DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Students’ and Teachers’ Perceptions About Characteristics of Good English Teachers of Senior High Schools in Kota Madiun. (TESIS)

Dewi Indah Puspita, Bambang Yudi Cahyono, Suharmanto Suharmanto

Abstrak


The study is aimed at describing students’ and teachers’ perceptions about characteristics of  good English teachers of Senior High Schools in Kota Madiun with the research variables: technical knowledge, pedagogical knowledge, interpersonal skills, and personal qualities. The technical knowledge refers to the knowledge in terms of issues related to field of study, subject matter and curriculum that is required for English teacher. The pedagogical skills refer to how the teachers prepare the lesson, how the teachers select and develop the materials, provide practice, organize and manage classroom, provide feedback, and how an English teachers teach the students. The interpersonal skills are concerned with how an English teacher develops and builds relationships with students, colleagues, students’ parents and community i.e. members of school council/committee. The last variable, personal qualities refer to showing a firm, mature, and wise personality as an exemplary figure.  It is concerned with teacher commitment to professional responsibilities and flexibility and openness for change to be better. The study employs survey design that is intended to describe students’ and teachers’ perceptions of good English teachers. The quantitative data consists of students’ questionnaire, teachers self-assessment and interview guide for students and teachers of Senior High Schools in Kota Madiun. The data were collected through questionnaire, teacher self-assessment and interview guides from11 English teachers from SMA 3 Madiun (3 teachers), SMA 6 Madiun (5 teachers), SMA Cokroaminoto (2 teachers) and SMA Taman Bhakti (1 teacher). Meanwhile, the data were also collected from the students of twelfth grade of social program from SMA 3 Madiun (27 students), SMA 6 Madiun (32 students), SMA Taman Bhakti Madiun (20 students) and SMA Cokroaminoto (21 students).

The quantitative data were analyzed using frequency and mean. Whereas, interview data were analyzed by rewriting the responses to a transcription folder and repeatedly reading, coding, and making comparisons. The samples of the study were chosen by stratified random sampling nonpropotionally that involved students and teachers of Senior High Schools in Kota Madiun in order to describe students’ and teachers’ perception of good English teachers in Kota Madiun. The findings of this study indicated that students’ perception is different from teachers’ perception in terms of technical knowledge, pedagogical knowledge, interpersonal knowledge and personal qualities. On the technical knowledge, the use a variety of method, textbook, exercises and assignment was at ‘good’ level for students’ and teachers’ perceptions. On the pedagogical knowledge, teachers perceived themselves to perform English teaching using ten abilities suggested. Nine abilities were at ‘good’ level and only one ability was at ‘poor’ level, that is, using interactive media. Meanwhile, students’ perception on the pedagogical knowledge showed that five abilities were at good level. On the interpersonal skills, teachers perceived two abilities were at ‘good’ level. Whereas students’ perception showed that one was at ‘good’ level. On the personal qualities, both students’ and teachers’ perception were at ‘good’ level. Based on the findings of the study, it is obvious that It is not enough to be good English teachers by having only technical knowledge and pedagogical knowledge but they also have to possess with interpersonal skills and personal qualities. The quality of teachers is determined by personal quality that will also determine the quality of education. Finally, the researcher suggests to the English teachers that the English teachers should understand and implement the four basic competencies that include technical knowledge, pedagogical knowledge, interpersonal skills and personal qualities. Then, good English teachers should know about what to do and how to do toward their students in the teaching and learning process. The school administrator should conduct students’ evaluation or students’ questionnaire toward teaching performance of the English teachers in order to give insight or reflection of their teaching performance in the classroom.. The future researchers should conduct the study of good teachers based on students’ and teachers’ achievement to measure the quality of good teachers. Focusing on both students’ and teachers’ achievement will give clear description about good teachers that concern on the balance between interpersonal skills, personal qualities, technical knowledge and pedagogical knowledge

 

