DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Kecerdasan Spiritual, Kecerdasan Emosional, Motivasi Berprestasi, Budaya Organisasi dengan Kinerja Guru Kimia SMA se Malang Raya. (Disertasi)

Abu Bakar

Abstrak


Bakar, Abu. 2011. Hubungan Kecerdasan Spiritual, Kecerdasan Emosional, Motivasi Berprestasi, Budaya Organisasi dengan Kinerja Guru Kimia SMA se Malang Raya. Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I), Prof. Dr. Willem Mantja, M.Pd, dan (II) Prof. Dr. H. Hendyat Soetopo, M.Pd. (III) Prof. H. Ahmad Sonhadji KH, M.A., Ph.D

Kata kunci: kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, motivasi berprestasi, budaya organisasi, kinerja guru

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa. Pendidikan ikut bertanggung jawab atas penyiapan tenaga kerja terdidik dengan kualifikasi yang dapat diandalkan untuk menjamin prestasi dan performance yang sepadan dengan tuntutan masa depan. Keunggulan daya saing sangat tergantung dari kualitas guru, Kualitas kinerja guru dapat ditingkatkan melalui proses pendidikan. Tantangan yang akan dihadapi oleh guru adalah perubahan yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang menyangkut kinerja guru, telah banyak hal yang sudah dilakukan untuk meningkatkan kinerja guru antara lain pelatihan, penataran, workshop, tetapi dalam kenyataannya belum terlihat secara signifikan dengan peningkatan mutu hasil belajar siswa.

Manusia merupakan mahluk ciptaan Allah SWT yang paling mulia dan sempurna. Kemuliaan dan kesempurnaan itu ditandai dengan dikaruniainya akal untuk menjalankan fungsinya sebagai pemimpin. Allah SWT menciptakan manusia dari dua dimensi, pertama dimensi non materi dan yang lainnya dimensi materi, kecerdasan spiritual sebagai dimensi non materi manusia secara bersama-sama dengan variabel kecerdasan emosional, motivasi berprestasi, budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja guru.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, motivasi berprestasi, dan budaya organisasi dengan kinerja guru kimia pada SMA se Malang Raya dan (2) untuk mengetahui ada tidaknya hubungan masing-masing variabel, baik hubungan secara langsung maupun hubungan tidak langsung.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif korelasional Penelitian deskriptif berupaya untuk memperoleh informasi berkenaan dengan fenomena yang diamati, sedangkan penelitian korelasional berupaya menjelaskan ada tidaknya hubungan diantara berbagai variabel berdasarkan besar kecilnya koefisien korelasi. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan subyek yang berkaitan dengan kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, motivasi berprestasi, budaya organisasi dengan kinerja guru pada pendidikan menengah atas di Malang Raya.

Anggota populasinya adalah guru-guru kimia yang beragama Islam pada pendidikan menengah atas se Malang Raya yang berjumlah 327 orang. Sampel diambil dari anggota populasi sebesar 180 orang yang dapat mewakili populasi dengan teknik random. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuessioner untuk menjaring data kelima variabel yaitu: (1) data kecerdasan spiritual, (2) data kecerdasan emosional, (3) data motivasi berprestasi, (4) data budaya organisasi, (5) data kinerja guru.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan kecerdasan emosional guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya, (2) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan motivasi berprestasi guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya; (3) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual guru dengan budaya organisasi guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya, (4) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual guru dengan kinerja guru guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya (5) terdapat hubungan yang signifikan antara Kecerdasan emosional dengan motivasi berprestasi guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya, (6) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan budaya organisasi guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya, (7) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kinerja guru guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya, (8) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan budaya organisasi guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya, (9) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya, (10) terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasi dengan kinerja guru SMA Negeri dan Swasta se Malang Raya, (11) terdapat hubungan tidak langsung yang signifikan antara kecerdasan spiritual melalui kecerdasan emosional dengan kinerja guru, (12) terdapat hubungan tidak langsung yang signifikan antara kecerdasan spiritual melalui motivasi berprestasi dengan kinerja guru, (13) terdapat hubungan tidak langsung yang signifikan antara kecerdasan spiritual melalui budaya organisasi dengan kinerja guru, (14) terdapat hubungan tidak langsung yang signifikan antara kecerdasan emosional melalui kecerdasan motivasi berprestasi dengan kinerja guru, (15) terdapat hubungan tidak langsung yang signifikan antara kecerdasan emosional melalui kecerdasan budaya organisasi dengan kinerja guru, (16) terdapat hubungan tidak langsung yang signifikan antara motivasi berprestasi melalui budaya organisasi dengan kinerja guru, dan (17) terdapat hubungan secara bersama-sama yang signifikan antara kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, motivasi berprestasi, budaya organisasi dengan kinerja guru kimia se Malang Raya.

Berdasarkan temuan penelitian ini dikemukakan beberapa saran sebagai berikut: Penelitian ini menemukan bahwa kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional motivasi berprestasi, dan budaya organisasi memiliki hubungan signifikan baik langsung maupun tidak langsung dalam mewujudkan kinerja guru yang efektif. Oleh karena itu, disarankan kepada (1) Dinas Pendidikan Nasional agar dalam pelaksanaan rekrutmen, seleksi dan pengangkatan guru tidak hanya melihat dari aspek kecerdasan intelektual saja, melainkan dipadukan dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual sehingga memperoleh guru yang berkualitas, (2) kepada Kepala Sekolah, agar pengembangan kapasitas kinerja guru lebih difokuskan pada pengembangan aspek-aspek kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional motivasi berprestasi dan budaya organisasi, (3) kepada guru-guru diharapkan selalu meningkatkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritualnya karena kecerdasan ini dapat dikembangkan tanpa mengenal batas umur, dan (4) diharapkan memperluas variabel penelitian, karena masih terdapat beberapa variabel yang dapat berpengaruh terhadap kinerja guru.

