DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Perkuliahan dan Asesmen Genetika dalam Memberdayakan Keterampilan Metakognitif, Berpikir Tingkat Tinggi, Keterampilan Proses Sains dan Daya Retensi Mahasiswa Jurusan Biologi S1 dan S2 Universitas Negeri Malang. (Disertasi)

Herry M. Sumampouw

Abstrak


Sumampouw, H. M., 2011. Kajian Perkuliahan dan Asesmen Genetika dalam Memberdayakan Keterampilan Metakognitif, Berpikir Tingkat Tinggi, Keterampilan Proses Sains dan Daya Retensi Mahasiswa Jurusan Biologi S1 dan S2 Universitas Negeri Malang. Disertasi, Program Studi Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing 1) Prof. Dr. A,D. Corebima, M.Pd., 2) Prof. Dr. Hj. Siti Zubaidah, M.Pd., 3) Prof. Dr. Endang Susantini, M.Pd.

Kata Kunci: Asesmen, metakognitif, berpikir tingkat tinggi, keterampilan proses, retensi.

Semenjak tahun 1989, Corebima telah melakukan revisi terhadap pengertian genetika, berdasarkan hasil kajian atas dasar konsep selama mengampu perkuliahan genetika di Jurusan Biologi UM. Hasil kajian yang dilakukan adalah merubah pendekatan perkuliahan dari pendekatan sejarah (historical approach) menjadi pendekatan konsep (conceptual approach). Pengertian genetika yang sekaligus menjadi pokok perkuliahan genetika pada Jurusan Biologi UM adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari materi genetika, yang meliputi strukturnya, reproduksinya, kerjanya (ekspresinya), perubahan dan rekombinasinya, keberadaannya dalam populasi, serta perekayasaan. Atas dasar pengertian genetika tersebut, genetika bukan hanya terbatas pada kajian yang terkait dengan pewarisan sifat-sifat keturunan seperti pengertian genetika yang dianut pada beberapa referensi lainnya, tetapi pada defenisi ini pengertian genetika juga memperlihatkan tujuh konsep penting yang dipelajari dalam genetika.

Perkuliahan genetika yang dilakukan di Jurusan Biologi UM terdiri dari dua rangkaian kegiatan, yaitu kegiatan teori dan praktikum. Secara konseptual, awal pengembangan pembelajaran genetika di Jurusan Biologi UM tidak merujuk pada suatu pendekatan atau strategi pembelajaran tertentu, tetapi memperlihatkan pola pembelajaran yang relevan dengan beberapa strategi pembelajaran sekaligus. Struktur perkuliahan di Jurusan Biologi UM memperlihatkan pola pembelajaran yang mewajibkan mahasiswa membaca kemudian membuat pertanyaan dan jawaban secara mandiri berdasarkan materi bacaan. Pola pembelajaran yang dikembangkan pada perkuliahan genetika memperlihatkan pembelajaran kooperatif karena berpusat pada keaktifan mahasiswa (student centered).

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkuliahan dan asesmen genetika yang dilakukan di Jurusan Biologi UM, dalam memberdayakan keterampilan metakognitif, berpikir tingkat tinggi, keterampilan proses sains dan daya retensi mahasiswa pada mahasiswa S1 yang mengikuti perkuliahan genetika I dan genetika II di Program Studi Pendidikan Biologi dan Biologi, serta mahasiswa S2 yang mengikuti perkuliahan genetika dengan latar belakang dosen dan non-dosen.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang model perkuliahan dan asesmen genetika di Jurusan Biologi UM. Adapun instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, tes hasil belajar yang telah divalidasi dan uji reliabilitas, serta rubrik penskoran. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, yaitu mendeskripsikan proses perkuliahan dan asesmen genetika dan anakova yang digunakan untuk melihat perbedaan keterampilan metakognitif, berpikir tingkat tinggi, daya retensi serta anova untuk melihat perbedaan keterampilan proses sains berdasarkan jenjang pendidikan S1 yang terdiri dari kelas pendidikan dan non-kependidikan semester genap tahun ajaran 2009/2010 dan semester ganjil tahun ajaran 2010/2011 serta S2 berdasarkan kategori dosen dan non-dosen semester ganjil tahun ajaran 2010/2011.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan genetika secara teoritis memiliki tujuh topik dengan sub-sub topiknya dan 16 tema kegiatan praktikum berbasis proyek dan tiga tema kegiatan berbasis klasikal. Perkuliahan genetika menunjukkan model pembelajaran kooperatif yang berlandaskan filosofi konstruktivisme yang berpusat pada mahasiswa (student-centered). Strategi yang teramati berupa sintaks atau langkah-langkah, yaitu RQA (Reading, Questioning and Answering). Macam asesmen yang dilakukan berjumlah 22 asesmen yang tersebar pada asesmen alternatif dan asesmen tradisional. Perkuliahan dan asesmen genetika semacam ini dapat mengembangkan keterampilan metakognitif, berpikir tingkat tinggi, daya retensi dan keterampilan proses. Perkuliahan ini dapat mengembangkan kemampuan bertanya, kemampuan berpikir, meningkatkan motivasi kerja kelompok dan komunikasi antar kelompok. Rata-rata daya retensi mahasiswa S1 meningkat, sedangkan rata-rata daya retensi mahasiswa S2 menurun. Keterampilan metakognitif mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Biologi dan Biologi tidak berbeda secara signifikan, sedangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, daya retensi dan keterampilan proses sains berbeda signifikan. Mahasiswa S2 antara dosen dan non-dosen, keterampilan metakognitif, berpikir tingkat tinggi, daya retensi dan keterampilan proses sains tidak berbeda signifikan.

