DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IV SDN 2 Sukamulia Lombok Timur. (Tesis)

Dina Apriana

Abstrak


Apriana, Dina. 2011. Pengembangan Paket Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IV SDN 2 Sukamulia Lombok Timur. Tesis, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Program Pascasarjana Universitas Malang. Pembimbing (I) Dr. Sulton, M.Pd., (II) Dr. Anselmus JE. Toenlioe, M.Pd.

Kata kunci: Pengembangan, Paket Pembelajaran, Pelajaran IPS SD, Model Dick & Carey

Kegiatan paling awal dari pembelajaran adalah menarik perhatian siswa agar proses pembelajaran berikutnya dapat berjalan dengan baik. Perhatian siswa dapat ditingkatkan dengan memberikan rangsangan-rangsangan untuk kebutuhan pembelajaran siswa. Salah satunya dapat dilakukan dengan menyajikan bahan informasi verbal yaitu bahan ajar.

Bahan ajar dikenal sebagai alat pembelajaran yang paling banyak digunakan sebagai sarana pembelajaran. Bahan ajar dirancang guna menyajikan prinsip-prinsip atau aspek-aspek dasar yang terdapat dalam bahan pembelajaran. Di SDN 2 Sukamulia, bahan ajar menjadi media yang paling dominan digunakan dalam proses pembelajaran, sehingga referensi untuk menambah informasi terkait materi pelajaran masih sangat kurang. Permasalahan lain juga muncul dalam pemanfaatan bahan ajar, bahan ajar yang digunakan belum memenuhi tingkat kelayakan berdasarkan teori, model, kebutuhan siswa, dan peningkatan motivasi belajar siswa. Oleh sebab itu pengembang bermaksud untuk mengembangkan produk paket pembelajaran IPS kelas IV SD dalam membantu mengatasi masalah yang ada di SDN 2 Sukamulia terkait dengan bahan ajar.

Upaya ini bertujuan untuk menciptakan kondisi yang baik sehingga siswa dapat berkembang secara optimal dan proses perkembangan siswa tersebut dapat berlangsung secara efektif. Hal ini didukung dengan hakekat teknologi pembelajaran dalam pemecahan masalah harus berpusat pada subjek didik atau siapa saja yang belajar.Teknologi pembelajaran mengutamakan orang yang belajar, maksudnya dalam mengambil kebijakan memecahkan masalah pembelajaran, harus berpusat pada kebutuhan siswa atau siapa saja yang belajar. Salah satu upaya pemecahan masalah pembelajaran tersebut sangat didukung berbagai sumber belajar baik yang dirancang, dipilih, dan dimanfaatkan dalam belajar.

Sehubungan dengan permasalahan tersebut di atas, pengembang menganggap penting untuk menata kembali isi bahan ajar IPS kelas IV SD dengan cara mendesain, mengujicobakan, dan memproduksinya dalam bentuk paket pembelajaran yang lebih sempurna. Produk tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai sumber belajar dan dapat meningkatkan motivasi belajar IPS bagi siswa. Pengorganisasian materi bahan ajar IPS menggunakan pendekatan inkuiri yang bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan analisis siswa terhadap kondisi sosial yang terjadi di masyarakat. Bagi bangsa Indonesia, keberadaan IPS sebagai mata pelajaran di sekolah sudah tidak terbantahkan kelahirannya karena adanya kebutuhan masyarakat yang tengah berkembang menuju masyarakat maju yang beradab, adil, makmur, dan sejahtera. Arah perkembangan IPS ini sejalan dengan cita-cita dan tujuan nasional bangsa Indonesia.

Pengembangan paket pembelajaran IPS SD ini diperkuat dengan adanya penelitian sebelumnya tentang Profil Buku Teks IPS dan Desain Pesan Buku Teks IPS SD Kelas III, IV, dan V, yang menyatakan bahwa buku teks IPS di SD belum memenuhi tingkat kelayakan, yang sesuai dengan teori dan model penyusunan bahan ajar. Dari berbagai model pengembangan yang ada, pengembang menggunakan model Dick & Carey. Model ini digunakan dengan alasan bahwa model Dick & Carey menggunakan langkah yang sistematis dan lengkap sehingga dapat digunakan untuk merancang, mengujicobakan, dan memproduksi paket pembelajaran yang layak.

Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari penghitungan persentase hasil uji coba yang telah dilaksanakan, bahwa produk pengembangan dikualifikaskan dalam kategori baik namun masih perlu direvisi. Sedangkan penghitungan dengan menggunakan analisis uji t berpasangan, diperoleh hasil t hitung < t tabel maka Hα diterima dan Ho ditolak. Jadi kesimpulannya ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar setelah siswa menggunakan bahan ajar. Selain itu berdasarkan kriteria ketuntasan data hasil tes formatif menunjukkan bahwa, siswa baik secara individu maupun secara klasikal telah tuntas dalam pembelajaran. Hasil tanggapan siswa terhadap proses pembelajaran, diketahui bahwa sampel memberikan respon positif dengan rerata persentase bahan ajar sebesar 89,5% terhadap proses pembelajaran sehingga dapat dikategorikan efektif.