 

ABSTRACT

Bakar, Abu. 2011. The Relationship among Spiritual, Emotional Intelligence, Achievement Motivation, Organizational Culture and Teachers Performance of Senior High School in Malang Raya. Dissertation. Study Program of Educational Management. Graduate Program, State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Willem Mantja, M.Pd, dan (II) Prof. Dr. H. Hendyat Soetopo, M.Pd. (III) Prof. H. Ahmad Sonhadji KH, M.A., Ph.D

Keywords: spiritual intelligence, emotional intelligence, achievement motivation,

organizational culture, teacher performance.

Education is very important role in a nation life. Education also be responsible to prepare a qualified labour that can guarantee the equivalent for future demand. The excellence of competitiveness depends much on teacher quality. The quality of teacher can be improved through the process of education. The challenge that will be faced by teachers is the change which emerges in instructional process which concerns on the performance of teacher. There are many activities which have been done for instance likes training, upgrading. However, in reality, it has not been significant yet, to the improvement of the quality of student learning result.

Human being is a perfect and dignity creature of Allah SWT. The perfect and dignity of human being are indicated by the belonging of human brain and mind to be a leader. Allah SWT creates human being from two dimensions, tangible and intangible dimensions, spiritual intelligence as intangible dimension of human being, emotional intelligence, achievement motivation, and organizational culture give impacts to teachers performance.

The objectives of this research are (1) to describe spiritual and emotional intelligences, achievement motivation, organizational culture and teachers performance at Senior High Schools in Malang Raya; and (2) to find out whether there are or not direct and indirect relationship among the variables.

This research used quantitative approach with correlational descriptive. Descriptive research to get information about the observed phenomena, while correlational research to describe whether there is or is not a correlation among variables based on co-efficient correlation scores.

Population were all subjects related to spiritual, emotional intelligence, achievement motivation, organizational culture, teacher performance in Malang Raya that consisted of 327 chemistry teachers. Sample were taken by using random sampling technique and were taken from population that consisted of 180 subjects. Data were collected by using questionnaires to find out the data related to all research variables: (1) spiritual intelligence, (2) emotional intelligence, (3) achievement motivation, (4) organizational culture, and (5) teachers performance.

The research findings indicated that: (1) there are direct and significant relationship between spiritual intelligence and emotional intelligence of the Senior High School teachers in Malang Raya, (2) there are direct and significant relationship between spiritual intelligence and achievement motivation at Senior High School teachers in Malang Raya, (3) there are not direct significant relationship between spiritual intelligence and organizational culture at Senior High School teachers in Malang Raya, (4) there are not direct significant relationship between spiritual intelligence and teachers performance at Senior High School teachers in Malang Raya, (5) there are direct and significant relationship between emotional intelligence and achievement motivation at Senior High School teachers in Malang Raya, (6) there are direct significant relationship between emotional intelligence and organizational culture at Senior High School teachers in Malang Raya, (7) there are direct significant relationship between emotional intelligence and teachers performance at Senior High School teachers in Malang Raya (8) there are direct and significant relationship between achievement motivation and organizational culture at Senior High Schools teachers in Malang Raya, (8) there are direct and significant relationship between achievement motivation and organizational culture at Senior High School teachers in Malang Raya, (9) there are direct and significant relationship between achievement motivation and teachers performance at Senior High School teachers in Malang Raya, (10) there are direct and significant relationship between organizational culture and teachers performance at Senior High School teachers in Malang Raya, (11) there are indirect and significant relationship among spiritual intelligence through emotional intelligence and teacher performance, (12) there are indirect and significant relationship among spiritual intelligence through achievement motivation and teachers performance, (13) there are indirect and significance relationship among spiritual intelligence through organizational culture and teachers performance, (14) there are indirect and significant relationship among emotional intelligence through achievement motivation and teachers performance, (15) there are indirect and significance relationship among emotional intelligence through organizational culture and teachers performance, (16) there are indirect and significant relationship among achievement motivation through organizational culture and teachers performance, and (17) there are significance relationship together among spiritual intelligence, emotional intelligence, achievement motivation, organizational culture, and teachers performance at Senior High School teachers in Malang Raya.

Based on the findings of this study some suggestions recommended as follows: The study found that spiritual intelligence, emotional intelligence, achievement motivation, and organizational culture has a significant relationship, either directly or indirectly in creating an effective teachers performance. Therefore, it is suggested to (1) Department of National Education for the implementation of recruitment, selection and appointment of teachers not only based on the intellectual aspect alone, but combined with emotional intelligence and spiritual intelligence to obtain qualified teachers, (2) to the principal, for the development of teachers performance capacity is more focused on the development aspects of spiritual intelligence, emotional intelligence, achievement motivation and organizational culture, (3) to the teachers are expected to increase emotional intelligence and spiritual intelligence because intelligence could be developed without age limit, and (4) is expected to expand the research variables, because there are several variables that can affect the performance of teachers.