DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

The Effectiveness of Debate in the Speaking Class of Third Semester Students of English Letters Department at IAIN Sunan Ampel Surabaya. (TESIS)

Fikri Yanda, M. Adnan Latief, Johannes A. Prayogo

Abstrak


This research aims at investigating the effectiveness of debate in the speaking class of English Letters Department of IAIN Sunan Ampel Surabaya in the third semester students in order to improve their speaking skill. In comparison with presentation method, debate is proposed as an alternative method to achieve the objective: improvement of speaking skill. The problem in this research is “Do the students who are taught using debate perform better in speaking skill than those taught using presentation?” The design of the study was quasi-experimental nonrandomized control group while the subjects were the third semester students. They were divided into two groups. One was experimental group: 19 students. The other was control group: 17 students. The data of the study was the scores of pretest and posttest. The pretest and the posttest were also the instruments of the research. The pretest was conducted on October 12th, 2012. The posttest was on December 14th, 2012. The treatments (debate for experimental group and presentation for control group) were done in 8 meetings or 2 months from October 19th until December 7, 2012. The treatments were recorded in form of videos for validity reasons. The result shows that the students who are taught using debate have better oral performance than those who are taught using presentation. In other words, debate is more effective than presentation. The level of significance (∞) is significant at p (0.006) < .05 and t-value (2.901) > t-table (2.302). The average posttest score of experimental group (82.8772) is higher than the average posttest score of control group (77.8824). Hence, the research result gives English teachers/lecturers evidence that debate is worth considering in the teaching of speaking to improve better students’ speaking ability. This study suggests the students of English language program to use debate method to improve their speaking skill. The more they debate, the more fluent they speak. For the teachers who want to use debate in their speaking classes, they have to know that there should be two sides of pros and contras on a topic/motion. Debate here is not to find the winner or best truth, but to find the most rational arguments and appropriate evidence to support the arguments. For the future researchers, they can use other research methods and instruments to get more information on the same subject as in this study. They can also use this study as a starting point.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektifitas debat pada kelas speaking Jurusan Sastra Inggris IAIN Sunan Ampel Surabaya pada mahasiswa semester tiga untuk meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris mereka. Debat diharapkan menjadi metode pembelajaran speaking alternatif selain presentasi. Rumusan masalah penelitian adalah “Apakah mahasiswa yang diajari dengan metode debat berbicara Bahasa Inggris lebih baik daripada mereka yang diajari dengan metode presentasi?” Desain penelitian adalah quasi-eksperimen dengan grup pengendali beraturan. Subjek penelitian adalah 36 mahasiswa semester tiga. Mereka dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen dan pengendali. Kelompok eksperimen sebanyak 19 mahasiswa, kelompok pengendali 17 mahasiswa. Data penelitian diambil dari nilai pra-tes dan pasca-tes mahasiswa. Pra-tes diadakan pada tanggal 12 Oktober 2012. Pasca-tes pada 14 Desember 2012. Pembelajaran menggunakan debat (kelompok eksperimen) dan presentasi (kelompok pengendali) diadakan selama delapan pertemuan atau dua bulan mulai 19 Desember 2012 hingga 7 Desember 2012. Untuk tujuan validitas data, aktifitas pembelajaran direkam dalam bentuk video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang diajari dengan metode debat memiliki kemampuan berbicara lebih baik daripada mereka yang menggunakan presentasi. Dalam kata lain, metode debat lebih efektif daripada presentasi. Tingkat signifikansi (∞)signifikan pada p (0.006) < .05 dan thitung (2,901) > ttabel (2,032). Rata-rata Postest  siswa kelas eksperimen (82.8772) lebih tinggi dari pada rata-rata Postest  siswa kelas kontrol (77.8824). Dengan begitu, hasil penelitian member bukti bagi para pengajar bahwa metode debat sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris mahasiswa. Penelitian ini menganjurkan para mahasiswa program Bahasa Inggris untuk menggunakan metode debat demi meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris mereka. Semakin mereka berdebat (dalam Bahasa Inggris), semakin lancar mereka berbicara. Bagi para pengajar yang hendak menggunakan metode debat di dalam kelas speaking, mereka diharapkan mengetahui konsep debat yang harus memiliki dua sisi yang setuju dan tidak setuju terhadap topik yang diperdebatkan. Debat dalam konteks ini bukan untuk mencari siapa yang paling benar, tapi siapa yang memberikan argument paling rasional serta menyuguhkan bukti kuat untuk mendukung argumen-argumen yang disampaikan. Bagi para peneliti di masa yang datang, mereka bisa menggunakan metode dan instrumen yang berbeda untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif tentang objek penelitian yang sama. Mereka juga bisa menggunakan hasil penelitian ini sebagai titik awal penelitian mereka.

 

Keywords: debate, presentation, and speaking skill