Kesimpulan dari hasil ujicoba lapangan yang dilakukan setelah melalui uji ahli, uji perorangan dan uji kelompok kecil, dapat dinyatakan bahwa paket pembelajaran telah dapat memenuhi kebutuhan siswa, walaupun terdapat beberapa hal yang perlu direvisi. Diharapkan dengan paket pembelajaran IPS kelas IV SD dapat memecahkan masalah yang terkait dengan pengembangan paket pembelajaran yang layak dengan teori dan model pembelajaran sehingga menghasilkan sumber belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa, memudahkan belajar siswa, dan mampu menciptakan kondisi belajar yang dapat meningkatkan motivasi siswa.

 

ABSTRACT

Apriana, Dina. 2011. The Development of Social Science Instructional Package For Fourth Graders of SDN 2 Sukamulia East Lombok. A Thesis, Graduate Program in Technology of Instruction Department, the University of Malang. Advisors (I) Dr. Sulton, M.Pd., (II) Dr. Anselmus JE. Toenlioe, M.Pd.

Keywords: Development, Instructional Package, Social Science for Elementary School, Dick & Carey Model.

The most initial activity of the instruction is catching the students' attention, so the next instruction may run well. The students' attention can be improved by giving stimulus for the needs of students learning. One of them can be done by offering verbal information material namely textbook.

The textbook is known as an instructional device that is mostly used as medium of instruction. The textbook is designed to serve the basic principles or aspects containing in the medium of instruction. At SDN 2 Sukamulia, the textbook becomes the most dominant medium used in the instructional process, so, the references for upgrading information with regard to the subject matter is very low. Another problem arises in the utilization of the textbook, the textbook has not met the feasibility aspect due to the theory, model, students' need and the improvement of the students' motivation. Therefore, the developer aims at developing a product of Social Science (IPS) instructional package for IV graders of Elementary School to solve the existing problem concerning the textbook at SDN 2 Sukamulia.

This effort aims at creating a good condition, so that the students can be optimally developed and the process of students' development can be effectively done. It is supported by the essence of instructional technology that the problem solving must be focused on the learners or any person who learns. The Technology of Instruction gives a priority to those who learn, meaning that any policy made to solve the instructional problems must be focused on the learners' need or any person who learns. One of the efforts in solving the instructional problems is truly supported by a variety of learning sources whether designed, selected or utilized in the learning.

Regarding the above problems, the developer considers the importance for reorganizing the social science material for the fourth graders of elementary school by designing, trying out and producing it in the form of complete instructional package. The product is expected beneficial as a learning source and able to improve the students' motivation in learning social science. The organization of IPS textbook material utilizes inquiry approach that aims at developing knowledge, comprehension and analytical ability of the students toward social condition occurred in the community. For Indonesian people, the existence of social science cannot be denied as a subject in the school due to any necessity of developing community to go to developed, just, civilized and prosperous community. The purpose of social science development is in line with the national goal of Indonesian people.

The development of IPS instructional package for the elementary school is strengthened by the previous study concerning the profile of IPS textbook and Message Design of IPS Textbook for Grades III, IV and V that stated that IPS textbooks in the elementary school have not met the standard that comply with the theory and model of textbook arrangement. Of any various development models, the developer employs Dick & Carey Model. This model is used with the reason that Dick & Carey Model utilizes systematic and complete procedures, so that it can be used to design, to try out and to produce the feasible instructional package.

Based on data analysis obtained from the try out result, the development product is qualified as good, but it needs to be revised. Meanwhile, the calculation using pair t test analysis, found that t calculation < t table, then Hα is accepted and Ho is declined. Thus, there is a significant distinction toward learning outcome after the students use the instructional package. In addition, based on passing criteria, the data of formative test showed that the students both individually and collectively have passed the learning. The minimum passing percentage for individual is 60% and 100% for the group. Meanwhile, the result of students' responses toward learning process known that the sample gave positive responses with average percentage of instructional package is in the amount of 89.5% toward learning process and it can be categorized as effective.

The conclusion of the field test done after going through expert analysis, individual and small group tests can be said that the textbook has fulfilled the students' need even though there are some matters to be revised. It is expected that IPS Textbook for IV graders is able to solve the problems concerning the instructional package development that comply with the theory and learning model, so it can generate a learning source that is proper with the students' characteristics, assist the students' learning and create such learning condition that may improve the students' motivation.