DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Proses Pembelajaran dan Hasil Belajar Ekonomi (Studi pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Geger Madiun). (TESIS)

Irmawati Irmawati, Sudarmiatin Sudarmiatin, Bambang Pranowo

Abstrak


Economics teaching learning at high school stresses on giving direct experience in learning, in other words, the teaching learning method with teacher-centered must be changed into student-centered. The aims are to make the students able to think critically and creatively and to make them more sensitive to face problems happening in their daily life. The current curriculum stresses that teaching learning of Economics at school must be able to lead the students to think by applying scientific inquiry. The aims are to make the students think, work, act, and communicate as they are important aspects of life skills. The Content Standard include a task for the teacher to be able to make syllabus and lesson plan independently which must be adapted with the condition of the school, it shows that school must be able to use the environment as an effective media of learning for thestudents. At Government Senior High School 1 Geger Madiun, the students have not been active yet, the quality of the process of learning has not been practiced and the cognitive result was under minimal criteria, so the research would like to apply Problem Based Learning to improve the quality of the learning process and the result of the students’ achievement. The research was classroom action research done in two cycles, and each cycle consisted of three meetings. The data collection was done from May 1th to May 22th 2012. The subjects were the students of grade X A Government Senior High School 1 Geger Madiun with total 32 students, consisting of 12 male students and 20 female students. The result of the research showed that the application of Problem Based Learning can improve the quality of learning process and the result of Economics achievement for the students of grade XA Government Senior High School 1 Geger Madiun. The improvement of the quality of learning with criteria very good (VG) and good (G) from cycle I is 25 students (78%) and cycle II is 32 students (100%). The improvement of the result of Economics achievement of the students at grade XA Government Senior High School 1 Geger Madiun is based on the improvement of the number of the students who had been achieved the score determined from cycle I to cycle II 30 students (94%). The average score of cognitive achievement of the students improved 7,6% from 77,7 in the cycle I to 85,3 in the cycle II. Based on the result of the research done, the researcher can give advices, namely: 1) for the Economics teachers are suggested to apply the learning model to the topic with the same characteristics which is related directly to the students’ environment and life; 2) other researchers who want to use the same learning model should research another aspect not only the cognitive one to the result of the students’ achievements, namely, affective and psychomotor; 3) other researchers should show problems from direct observation in order that the students can see the problems directly by giving them task outside the classroom. In this research, the problems came from the photos to save time. 

 

Pembelajaran Ekonomi di SMA menekankan pemberian pengalaman belajar secara langsung, dengan kata lain metode pembelajaran dengan teacher-centered harus diubah menjadi student-centered. Tujuannya agar siswa mampu berpikir kritis dan kreatif serta lebih peka menghadapi masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. KTSP menekankan pembelajaran Ekonomi di sekolah harus mampu mengarahkan siswa untuk berpikir, diterapkan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiry). Tujuannya agar siswa mampu berpikir, bekerja dan bersikap serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup (life skill). Standar isi memuat keharusan bagi guru mampu menyusun silabus serta Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) secara mandiri yang disesuaikan dengan keadaan pada tiap-tiap sekolah, hal ini menunjukkan bahwa sekolah harus mampu menjadikan lingkungannya sebagai media pembelajaran yang efektif bagi siswa. Di SMA Negeri 1 Geger Madiun siswa belum aktif, kualitas proses pembelajaran belum dilatihkan dan hasil belajar kognitif di bawah KKM, sehingga penelitian ini ingin menerapkan pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Pengumpulan data dilaksanakan mulai tanggal 1 Mei sampai 22 Mei 2012. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XA SMA Negeri 1 Geger Madiun yang berjumlah 32 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar Ekonomi siswa kelas XA SMA Negeri 1 Geger Madiun. Peningkatan kualitas proses pembelajaran dengan kriteria baik sekali (BS) dan baik (B) dari siklus I sebanyak 25 siswa (78%) dan siklus II sebanyak 32 siswa (100%). Meningkatnya hasil belajar Ekonomi siswa di kelas XA SMA Negeri 1 Geger Madiun, hal ini didasarkan pada peningkatan jumlah siswa yang tuntas belajar dari siklus I ke siklus II sebanyak 30 siswa (94%). Rata-rata nilai hasil belajar kognitif siswa mengalami peningkatan 7,6% dari 77,7 di siklus I dan 85,3 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, maka peneliti dapat memberikan saran yaitu: 1) bagi guru bidang studi disarankan untuk menerapkan model pembelajaran ini pada materi dengan karakteristik yang sesuai, yaitu yang berhubungan langsung dengan lingkungan dan kehidupan siswa; 2) para peneliti lain yang ingin menggunakan model pembelajaran yang sama hendaknya juga meneliti aspek lain selain aspek kognitif pada hasil belajar siswa yaitu aspek afektif dan aspek psikomotor; 3) para peneliti lain hendaklah menampilkan masalah dari pengamatan langsung agar siswa melihat permasalahan secara langsung dengan penugasan di luar jam pelajaran. Pada penelitian ini masalah berasal dari tayangan foto, tujuannya untuk menghemat waktu.

 

Keywords: Problem Based Learning, quality of teaching learning process and achievement