 

ABSTRACT

Sumampouw, H. M., 2011. Learning Review and Assessment in Empowering Metacognitive Skill, High Order Thinking, Processing Skill and Retention Capacity of Graduate Biology Students at State University of Malang Dissertation. Biology Education Study, Post Graduate State University of Malang. Advisors 1) Prof. Dr. A. D. Corebima, M.Pd., 2) Prof. Dr. Hj. Siti Zubaidah, M.Pd., 3) Prof. Dr. Endang Susantini, M.Pd.

Keywords : Assessment, metacognitive, high order thinking, processing skill, retention.

Since 1989, Corebima has revised genetic definition according to the review results based on the concept while teaching genetic lecture at Biology Major in UM. The review results have done by changing lecture approach from historical approach into conceptual approach. Genetic definition that also be come a main theme of genetic lecture at biology UM is a sub discipline of biology that examined its genetic material, its structure, its reproduction, its work (expression), its changing and its recombination, its existence within population and its engineering. Based on the above definition, genetic is not limited to the reviews that related with hereditary traits as genetic definition followed in some other references, but genetic definition has showed seven important concepts learned in genetics.

The lecturing of genetics that is conducted in biology major of UM consist of two sets of activities. There are theoretical and laboratory activity. Conceptually, initial development of genetic lecture at Biology Major of UM didn't refer to certain approach or learning strategy, but it showed relevant learning pattern toward several learning strategy simultaneously. Learning structure at biology major has showed learning pattern that obligate students to read, make questions and then answer independently based on the reading material. Learning pattern that developed at genetic lecture has showed cooperative learning because it is centered toward student's activity (student centered).

The objective of this study is to review and assess genetic lecture that is conducted at biology major of UM, in empowering metacognitive skill, high order thinking ability, processing skill and retention capacity of undergraduate students that followed the genetic one and the genetic two lectures within education and non-education study, also of graduate students that followed genetic lecture with lecturer and non-lecturer background.

This study is conducted by using quantitative descriptive approach that aimed to give description about lecture model and genetic assessment at Biology Major of UM. Instruments of this research are observation sheet, learning result test that has been validated and reliability test also scoring rubrics. The collected data have analyzed by using descriptive analysis that describe lecture process and genetic assessment while Anacova was used to view the difference in metacognitive skills, high order thinking ability, retention capacity and Anova was used to viewed the difference in science processing skill based on undergraduate education level consist of education and non-education class for even semester at academic year of 2009/2010 and odd semester at academic year of 2010/2011, and graduate students based on lecturer and non-lecturer for odd semester at academic year of 2010/2011.

The result of this study has showed that genetic lecture in theory has seven topics with its sub-topics and 16 themes of laboratory activity based on projects and three themes of activity classical-based. Genetic lecture has showed a cooperative learning model based on student-centered constructive philosophy. The observed strategy is syntax or steps which is RQA (Reading, Questioning and Answering). The assessment consists of 22 items spread in alternative and traditional assessment. Lecture and this type of genetic assessment could develop metacognitive skill, high order thinking ability, retention capacity and processing skill. This kind of lecture could develop asking skill, thinking skill, increasing motivation of working groups and inter-groups communication. Average retention capacity of undergraduate students is increasing while for graduate students is decreasing. Metacognitive skill of undergraduate students has no significant difference while high order thinking ability, retention capacity and processing skill is significantly different. At graduate students, metacognitive skills, high order thinking ability, retention capacity and processing skill is not different significantly.