DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Using Reciprocal Teaching Method for Reading Comprehension in ESP Learners at the Islamic Education Department of STAI Bahrul ‘Ulum Jombang. (Thesis)

Nailul Fauziyah

Abstrak


Fauziyah, Nailul. 2011. Using Reciprocal Teaching Method for Reading Comprehension in ESP Learners at the Islamic Education Department of STAI Bahrul ‘Ulum Jombang. Thesis. Graduate Program in English Language Education, State University of Malang. Advisors (1) Prof. Ali Saukah, M.A., Ph.D., (2) Prof. Moh. Adnan Latief, M.A., Ph.D.

Key words: reading comprehension, reciprocal teaching method, self-monitoring activities.

Comprehension, in reading activity, is not only decoding symbols into sounds, but it also makes a reader construct the meaning while interacting with the printed page. Basically, reading comprehension is not as a single skill in pronouncing skill; even though, it is as a combination many skills that leads to the derivation of meaning. Moreover, without understanding, reading does not mean anything. Thus, a reader can be meant success in comprehending text when the understanding and getting the meaning occurred in. The teaching of reading that merely emphasized on comprehending the text rather than teaching how to read within good pronounciation had practically held up the second semester students of Islamic Education Department (PAI) at STAI Bahrul ‘Ulum Jombang in the academic year 2009/2010.

 The study is focused on the implementation of the reciprocal teaching method to improve students' reading comprehension and learning participation. The students found many problems in reading comprehension such as in comprehending the message, in giving the correct answer besides low motivation and reluctance to read, and lack of vocabulary. Thus, to overcome these classroom problems, the Reciprocal teaching and learning process is implemented by applying the four strategies of predicting, questioning, clarifying, and summarizing in reading expository texts. The four strategies teach the students to be the strategic readers, and able to be self-monitoring on their understanding the text. The reciprocal learning activities set them to be independent readers; though, the teacher is not among them. Furthermore, in reciprocal teaching-learning process, the students are encouraged to summarize the content of what they read; then, make them generate the questions to find out the main idea of the passage, clarify anything in the passage which is not understandable, and predict about the topic of the text.

The classroom action research (CAR) is intended to know how the method can improve students' reading comprehension and their involvement. The research findings show the positive improvement of both students' reading achievement and involvement in reciprocal teaching-learning prosess. Where the achievement gain shows encouraging upshot as indicated by the increase of the students' reading score starting from the preliminary study that 14 students who got the minimum score of 65 gradually decreased into seven students in cycle 1. And, in cycle 2, there are three students got score 65 and 22 students achieved greater than 65 points. So, in this study, the reciprocal teaching method succeeds improving students' ability in reading comprehension. Because, as the criteria of success, each student is able to achieve the reading score 65 and greater than 65. In regard with the students' participation in the teaching and learning process in the two cycles - six meetings - of the research, the analysis of observation, field notes, and questionnaire data demonstrated positive result in that each student is getting more active, interactive, interest, and motivated involving in the learning process.

 In conclusion, the students of low level proficiency as the majority group in the class have demonstrated a positive improvement of achievement and learning participation within six meetings; but not for the high proficient students who look less enthusiasm in the second cycle of the research due to their boredom on repetitive strategies. So, it is suggested to English teachers to find a new way which is collaborated with four strategies in reciprocal learning process to develop their students' reading skill. For instance, the reciprocal teaching method is adapted by combining its procedures or instructions in more challenging tasks, and by selecting the appropriate instruction and reading material within students' purpose. And for further recommendation, development of appropriate procedure of Reciprocal teaching method in another action research can be conducted with the diversity of reading microskills and the variety of challenges for different level of proficiency in order to reduce boredom; while experimental research can compare the effectiveness of this method to others in the improvement of ESP learners'reading comprehension in learning English.

 

ABSTRAK

Fauziyah, Nailul. 2011. Menggunakan Reciprocal Teaching Method untuk Pemahaman Bacaan pada mahasiswa ESP-Pendidikan Agama Islam di STAI Bahrul ‘Ulum Jombang. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Ali Saukah, M.A., Ph.D., (2) Prof. Mohammad Adnan Latief, M.A., Ph.D.

Kata kunci: pemahaman bacaan, metode pengajaran reciprocal, aktivitas pemantauan diri sendiri.