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ciri-ciri guru bahasa Inggris SMA yang baik menurut pandangan siswa dan guru di Kota Madiun dengan menggunakan empat variabel yang meliputi kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi personal. Kompetensi profesional merupakan kompetensi yang terkait dengan bidang keilmuan, disiplin ilmu, dan kurikulum yang diperlukan oleh guru bahasa Inggris. Kompetensi pedagogik menunjukan bagaimana guru mempersiapkan pelajaran, bagaimana guru memilih dan mengembangkan materi ajar, menyiapkan latihan-latihan, menyusun dan mengatur kelas, memberikan masukan dan bagaimana seorang guru bahasa Inggris mengajar siswa-siswinya. Kompetensi sosial berkaitan dengan bagaimana seorang guru bahasa Inggris membangun dan menjalin hubungan yang baik dengan murid, teman sejawat, orang tua wali murid dan masyarakat, misalnya anggota dari komite sekolah. Variabel yang terakhir adalah kompetensi personal yang menunjukkan sifat-sifat ketegasan, kedewasaan, kebijaksanaan sebagai sosok yang memberikan teladan bagi siswa-siswinya. Kompetensi kepribadian berkaitan erat dengan komitmen guru terhadap tanggungjawab profesional dan keluwesan dan keterbukaan untuk berubah menjadi  lebih bagus. Penelitian ini menggunakan model penelitian survey yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran dari siswa dan guru bahasa Inggris tentang bagaimana  siswa dan guru menggambarkan sosok guru bahasa Inggris yang baik di Kota Madiun. Data kuantitative terdiri dari kuisioner untuk siswa, penilaian guru bahasa Inggris terhadap dirinya sendiri dan wawancara dari 11 guru bahasa Inggris SMA Kota Madiun; dari SMAN 3 Madiun (3 orang), SMAN 6 Madiun (5 orang), SMA Cokroaminoto Madiun (2 orang) dan SMA Taman Bhakti (1orang). Sementara itu, data juga diperoleh dari siswa-siswi kelas XII SMA Kota Madiun; dari SMAN 3 Madiun (27 siswa), SMAN 6 Madiun (32 siswa), SMA Taman Bhakti (20 orang) dan SMA Cokroaminoto Madiun (21 orang). Data quantitatif dianalisis menngunakan frequency dan rata-rata dimana wawancara dianalisis melalui penulisan kembali tanggapan dari siswa dan guru dengan menggunakan kode dan perbandingan. Sample dari penelitian ini dipilih dengan menggunakan stratified random sampling nonproposional yang meliputi siswa dan guru di Kota Madiun dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang guru bahasa Inggris yang baik di Kota Madiun. Dari hasil temuan terhadap karakteristik guru bahasa Inggris SMA di Kota Madiun berdasarkan pandangan siswa dan guru, guru bahasa Inggris menunjukan bahwa pandangan siswa dan guru berbeda dalam hal kompetensi profesional, pedagogik, sosial dan personal. Pada bidang profesional guru menyadari dirinya sendiri harus mengajar dengan menggunakan 10 kegiatan yang disarankan untuk menghubungkan materi pelajaran yang lain dan dengan dunia nyata (kontektual). 9 kegiatan berada pada tingkat ‘baik’.Sementara itu pendapat siswa pada bidang pedagogik menunjukan bahwa 5 kegiatan yang disarankan berada pada tingkat baik. Sementara itu bidang sosial guru menyadari 2 kegitan berada pada tingkat baik. Sementara pendapat siswa menunjukan 1 pada tingkat baik. Pada bidang kepribadian menunjukan bahwa bidang kepribadian menunjukan pendapat siswa dan guru berada pada tingkat baik. Akhirnya, peneliti menyarankan bahwa guru bahasa Inggris seharusnya memahami dan menerapkan keempat kompetensi dasar guru yang baik yang meliputi kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi personal. Dalam hal ini guru bahasa Inggris seharusnya mengetahui apa yang akan dilakukan dan bagaimana melakukannya terhadap siswa siswinya dalam proses belajar dan pembelajaran. Disamping itu, pihak sekolah seharusnya melakukan penilaian siswa terhadap proses pengajaran guru bahasa Inggris dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan refleksi terhadap proses pengajaran di dalam kelas. Peneliti yang akan datang perlu mengadakan penelitian tentang guru yang baik berdasarkan prestasi siswa atau guru dengan tujuan untuk mengukur kualitas guru yang baik. Dengan menekankan prestasi siswa dan guru akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang guru yang baik yang memiliki keseimbangan antara kemampuan sosial, kepribadian dan kemampuan profesi dan kemampuan pedagogik. 

 

Keywords: Characteristics of good English teachers, students’ and teachers’ perceptions