DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Genre-Based Approach to Improve the Students' Abilitynin Writing a Recount Text

WIWIK iKAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Ikawati, Wiwik. 2010. Genre-Based Approach to Improve the Students’Ability in Writing Recount. Unpublished Thesis, English Language Education, Graduate Program of State University of Malang. Advisors: (1) Prof. Dr. NurMukminatien, M.Pd., (2) Prof. UtamiWidiati., M.A., Ph.D.

 

Key words: genre-based approach, writing skill, recount

Writing seems to be a difficult skill for the students ofSMP 1 Batu –Malang. It could be seen from the result of the preliminary study, which showed that the ability of the eighth grade students of  SMP 1 Batu in writing paragraphs was still poor. The students were unable to express their ideas in a good paragraph. They made a number of mistakes in their writing in terms of organization, language use, and mechanics. To overcome the problems, the researcher proposed one of the approaches in teaching recount paragraphs by implementing genre-based approach with  its typical model as the preparation stages.

The research aimed at improving the ability of the eighth grade students of SMP 1 Batu in writing recount paragraphs using genre-based approach and its typical model. For this purpose, it employed Collaborative Action Research in which both the researcher and her collaborator worked together in planning, implementing, observing the action, and reflecting on the data collected from the teaching and learning process and the students’ writing products. The subjects of this research were 24 students of the eighth grade students of SMP 1 Batu in the 2010/2011academic year. The study was conducted in one cyclewhich was carried out in three meetings. The instruments used were the writing tasks, observation checklist, and field notes. The reflection was based on the findings of the observation of teaching learning processes and the students’ final products examined from the criteria of success including: (1) students’ writing improvement ( at least 60% of the students achvieved the score of 70 ), and (2) students’ active participation, obtained from observation checklist and field notes.

 The findings indicated that the Genre-based Approach could improve the students’ ability in writing recount paragraphs in the cycle. After the study, the result showed that the students’ scores improved. There were  66.7% or 16 students who got the final writing score at least or greater than 70  or 16 students out of 24 students who achieved the target score (70). The steps include the stages : (1) BKOF and MOT  are to equip the students with vocabulary and language use by showing the example of the recount text followed by the exercises in terms of organization, grammar, and mechanics, (2) JCOT is to invite the students in  group work and  group conference for feedback from the teacher by correcting and discussing organization, grammar, and mechanics, (3) ICOT is the last stage where the researcher let the students work individually  to compose the text independently. The researcher gave them the topics; the students choose one. Then she asked them to write their ideas by themselves using clustering forms and to continue writing their ideas into recount text.

Furthermore, based on the positive findings some suggestions were offered. First, the English teachers should implement genre-based approach in their teaching writing modified by clustering form. For  future researchers, it is suggested that they conduct research using genre-based approach to be especially cautious with the time management if they want to accomplish all the planned activities well.

 

ABSTRAK

 

Ikawati, Wiwik. 2011. Genre-based Approach untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulisteks recount. Tesis tidak dipublikasikan, Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (1) Prof. Dr. NurMukminatien, M.Pd., (2) Prof. UtamiWidiati., M.A., Ph.D.

 

Kata kunci: Pendekatanteks, kemampuanmenulis, teks recount

Menulis merupakan keterampilan yang sulit bagi siswa SMP Negeri 1 Batu.Hal ini dapat dilihat dari hasil studi pendahuluan dimana kemampuan siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Batu dalam menulis paragraph masih rendah. Siswa tidak mampu mengekspresikan gagasan mereka kedalam paragraf yang baik.Mereka masihmembuat kesalahan dalam menulis berkaitan dengan organisasi teks, penggunaan bahasa, dan mekanisme.Untuk mengatasi masalah ini, peneliti mengajukan salah satu pendekatan yang tepat dalam mengajarkan menulis paragraph recount yakni dengan menggunakan pendekatan teks beserta model khasnyasebagaitahap-tahap persiapan.

Penelitianinibertujuanmeningkatkankemampuansiswadalammenulisparagraf recountdenganmenggunakanpendekatanteksuntuksiswakelasVIII  di SMP Negeri 1 Batu. Untuktujuanitu, penelitianinimenggunakanpenelitiantindakankelassecarakolaboratifdimanapenelitidankolaboratorbekerjasamadalamhalperencanaan, pengimplementasian, pengamatantindakan, danrefleksi data yang diperolehselama proses kegiatanbelajarmengajardanhasiltulisansiswa. Subyekdaripenelitianiniadalah 24 siswakelas VIII SMP Negeri 1 Batutahunpelajaran 2010/2011.Penelitianinidilakukandalamsatusiklus, dandilaksanakandalam 3 pertemuan. Instrumen yang digunakanadalahtugasmenulis, lembarpengamatan, dancatatanlapangan.Refleksidilakukanberdasarkantemuan-temuanpada proses pembelajaranselamapengamatandanhasilakhirtulisansiswayang diujikan berdasarkankeriteriasukses yang meliputi: (1) kemajuan tulisan siswa (paling sedikit 60% siswa mencapai nilai 70), dan (2) keaktifan siswa berpartisipasi, diperoleh dari hasil pengamatan dengan menggunakan lembar pengamatan dan catatan lapangan.

Temuanmengindikasikanbahwapendekatantekstelahmampumeningkatkankemampuanmahasiswadalammenulisparagraf recount dalam satu siklus. Setelah dipelajari, hasil menunjukkan bahwa nilai siswa meningkat. Ada 66% atau 16 siswa yang mendapatkan nilai writing paling sedikit atau lebih besar dari 70 atau 16 peserta didik dari 24 peserta didik yang mencapai nilai yang ditargetkan (70). Langkah-langkahnya meliputi tingkatan-tingkatan: (1) BKOF dan MOT adalah untuk membekali peserta didik dengan kosakata dan tata bahasa dengan diberikan contoh recount teks yang diteruskan dengan latihan-latihan berkaitan dengan organisasi, tata bahasa, dan mekanismenya (2) JCOT mengajak siswa dalam sebuah kerja kelompok dan berdiskusi untuk mendapatkan umpan balik dari guru dengan cara mengoreksi dan mendiskusikan masalah organisasi, tata bahasa dan mekanismenya., (3) ICOT adalah tingkatan terakhir dimana peneliti meminta peserta didik untuk bekerja secara individu untuk menulis sebuah teks. Peneliti memberikan topik; peserta didik memilih salah satu topik.. Kemudian meminta mereka untuk menulis ide-idenya sendiri dengan menggunakan bentuk cluster dan dilanjutkan dengan menuliskannya dalan bentuk teks recount.

Selanjutnya, berdasarkan temuan-temuan positif maka dianjurkan beberapa saran. Yang pertama, Guru bahasa Inggris seharusnya mengimplementasikan pendekatan teks dalam mengajar menulis dimodifikasi dengan bentuk cluster. Untuk peneliti yang akan datang, disarankan mengadakan penelitian menggunakan pendekatan teks dengan memperhatikan pengelolaan waktu yang tepat jika ingin menyelesaikan semua rencana kegiatanya dengan baik.