Pemahaman, didalam aktivitas membaca, tidak hanya mengubah informasi dari bentuk simbol ke dalam bentuk suara, tetapi hal itu juga menjadikan seorang pembaca membangun arti selama berinteraksi dengan halaman cetak. Pada dasarnya, memahami bacaan bukanlah sebagai suatu kemampuan dalam pelafalan; sebab, dia adalah menjadi sebuah gabungan dari beberapa keahlian yang menuntun ke pembentukan makna. Tanpa pemahaman membaca tak berarti apapun. Maka, seorang pembaca dapat dikatakan berhasil dalam memahami teks ketika dia mengerti dan menemukan maksud yang disampaikan didalamnya. Pengajaran reading adalah semata-mata menekankan pada pemahaman teks dari pada mengajarkan bagaimana cara membaca dari kata perkata dengan pelafalan yang benar. Hal ini telah dilaksanakan oleh mahasiswa semester dua Fakultas Pendidikan Agama Islam (PAI) di STAI Bahrul ‘Ulum Jombang tahun ajaran 2009/2010.

Penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan metode pengajaran Reciprocal untuk meningkatkan pemahaman bacaan dan partisipasi pembelajaran para mahasiswa. Mereka menemukan beberapa masalah dalam pemahaman bacaan diantaranya memahami pesan dalam teks, memberikan jawaban yang benar disamping motivasi yang rendah dan keengganan membaca, serta kurangnya kosakata. Maka, untuk mengatasi masalah-masalah dalam kelas tersebut, proses belajar-mengajar dengan metode pengajaran Reciprocal diterapkan dengan empat strategi: predicting, questioning, clarifying, dan summarizing di dalam bacaan teks expository. Empat strategi tersebut mengajarkan mahasiswa untuk menjadi pembaca yang strategik dan mampu memantau diri sendiri (self-monitoring) dalam memahami teks. Selain itu, aktivitas belajar membentuk mereka menjadi pembaca yang mandiri; walaupun, tanpa seorang guru diantara mereka. Sebagaimana contoh dalam proses belajar mengajar dengan metode reciprocal, para mahasiswa dituntut untuk merangkum isi dari apa yang mereka baca; kemudian, meminta mereka membuat pertanyaan untuk menemukan ide pokok bacaan, mengklarifikasi beberapa hal dalam teks jika tidak dapat difahami, dan memprediksi tentang apa topik teks.

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana metode tersebut dapat meningkatkan pemahaman bacaan para mahasiswa dan juga peran serta mereka. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan positif pada prestasi dan keterlibatan belajar para mahasiswa pada saat proses belajar mengajar dengan metode reciprocal. Prestasi mahasiswa diindikasikan melalui meningkatnya skor nilai minimum mahasiswa pada studi awal yang 14 anak berada pada posisi 65 secara bertahap menurun menjadi 7 anak pada putaran pertama. Dan, di putaran kedua, ada 3 mahasiswa memperoleh skor 65 dan 22 anak mencapai lebih besar dari nilai 65. Maka, didalam penelitian ini, metode pembelajaran reciprocal, berhasil meningkatkan kemampuan para mahasiswa dalam memahami bacaan. Sebab, sebagai kriteria keberhasilan, setiap mahasiswa mampu memperoleh skor membaca 65 dan lebih besar dari 65. Terkait dengan partisipasi mereka dalam proses belajar mengajar pada 2 putaran penelitian, analisis data observasi, catatan lapangan dan angket respon menunjukkan hasil positif bahwa setiap mahasiswa terlibat lebih aktif, interaktif, perhatian, dan semangat dalam proses pembelajaran.

Kesimpulannya, siswa dengan kemampuan rendah yang menjadi mayoritas di kelas telah menunjukkan peningkatan positif prestasi dan partisipasi dalam 6 pertemuan tapi tidak bagi mahasiswa yang berkemampuan tinggi yang tampak berkurang antusiasmenya pada putaran kedua pertemuan dikarenakan munculnya kebosanan pada pengulangan strategi. Maka, dari masalah tersebut para guru bahasa Inggris disarankan untuk menemukan sebuah cara baru yang dikolaborasikan dengan empat strategi didalam proses pembelajaran reciprocal untuk meningkatkan kemampuan baca siswa-siswinya. Contoh diantaranya, metode pengajaran reciprocal diadaptasikan dengan menggabungkan prosedure dan instruksinya dalam bentuk tugas belajar yang lebih menantang, serta dengan memilih instruksi dan materi baca yang tepat dengan kebutuhan siswa. Dan sebagai saran, pengembangan metode pengajaran reciprocal dalam penelitian tindakan mesti dilaksanakan dengan memperluas keahlian mikro reading untuk tingkat kebisaan yang lebih tinggi; serta penelitian experiment untuk membandingkan efektifitas metode ini dengan metode lain dalam peningkatan kemampuan pemahaman baca mahasiswa ESP didalam pembelajaran bahasa Inggris.