DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Kondisi Masyarakat dan Kondisi Sekolah Dengan Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Malang. (Tesis)

Bambang Hadi Pramono

Abstrak


Pramono, Bambang Hadi. (2011). Hubungan Antara Kondisi Masyarakat dan Kondisi Sekolah Dengan Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Malang. Tesis, Program Studi Pendidikan Kejuruan, Program Pascasarjana, Universtas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. A. Sonhadji KH, M.A, Ph.D. (II) Drs. Maftuchin Romlie, M.Pd.

Kata kunci: kepercayaan masyarakat, orang tua siswa, SMK.

Adanya krisis ketenagakerjaan yang semakin serius akan menyebabkan keterpurukan masyarakat Indonesia di masa yang akan datang. Adanya persoalan tenaga kerja tersebut semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap sekolah kejuruan maka dirasa perlu adanya penelitian terhadap kepercayaan masyarakat terhadap SMK. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui hubungan antara kondisi masyarakat dengan kepercayaan masyarakat pada SMK, (2) mengetahui hubungan antara persepsi masyarakat terhadap SMK dengan tingkat kepercayaan masyarakat pada SMK, (3) mengetahui hubungan kondisi masyarakat dan persepsi masyarakat terhadap SMK dengan kepercayaan masyarakat pada SMK.

Penarikan sampel digunakan metode proposive random sampling yaitu memilih responden secara acak yang memenuhi syarat, yaitu orang tua siswa-siswi SMP di Kota Malang. Dimana sebelum dilakukan pengujian hipotesis data yang masuk dilakukan uji validitas dan reliabilitas variabel kondisi masyarakat (X1) yang meliputi Faktor Ekonomi masyarakat (X1.1=0.8481), Faktor Pengetahuan masyarakat tentang SMK (X1.2=0.9160), Faktor Sikap masyarakat (X1.3=0.8732) dan faktor persepsi masyarakat terhadap kondisi sekolah (X2) yang meliputi Faktor Mutu Sekolah (X2.1=0.7971), Faktor Reputasi Sekolah (X2.2=0.7926), Faktor Layanan Sekolah (X2.3=0.8268), Faktor Biaya Pendidikan (X2.4=0.8531) serta variabel Kepercayaan Masyarakat (Y=0.8754).

Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menerapkan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan persepsi atau tanggapan orang tua siswa terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Disamping itu juga digunakan uji Uji Korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui besarnya angka korelasi masing-masing variabel pada kepercayaan masyarakat terhadap SMK. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa SLTP kelas IX yang akan lulus dan akan melanjutkan setudinya ke SLTA se-Kota Malang.

Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kondisi Masyarakat yang meliputi faktor ekonomi masyarakat, pengetahuan masyarakat tentang SMK, dan sikap masyarakat secara umum memiliki hubungan yang kuat dengan kepercayaan masyarakat terhadap SMK. (2) kondisi sekolah yang meliputi Mutu Sekolah, Reputasi Sekolah, dan Layanan Pendidikan, serta Biaya Pendidikan secara umum juga memiliki hubungan yang signifikan dengan kepercayaan masyarakat terhadap SMK. (3) kondisi masyarakat dan kondisi sekolah menengah kejuruan di Kota Malang memiliki hubungan yang signifikan dengan kepercayaan masyarakat terhadap SMK.

Dari hasil penelitian disarankan bahwa untuk mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan sebaiknya memilih lokasi yang terjangkau oleh permukiman masyarakat yang mayoritas tingkat ekonominya rendah. Disamping itu, untuk memperoleh kepercayaan masyarakat Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Malang diharapkan mampu mencapai standart pelayanan dan mutu pendidikan sesuai harapan masyarakat. Selanjutnya masih diperlukan adanya penelitian-penelitian lanjutan yang terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi tercapainya standart layanan dan mutu pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Malang.

 

ABSTRACT

Pramono, Bambang Hadi. (2011). "Factors Affecting Toward Society in Vocational School". Thesis, Vocational Education Studies Program, Post Graduate, State University of Malang. Supervisor: (I) Prof. A. Sonhaji KH, MA, Ph.D., (II) Drs. Maftuchin Romlie, M. Pd

Keywords: Society trust, parents of students, vocational school.

The existence of an increasingly serious labor crisis will cause deterioration of the Indonesian community in the future. This can make the Indonesian nation is becoming increasingly underdeveloped compared to other nations. Along with the increasing of competitive work environment, nowadays people tend to prefer a vocational school as an alternative to the senior high schools. The existence of labor problems mentioned above and the increasing of community interest in vocational school the perceived need for research on public trust in vocational school. This study aims to examine: (1) knowing the correlation of society condition of public trust in vocational school, (2) knowing correlation of public perception toward level of public trust in vocational school, (3) knowing the correlation of community conditions and public perception of public trust in vocational school.

As for the sampling technique used purposive random sampling method i.e. randomly selecting respondents who qualified, that is the parent of junior high students in the city of Malang. The result Validity dan Reability analysis for economic factor (X1.1=0.8481), school knowledge (X1.2=0.9160), people attitude (X1.3=0.8732), and people perception to the vocational education in quality factor (X2.1=0.7971), reputation factor (X2.2=0.7926), service factor (X2.3=0.8268), cost study (X2.4=0.8531) and people thrust (Y=0.8754).

The method used was descriptive research with quantitative approach which aims to explain or describe the perception or the parents' responses toward factors that affect public trust in the school. It also used Pearson Product Moment corellation analysis to determine the magnitude of the corellation of each variable on public trust in vocational school. The population in this study is the entire junior class parents of students who will graduate and IX will continue their study to high school in Malang.

The results showed that: (1) the condition of society which includes economic factors, public knowledge about vocational and general public attitudes have correlation with public trust in vocational school. (2) the condition of schools that includes the Quality School, the School's reputation, and Education Services, and Costs of Education in general have a significant correlation on public trust in vocational school. (3) The condition of society and the state vocational high school in Malang City has a significant correlation on public trust in vocational school.

From the research results suggested that to establish the Vocational High School should select the location that can be reached by the majority people of low economic level. In addition, to gain public trust Vocational High School in Malang City is expected to reach the standard of service and quality of education according to community expectations. And the other is still need further research related to factors that affect the achievement of service standards and quality education Vocational High School in Malang.