DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Melalui Pemecahan Masalah Bersetting Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Program Linear di Kelas X SMK Negeri 8 Malang. (Tesis)

Arlina Yuni Astutiek

Abstrak


Penelitian ini diawali dengan adanya kenyataan rendahnya kemampuan siswa SMK Negeri 8 Malang dalam memecahkan masalah pada materi program linear. Hal ini disebabkan karena selama ini pembelajaran mayoritas masih berpusat pada guru, guru masih mendominasi siswa. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk menerapkan suatu model pembelajaran yang memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan pemecahan masalahnya. Salah satunya melalui:" Penerapan Pembelajaran Melalui Pemecahan Masalah Bersetting Kooperatif Tipe STAD". Penerapannya ,mengikuti prosedur yang ada di STAD, tetapi dalam menyelesaikan masalah menggunakan empat langkah penyelesaian masalah menurut Polya. Dalam penerapannya siswa dibagi dalam 6 kelompok masing-masing beranggotakan 4 orang, siswa belajar dengan bantuan LKS secara berkelompok, berdiskusi untuk menemukan, memahami konsep serta memecahkan masalah. Dalam proses pemecahan masalah ini digunakan empat langkah menurut Polya.

Dalam penelitian ini pemecahan masalah didefinisikan sebagai usaha mencari jalan keluar dari suatu kesulitan, mancapai suatu tujuan yang tidak dengan segera dapat dicapai. Dari pengertian yang dikemukakan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemecahan masalah dalam matematika adalah suatu aktivitas psikologis (khususnya intelektual) untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi dengan menggunakan secara integratif semua bekal pengetahuan matematika yang telah dimiliki. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan kemampuan untuk menyelesaikan pertanyaan matematika yang tidak bersifat rutin, artinya pertanyaan tersebut tidak dapat dijawab dengan prosedur rutin. Dengan kata lain, siswa tidak mempunyai strategi tertentu yang segera dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran melalui pemecahan masalah bersetting kooperatif tipe STAD yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah program linear di kelas X SMK Negeri 8 Malang.

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas X METRO A yang berjumlah 24 orang, sedangkan subjek wawancaranya adalah 3 orang. yaitu siswa yang nilainya terendah saat itu/perolehan nilainya menurun dibandingkan dengan tes sebelumnya/yang nilainya tetap, tidak ada peningkatan dan pelaksanaannya setelah pembelajaran satu tindakan berlangsung.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah tentang program linear siswa meningkat dibandingkan dengan sebelum diterapkannya model pembelajaran ini. Hal ini terjadi karena siswa diberi kesempatan untuk mencari, dan mengkonstruk pengetahuan melalui pemecahan masalah. Siswa menjadi lebih mudah menemukan dan memahami konsep-konsep yang sulit jika mereka saling mendiskusikan masalah tersebut dengan temannya.

Berdasarkan penelitian ini, maka bagi penulis lain yang berminat mengadakan penelitian serupa hendaknya melakukan pada sekolah yang lain sehingga akan diperoleh gambaran lebih lanjut mengenai efektifitas pembelajaran melalui pemecahan masalah bersetting kooperatif tipe STAD pada materi program linear.