DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Manajemen Program Kelas Akselerasi Pada SMP Negeri 3 Malang. (Tesis)

Imam Mutasim

Abstrak


Penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang dilaksanakan di Indonesia dari masa kemasa lebih banyak bersifat klasikal massal yang berorientasi pada kuantitas untuk dapat melayani sebanyak-banyaknya jumlah siswa. Sebagai salah satu usaha perbaikan pembelajaran di Indonesia yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, maka diadakan program percepatan (akselerasi). Program ini merupakan pemberian layanan pendidikan sesuai potensi siswa yang memiliki kecerdasan dan kemampuan belajar yang tinggi. Hal ini sesuai Undang-Undang no 20 pasal 5 ayat 4 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, menegaskan bahwa "Warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus", dan Permendiknas no. 34/2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang memiliki Potensi Kecerdasan dan / atau Bakat istimewa.

Manajemen program kelas akselerasi sangat diperlukan agar tujuan program kelas akselerasi dapat tercapai dengan maksimal. Mengelola program kelas akselerasi artinya mengatur agar seluruh yang terkait dengan program kelas akselerasi itu berfungsi secara optimal dalam mendukung tercapainya program sekolah dalam hal ini adalah kelas akselerasi.

Fokus penelitian ini adalah (1) Perencanaan program kelas akselerasi di SMP Negeri 3 Malang, (2) Pengorganisasian program kelas akselerasi di SMP Negeri 3 Malang, (3) Pelaksanaan program kelas akselerasi di SMP Negeri 3 Malang, (4) Evaluasi program kelas akselerasi di SMP Negeri Malang.

Lokasi penelitian ini di SMP Negeri 3 Malang yang merupakan satu-satunya SMP Negeri di Kota Malang yang belum RSBI tetapi mampu menerapkan program kelas akselerasi  dengan pola pembiayaan mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan tiga cara, yakni: (1) wawancara mendalam, (2) observasi berperan serta pasif, (3) studi dokumentasi. Pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, dengan alur (a) reduksi data, (b) penyajian data, (c) penarikan kesimpulan, (d) analisis data. Agar memperoleh keabsahan data dilakukan dengan empat kriteria: (1) kredibilitas, (2) transferbilitas, (3) dependenitas, dan (4) konfirmabilitas.

Berdasarkan paparan data penelitian ditemukan hasil penelitian sebagai berikut: Pertama, perencanaan program kelas akselerasi berawal dari usulan sebagian wali murid SMP Negeri 3 Malang. Selain itu, kepala sekolah juga mempelajari buku pedoman penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik berkecerdasan istimewa yang diberi oleh Dinas Pendidikan Kota Malang. Begitu juga berdasarkan kemampuan siswa-siswi di SMP Negeri 3 Malang yang sudah memenuhi syarat-syaratnya, diantaranya hasil NUN di SMP Negeri 3 Malang sangat tinggi, sarana dan prasarana sekolah yang sudah memadahi. Kedua, Pengorganisasian program kelas akselerasi di SMP Negeri 3 Malang dilakukan melalui: pembentukan tim pengelola, perekrutan guru kelas akselerasi, penyelenggaraan pelatihan guru kelas akselerasi, penyusunan draf kurikulum dan pengorganisasian kelas akselerasi. Ketiga, pelaksanaan program kelas akselerasi di SMP Negeri 3 Malang dilakukan melalui: sosialisasi program kelas akselerasi, pendaftaran siswa masuk kelas akselerasi; seleksi tes psikologi, tes akademik, tes kesehatan dan wawancara; pengumuman hasil seleksi dan pelaksanaan proses belajar mengajar program kelas akselerasi. Keempat, evaluasi program kelas akselerasi di SMP Negeri 3 Malang dilaksanakan oleh tim pengelola program kelas akselerasi, guru-guru akselerasi ditambah para waka kepala sekolah dan kepala sekolah. Kepala sekolah hanya sebagai motivator dan penanggung jawab yang menyediakan sarana dan prasarana. Bentuk dan waktu pelaksanaan evaluasi dilakukan melalui rapat setiap hari Sabtu siang. Aspek yang dievaluasi meliputi: SDM (guru dan karyawan), hasil PBM, sarpras, keuangan, kesiswaan, pengelolaan program, prestasi akademik dan non akademik.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada: (1) Pemerintah Kota Malang dan Dinas Pendidikan Kota Malang untuk meningkatkan pemberian bantuan dana, khususnya pembiayaan sarana dan prasarana penyelenggaraan program kelas akselerasi, memberikan beasiswa kepada siswa-siswi yang memiliki kecerdasan istimewa dan bakat istimewa secara penuh; (2) Sekolah yang diteliti, agar kepala sekolah dan ketua pengelola program kelas akselerasi di SMP Negeri 3 Malang untuk meningkatkan kinerjanya dengan seluruh warga sekolah agar terwujud pendidikan unggul yang kompeten tanpa menyampingkan siswa kelas reguler, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan diberikannya kesempatan mengikuti pelatihan, melanjutkan kuliah kejenjang lebih tinggi, menciptakan budaya sekolah kebersamaan tanpa membedakan siswa kelas akselerasi dan kelas reguler; (3) Sekolah-sekolah lain, agar kepada sekolah lain yang sudah menyelenggarakan program kelas akselerasi untuk membentuk paguyuban atau perkumpulan sekolah-sekolah penyelenggara program kelas akselerasi di masing-masing kota atau kabupaten sebagai wadah atau tempat untuk bertukar pendapat tentang implementasi manajemen pada program kelas akselerasi, dan (4) Untuk peneliti selanjutnya, bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi manajemen pada program kelas akselerasi diharapkan untuk melakukan penelitian dengan studi multi kasus antara sekolah negeri dengan swasta, sehingga ditemukan persamaan dan perbedaan sistem pengelolaan.