positive responses toward the using of Jigsaw technique. For other researcher, it is suggested to conduct action research in different level of graders, different skills, and different types of genre.

 

Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks ‘recount’ siswa kelas delapan MTs SA Umbuldamar Blitar melalui teknik jigsaw. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ‘Bagaimana keterampilan menulis teks recount siswa kelas delapan MTs SA Umbuldamar Blitar siswa tahun pelajaran 2011/2012 dapat ditingkatakan melalui teknik Jigsaw? Penerapan teknik Jigsaw ini menggunakan tiga tahapan meliputi kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Penulisan teks mandiri yang dilakukan siswa dalam kerja kelompok dan penyuntingan teman sekelas dalam proses menulis. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu siswa menyusun ide mereka dalam bentuk tulisan yang lebih baik. Penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model yang dikenalkan oleh Kemmis and McTaggart (Koshy, 2005). Hal ini dimaksudkan untuk memberikan siswa strategi belajar yang paling cocok untuk meningkatkan keterampilan menulis. Peneliti merancang tindakan melalui empat tahapan dalam setiap siklus pembelajaran, yaitu, perencanaan tindakan, mengimplementasikan rencana, mengobservasi tindakan dan refleksi hasil-hasilnya. Untuk menentukan apakah pembelajaran berhasil atau belum peneliti merefleksikan hasil analisis dengan kriteria yang sudah ditentukan, yaitu tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran (termasuk motivasi), perolehan draft tulisan siswa, dan nilai rerata produk tulisan siswa. Selama pelaksanaan siklus I ditemukan ada beberapa siswa yang belum terbiasa dengan pengalaman menulis. Sehingga siklus II perlu direncanakan ulang dengan pengembangan pada kegiatan menulis untuk menggali ide melalui kegiatan di luar kelas, lalu dilanjutkan dengan kegiatan individu di kelas, guru menekankan untuk mengoptimalkan kelompok dan memakai kamus di setiap pemebelajaran dan memberikan kesempatan pada siswa untuk menentukan topik sendiri serta memilih kelompok secara bebas. Oleh karena itu Jigsaw bisa menjadi teknik yang penting sekali untuk membuat tulisan recount karena Jigsaw membantu untuk menggali cerita kehidupan yang lalu. Jigsaw meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks recount. Dari penelitian ini dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa kegiatan Jigsaw teknik secara efektif mampu meningkatkan keterampilan menulis teks recount siswa. Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran menunjukkan hasil yang bagus mencapai 66.75 pada siklus satu, 12 dari 22 siswa (54%) meraih nilai lebih dari 70. Sedangkan pada siklus dua, rata-rata nilai siswa mencapai 70.76, 16 dari 22 siswa (72.7%) meraih nilai sama atau lebih dari 70. Lebih dari itu semua siswa aktif dalam proses pembelajaran menulis dan mereka menunjukkan respon yang positif atas penerapan teknik Jigsaw ini. Untuk peneliti lain, disarankan melaksanakan penelitian dengan siswa yang level lebih tinggi, dengan ketrampilan bahasa dan jenis teks yang berbeda. 

 

Keywords: writing recount text, Jigsaw technique, MTs Satu Atap Umbuldamar