DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Manajemen Asrama Sekolah Berbasis Pendidikan Karakter (Studi Multi kasus di MA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya, SMA Ar-Rohmah Dau Malang, dan MA Nurul Jadid Paiton Probolinggo). (Disertasi)

Imam Sujarwo

Abstrak


ABSTRAK

Sujarwo, Imam. 2012: Manajemen Asrama Sekolah Berbasis Pendidikan Karakter (Studi Multi kasus di MA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya, SMA Ar-Rohmah Dau Malang, dan MA Nurul Jadid Paiton Probolinggo). Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd, (II) Prof. Dr. Willem Mantja, M.Pd, (III) Dr. Kusmintardjo, M.Pd.

Kata Kunci : fungsi manajemen, asrama sekolah, pendidikan karakter.

Asrama sekolah dapat diartikan sebagai suatu tempat di mana para siswa bertempat tinggal dalam jangka waktu yang relatif tetap bersama dengan guru sebagai pengasuhnya yang memberikan bantuan kepada para siswa dalam proses pengembangan pribadinya melalui proses penghayatan dan pengembangan nilai budaya. Pengembangan pribadi di sini disesuaikan dengan bidang atau profesi yang sedang ditempuh di sekolah yang bersangkutan. Hakekat kehidupan asrama bukan sekedar pembentukan kebiasaan dan kesan-kesan sensoris, namun juga suatu proses pembentukan nilai-nilai hidup. Kehadiran asrama sekolah telah memberikan alternatif pendidikan yang terbebas dari polusi sosial yang sekarang ini melanda lingkungan kehidupan masyarakat seperti pergaulan bebas, narkoba, perkelaian antar pelajar, pengaruh media, dan lain-lain. Masalah masyarakat yang semakin dahsyat inilah yang mendorong orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah yang berasrama. Namun keberadaan asrama sekolah harus mempunyai nilai lebih dalam hal kualitas pendidikan.Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas di asrama sekolah adalah pengelolaan yang professional. Manajemen memiliki kedudukan strategis dalam memberikan dukungan penyelenggaraan pendidikan, terutama dalam program peningkatan mutu pendidikan. Dengan manajemen yang baik diharapkan asrama sekolah dapat mewujudkan quality education. Prinsip-prinsip manajemen modern seperti total quality management (TQM) atau corporate good govermance agaknya dapat mulai dikaji untuk mengantarkan model sekolah berasrama yang berkualitas. Selain itu sekolah berasrama akan membentuk siswa yang berkarakter.

Untuk mengungkapkan lebih jauh tentang manajemen asrama sekolah maka fokus dalam penelitian ini adalah manajemen asrama sekolah berbasis pendidikan karakter. Terkait dengan fokus permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyusunan program kerja asrama sekolah, pengorganisasian asrama sekolah, menumbuhkan kinerja dalam pengelolaan asrama sekolah, dan pengawasan dalam pengelolaan asrama sekolah yang berbasis pendidikan karakter.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: observasi, wawancara, studi dokumentasi. Data diperoleh dari informan yang dianggap mengetahui secara langsung dan mempunyai kedekatan peran dalam pengelolaan asrama sekolah ini, yaitu kyai, pembina, ketua dan sekretaris, pengasuh, santri, dan informan lain yang diperlukan. Sumber data lain adalah dokumen dan catatan lain yang dapat memberi informasi.

Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) proses penyusunan program kerja asrama sekolah dilakukan dengan melakukan pentahapan yaitu: perumusan visi dan misi, menetapkan tujuan dan sasaran, melakukan analisis strategis, dan target; (2) pengorganisasian dalam pengelolaan asrama sekolah meliputi langkah-langkah departementalisasi, pembagian kerja, dan pembinaan santri. Ruang lingkup pengorganisasian santri meliputi pengelompokan santri dan penempatan santri pada unit-unit kamar; (3) peningkatan kinerja asrama sekolah dilakukan dengan pemberian motivasi, melakukan komunikasi baik formal maupun non formal, kepemimpinan kolektif. Ruang lingkup pengorganisasian berbentuk pembinaan disiplin santri dalam aktifitas akademik dan ibadah, pencatatan kehadiran santri; (4) pengawasan dilakukan dengan penetapan standar akademik dan non akademik, pemantauan dan penilaian santri.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disampaikan saran-saran sebagai berikut: (1) kepada pengelola asrama sekolah, bahwa dalam manajemen asrama sekolah agar memiliki basis pendidikan karakter, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah (a) dalam penyusunan program kerja asrama sekolah memiliki basis pendidikan karakter, (b) dalam pengorganisasian asrama sekolah memiliki basis pendidikan karakter, (c) dalam peningkatan kinerja asrama sekolah memiliki basis pendidikan karakter, dan (d) dalam pengawasan asrama sekolah memiliki basis pendidikan karakter. (2) kepada orang tua siswa, diharapkan memberikan dukungan terhadap asrama sekolah, karena keberadaannya dapat menjadikan nyaman dan aman bagi siswa dari pengaruh negatif lingkungan masyarakat di era globalisasi, dan bisa mengantarkan siswa yang mempunyai keunggulan dibidang akademik, non akademik maupun akhlakul karimah yang merupakan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa yang harus dimiliki oleh setiap siswa. (3) kepada pemerintah, diharapkan meningkatkan dukungan baik finansial maupun pembinaan yang bersifat akademik seperti penambahan kitab-kitab, peningkatan SDM karena dengan keberadaan asrama sekolah ini diharapkan dapat memberikan penguatan pada kualitas output sekolah/madrasah yaitu manusia yang memiliki profesionalitas di bidangnya dengan dasar religius yang kuat. Dan (4) kepada peneliti lain, hendaknya melakukan penelitian lanjutan tentang pengelolaan asrama sekolah dengan tinjauan yang berbeda dan dengan fokus yang lebih spesifik. misalnya tentang kurikulum dan system pembelajarannya.

ABSTRACT

Sujarwo,Imam. 2012: Character Education Based School Dormitory Management(Multi-Cases Studies at MA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya, SMA Ar-Rohmah Dau Malang, dan MA Nurul Jadid Paiton Probolinggo). Disertation.Educational Management, Graduate Studies of State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd, (II) Prof. Dr. Willem Mantja, M.Pd, (III) Dr. Kusmintardjo, M.Pd.

Key Words : management function, school dormitory, character education.

School Dormitory (Borading) is a place where students live in the dormitory for a certain duration of time with teachers who is caretaker who give many help to students in personal developing to pass inland process and developing of culture value. Personal developing that to fit department and profession in that school. The presence of school dormitory has given alternatives education which is free from social pollution such as free sex, drug abuse, students brawls (fights), and so forth. Such social problems has partly encouraged people to send their children to study in a schools with the dormitory system. However, the existence of school dormitory should have a plus point especially in term of education quality. And one of the ways to improve the quality of school dormitory is the professional management. In this case, management has a strategic position in supporting the educational process at school especially in improving the education quality. By having a good management, it is expected that the school dormitory can create a high quality education. The modern principles of management like total quality management (TQM)or corporate good govermance can be discussed and analyzed to bring about the model of a quality school dormitory. Furthermore, school dormitory is also expected to shape students good characters.

The focus of this research is on the management of character education based school dormitory. This research is aimed at understanding and describing the followings: constructing the school dormitory program, organizing the school dormitory, creating good performance in the management of school dormitory, and monitoring and management of character education based school dormitory.

This research applied a qualitative approach with a multi-cases design. Data collection was done by ways of observation , in-depth interview, and document study. Data was obtained from first hand informants who have direct experiences and roles in the management of school dormitory. They among others are teachers, staffs, board commitees, supervisors, students, and other related persons.Other data resource is documents and other notes the researchers obtained during the research process.

Result of the research showed that: (1) the creation process of school dormitory program is done using several stages: Vision and mision creation, goal and target establishment, strategical analysis, and target determination; (2) organizing and managing the school dormitory include such stages as departmenting,job division, and students education.Organizing studentincludes grouping students into certain rooms based on certain categories; (3) creating good performance in the school is done by giving motivation, maintaining good communication either formal or informally, and collective leadership; (4) monitoring is done by determining academic and non-academic standarts, reguler monitoring, and students evaluation process.

Based on the result of the research, the researcher provide s the following suggestions: (1) to the school dormitory management board: (a) the management of school dormitory which include programming, organizing, performing, and monitoring is an inter-related activities which support each others. Therefore, the planning should be followed by concrete actions so that the established goals and standarts can be achieved; (b) vision and mision of the school dormitory should be translated into excellent school dormitory programs therefore the existance of school dormitory can really support the overall institutional vision and mision.; (c) the internal problems in the strategical analysis should be overcomed by providing better services to the students which make them more comfortable and enjoyable to be in the dormitory. Also there is an urgent need to provide better access and services in both academic and non-academic programs including the moral education so that the people will really support the presence of school dormitory. (2) to the government: the government need to improve its support in financial and academic programs. Such support can be in form of literature development and human resources quality improvement training. This human resource training is important because by having a professional resources will have positive impact to better the school output in general that is creating a more professional human being in his field with a strong belief system foundation.