DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Search, Solve, Create dan Share (SSCS) dengan Strategi Metakognitif terhadap Kemampuan Siswa Menyelesaikan Masalah dan Berpikir Kritis Fisika di SMA Negeri 1 Blitar. (TESIS)

Nia Suciati, Lia Yuliati, Wartono Wartono

Abstrak


The learning purpose are developing student’s problem solving and critical thinking ability of physics. But physics learning have not centered on student, answer problem with emphasizes on formula matches, and experiment to prove concept not to find concept, so insufficiently develop student problem solving and critical thinking ability of physics. Teacher can design lesson plan with problem which is Search, Solve, Creare, and Share (SSCS) Learning Model with metacognitive strategy. This research purpose to test the differences student’s problem solving and critical thinking ability of physics that taught with SSCS learning model with metacognitive strategy, SSCS learning model and conventional learning, and to test the effectivenesses of SSCS learning model with metacognitive strategy to increase student’ problem solving and critical thinking ability of physics. This research design used Postest Only Control Group Design with simple random sample. This research population was grade X at SMA Negeri 1 Blitar. Instrument of problem solving ability was essay questions and instrument of critical thinking ability is multiple choice questions. Data was collected by test and observation. The data was analized by ANAVA test and Tukey test. The result showed that there were differences of student’s problem solving and critical thinking ability of physics that taught with SSCS learning model with metacognitive strategy, SSCS learning model and conventional learning, and SSCS learning model with metacognitive strategy is more effective to increase student’s problem solving and critical thinking ability of physics than SSCS learning model and convensional. Based on the result of research, it is suggested that teacher can use SSCS’s model learning with metacognitive strategy to develop student’s problem solving and critical thinking ability of physics. For other researcher, it is suggested to do more study to develop this learning model which can help student in graph interpretation.

 

Tujuan pembelajaran adalah mengembangkan kemampuan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika. Tetapi masih banyak pembelajaran fisika yang belum berpusat pada siswa, mengerjakan soal dengan menekankan pada pencocokan rumus, dan praktikum untuk membuktikan konsep bukannya menemukan konsep sehingga kurang mengembangkan kemampuan siswa menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika. Guru dapat merancang pembelajaran dengan menggunakan masalah yaitu model pembelajaran Search, Solve, Creare, dan Share (SSCS) dengan strategi metakognitif. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif, model pembelajaran SSCS dan konvensional, dan menguji efektifitas model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Postest Only Control Group Design dengan pemilihan sampel acak. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X SMA Negeri 1 Blitar. Instrumen tes kemampuan menyelesaikan masalah adalah soal uraian dan tes kemampuan berpikir kritis adalah soal pilihan ganda. Pengumpulan data dengan tes dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan Uji ANAVA dan Uji Tukey. Hasil penelitian adalah terdapat perbedaan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif, model pembelajaran SSCS dan konvensional, dan model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah berpikir kritis fisika daripada model pembelajaran SSCS dan konvensional. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif guna membantu mengembangkan kemampuan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika. Bagi peneliti lain disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut untuk mengembang model pembelajaran ini sehingga membantu siswa dalam menginterpretasikan grafik.

 

Keywords: SSCS learning model, metacognitive strategy, problem solving, critical thinking