DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan gaya kepemimpinan Situasional Kepala sekolah, kompensasi, dan keefektifan komunikasi dengan kinerja Guru SMA Negeri Se-kota Malang. (Tesis)

Razafimahefa Lanto P.

Abstrak


Lanto P, Razafimahefa. 2011. Hubungan gaya kepemimpinan Situasional Kepala sekolah, kompensasi, dan keefektifan komunikasi dengan kinerja Guru SMA Negeri Se-kota Malang. Tesis, Jurusan Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang Pembimbing: (I) Dr.H. Kusmintardjo,M.Pd, (II) Prof.Dr.H. Bambang Budi wiyono, M.PD
Kata Kunci: kepemimpinan situasional, kompensasi, komunikasi, kinerja guru
Kepala Sekolah sebagai pemimpin dalam pendidikan formal perlu memiliki wawasan ke depan. Kepemimpinan pendidikan memerlukan perhatian yang utama, karena melalui kepemimpinan yang baik harapkan akan lahir tenaga-tenaga berkualitas dalam berbagai bidang sebagai pemikir, pekerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendekatan situasional didasarkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin selain ditentukan oleh sifat- sifat dan perilaku pemimpin juga dipengaruhi oleh situasi yang ada dalam lembaga pendidikan.
Gaya Kepemimpinan Kepalah sekolah menunjukkan manajer yang lengkap dan mampu menggunakan gaya-gaya yang berdeda sesuai dengan tingkat pengembangan bawahannya. Pendekatan situasional didasarkan keberhasilan seorang pemimpin selain ditentukan oleh sifat- sifat dan perilaku pemimpin yang juga dipengaruhi oleh situasi yang ada dalam lembaga pendidikan. Berdasarkan teori tersebut maka dapat diduga bahwa ada hubungan gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah, kompesasi, dan keefektifan komunikasi dengan kinerja Guru SMA Negeri Se-kota Malang.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: ( 1) gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah pada SMA Negeri di Kota Malang. (2) tingkat kompensasi guru pada SMA Negeri di Kota Malang. (3) tingkat keefektifan komunikasi di SMA Negeri Kota Malang. (4) tingkat kinerja guru SMA Negeri di Kota Malang. (5) hubungan yang signifikan antara variabel gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah dengan variabel kinerja guru. (6) hubungan yang signifikan antara variabel kompensasi dengan variabel kinerja guru. (7)hubungan antara variabel keefektifan komunikasi dengan variabel kinerja. (8) hubungan yang signifikan antara variabel gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah, kompensasi, dan variabel keefektifan komunikasi dengan variabel kinerja guru. (9) umbangan efektif variabel gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah, kompensasi, dan keefektifan komunikasi terhadap variabel kinerja guru.
Pendekatan yang digunakan untuk menjawab permasalahan pada peneilitian ini mengunakan jenis penelitian korelasional yang bertujuan mengetahui hubungan antara dua atau lebih variabel yang dapat diukur secara kuatitatif. Penelitian ini mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah (X1), kompensasi (X2) ,dan keefektifan komunikasi (X3) sebagai variabel bebas, kinerja guru (Y) sebagai variabel terikat.
Hasil penelitian adalah : ditemukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara keefektifan komunikasi dengan kinerja guru yang dinyatakan dalam bentuk persanaan nilai statistik regresi uji |thitung| tersebut lebih besar daripada ttabel (4,0956 > 1,973) dan signifikan lebih kecil daripada α = 0,05. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja guru dan keefektifan komunikasi dapat dipertahankan dan dibina terus-menerus oleh kepala sekolah/yayasan sekolah sehingga dapat meningkatkan kinerja guru.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan (1) Kepala Sekolah perlu perlu memelihara hubungan dengan petugas-petugas dari instansi, mengusahakan support dari bekerja sama dengan bawahan; Berpartisipasi dengan bawahan dalam berbagai kegiatan, bekerjasama dengan atasan, dan memimpin meningkatkan sekolah. (2) Guru perlu meningkatkan mutu kinerja perlu kesadaran dan tanggung jawab guru dalam menjalankan tugasnya, karena hal tersebut akan mempengaruhi keberhasilan sekolah. (3) Pengambil kebijakan menetukan kebijakan yang terkait dengan berbagai program pembinaan kinerja guru, pelatihan, serta pengembangan kepemimpinan kepala sekolah untuk pengingatkan mutu pendidikan di kota Malang. (4) Untuk Penelitian selanjutnya penulis merekomendasi peneliti lain yang tertarik untuk pengembangan penelitian ini disarankan untuk meneliti variabel yang sama dengan metode pendekatan kualitatif, atau variabel yang berbeda antara lain Iklim Organisasi, motivasi kerja.

ABSTRACT
Lanto P, Razafimahefa, 2011. Correlation of Principal Situational Leadership Style, Compensation, and communication Effectiveness with Performance of All State Senior High School Teacher of Malang. Thesis, Department of Education Management, Post-Graduate Program, Malang State University. Supervisor: Dr. Kusmintardjo, M.Pd. Co-Supervisor: Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd.
Keywords: situational leadership, compensation, communication, teacher performance.
The principal as a leader in formal education needs to have insight to the future. Education leadership needs main attention, because by good leadership is expected producing qualified human resources in some areas as a thinker and worker and finally can increase qualified human resource. Situational approach states that the leader successful to be determined by leader traits and behavior and also influenced by the existing situation in the institution education.
Principal leadership style showed as complete manager and able to use different styles fit with development level of his/her subordinate. Situational approach states that the leader successful to be determined by leader traits and behavior and also influenced by the existing situation in the institution education. Based on this theory, then it can be assumed that there is correlation of principal situational leadership style, compensation, and communication effectiveness with performance of All State Senior High School Teacher of Malang.
This research is aimed to describe: (1) Principal Situational Leadership Style at State Senior High School of Malang. (2) teacher compensation level at State Senior High School of Malang. (3) communication effectiveness level at State Senior High School of Malang. (4) teacher performance level at State Senior High School of Malang. (5) significant correlation between variable of principal situational leadership style with variable of teacher performance. (6) significant correlation between communication effectiveness variable with performance variable. (8) significant correlation between principal situational leadership style variable, compensation, and communication effectiveness variable with teacher performance variable. (9) effective correlation of principal situational leadership style, compensation, and communication effectiveness toward performance teacher variable.
The used approach to answer this research problems are using correlation research which aimed to know correlation between two or more variable that can be measured quantitatively. This research reviews Principal Situational Leadership Style (X1), compensation (X2), and communication effectiveness (X3) as independent variable, teacher performance (Y) as dependent variable.
The result research showed that there is positive and significant correlation between communication effectiveness with teacher performance that stated in value equation form of statistical regression test (t-count). It is more than t-table (4,0956 > 1,973) and significant smaller than  = 0,05. Therefore, this research concluded that satisfaction working teacher and communication effectiveness can
be defended and educated continuously by principal/school foundation, so that it can increase teacher performance.
Based on this result research can be suggested: (1) The principal needs nurture relationship with officials from institution, look for support from collaboration with subordinate; Participated with subordinate in various activities, collaborating with superior, and leading to increase quality school, (2) Teacher need to increase quality performance needs awareness and responsibility of teacher in running their duty. Because it will effect school successful. (3) policy maker determine the policy related with some program of teacher performance education, training, with development of principal leadership to remember education quality at Malang Town. (4) For the next research, this study recommend to other researcher that interested in development of this reseatch is to research the same variable with qualitative approach method, or different varibel between other Organization Climate, work motivation.