DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Improving the Reading Comprehension of the Second Year Students of MTs Nurul Islam Kota kediri through Think-Pair-Share Strategy. (Thesis)

Nasih Iwan Susanto

Abstrak


Susanto, N. I. 2011. Improving the Reading Comprehension of the Second Year Students of MTs Nurul Islam Kota kediri through Think-Pair-Share Strategy. Thesis, English Language Education, Graduate Program of State University Of Malang. Advisors: (1) Dr. Enny Irawati, M.Pd. (II) Drs. Fachrurrazy, M.A.,Ph.D

Key Words: reading comprehension, think-pair-share strategy.

Reading is considered as a complex skill, it requires not only the reading activity, but also ability to understand the content. Based on the researcher's observation in MTs Nurul Islam Kota Kediri, the students can hardly comprehend the reading text even in the simple text. This is because in comprehending the text, they must focus attention on many aspects such as identifying information, discriminating elements, interpreting complex ideas, inferring text, Synthesizing, and evaluating. These aspects can affect the students to master reading text. Consequently, the students find problems in comprehending the text. Sometimes in doing their task, they just answer questions using incomplete sentences or only guess the answers. To overcome these classroom problems, this Think-Pair-Share (TPS) strategy was applied to improve the students' reading comprehension in English as the research. The objective of the research is to describe how Think-Pair-Share strategy improves the students' reading comprehension.

The research employed a collaborative classroom action research design in which the researcher and the collaborative teacher worked together in preparing a suitable procedure of Think-Pair-Share strategy, designing the lesson plan, determining of the criteria of success, implementing the action, observing and doing reflections. The subjects of this research were 26 second-year students of MTs Nurul Islam Kota Kediri of the 2010/2011 academic year. This research was conducted in 2 cycles, in which Cycle 1 comprised three meetings and Cycle 2 comprised two meetings.

The data of this research were obtained through (1) observation sheet, to obtain information about teacher's and the students' activities and performance during the implementation of Think-Pair-Share strategy, (2) field notes, to note the data beyond the coverage of the observation sheet, (3) quiz, to identify whether the students had made progress in reading comprehension, and (4) questionnaire, to get information from the students whether the strategy applied could lead the students to be actively involved during the teaching and learning process.

The findings showed that the best procedures of implementing the Think-Pair-Share strategy in teaching-learning of reading comprehension were divided into three phases. The first phase was pre- activities; (1) showing pictures to the students and asking some oral questions related to the pictures, (2) asking the students to predict the topic that will be discussed, (3) asking the students to mention words that might be used in the text and writing the words predicted on the board. The second phases was whilst- activities; (1) asking the students to read the text silently, (2) giving a model on how to read the text and asking the students to repeat and underline the difficult words, (3) clarifying the meaning of difficult words, (4) explaining the content of the text, (5) giving time to students for asking something that they still don't understand, (6) asking the students to answer yes-no questions orally, (7) explaining the steps and activities the students will do in this reading class, (8) asking the students to answer comprehension questions individually and circulating and providing assistance if needed, (9) assigning the students to sit in pairs, (10) asking the pairs to discuss of the comprehension questions and encouraging the students to help each other, monitoring and providing assistance if necessary, (11) asking the pairs to report their answer. The third phase was post -activities; (1) rechecking the students' answers, (2) writing down the right answers on the board, and (3) making conclusions of the topic and closing the class.

The research showed that the implementation of Think-Pair-Share strategy in the teaching-learning of reading comprehension is effective in improving the students' comprehension skill. It could improve the students' ability and achievement in reading comprehension. Moreover, students were actively involved in the class using Think-Pair-Share strategy in terms of sharing ideas, asking and answering questions. In addition, the students' participation, perception, and motivation toward the implementation of Think-Pair-Share strategy were positive.

It is suggested that teachers use Think-Pair-Share strategy as one alternative in the teaching of reading comprehension in the classroom and other English instructions. The findings showed that the implementation of Think-Pair-Share strategy that had been proven to improve the students' reading comprehension as well as enhancing students' participation in terms of sharing ideas, discussing and reporting the answer was closely related to the role of the teacher. It is also recommended for future researchers who are interested in the same field conduct further research at the same or other level of students.

 

ABSTRAK

Susanto, N. I. 2011. Meningkatkan Membaca Pemahaman Siswa Kelas Dua MTs Nurul Islam Kota Kediri dengan menggunakan Strategi Berpikir Berpasangan Berbagi. Tesis, Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Enny Irawati, M.Pd. (II) Drs. Fachrurrazy, M.A.,Ph.D

Key Words: membaca pemahaman, strategy berpikir berpasangan berbagi.

Membaca di pandang sebagai kemampuan yang komplek. Ia tidak hanya membutuhkan kegiatan membaca, tetapi juga memahami isinya. Berdasrkan pengamatan peneliti di MTs Nurul Islam Kota Kediri, para siswa merasa sulit untuk memahami teks bacaan, bahkan yang paling sederhana sekalipun. Hal ini dikarenakan dalam memahami teks, mereka harus memusatkan perhatian pada banyak aspek seperti mengenali informasi, membedakan unsur bacaan, menafsirkan gagasan yang rumit, menyimpulkan teks, menyatukan, dan mengevaluasi. Aspek-aspek ini dapat mempengaruhi siswa untuk menguasai teks bacaan. konsekuensinya, para siswa menemui masalah dalam memahami teks. Kadang-kadang didalam mengerjakan tugas, mereka hanya menjawab pertanyaan dengan menggunakan kalimat yang tidak lengkap, atau hanya menebak jawaban. Untuk mengatasi masalah kelas ini, strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi ini diterapkan untuk meningkatkan membaca pemahaman di dalam bahasa inggris sebagai penelitian.tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi ini meningkatkan membaca pemahaman siswa.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yaitu kolaborasi antara peniliti dengan guru untuk berkerjasama untuk mengembangkan prosedur strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi yang sesuai, membuat rencana pengajaran, menentukan kreteria kesuksesan belajar, melakukan tindakan, mengamati dan melakukan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa kelas dua MTs Nurul Islam Kota Kediri tahun ajaran 2010-2011. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimana siklus pertama terdiri atas tiga kali pertemuan dan siklus kedua terdiri atas dua siklus.

Data dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil (1) lembar observasi, untuk memperoleh informasi tentang kegiatan dan penampilan guru dan siswa selama pelaksanaan strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi, (2) Catatan lapangan digunakan untuk mencatat data yang tidak terdapat pada lembar observasi, (3) Kuis membaca pemahaman digunakan untuk mengidentifikasikan apakah siswa sudah memperoleh kemajuan dalam membaca pemahaman dan (4) kuesiner digunakan untuk memperoleh informasi dari siswa apakah strategi yang diterapkan dapat mengarahkan murid untuk secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran.

 Hasil penelitian menunjukkan bahwa langhah-langkah dalam melaksanakan stategi Berpikir-Berpasanagn-Berbagi dalam pengajaran membaca pemahaman terdiri atas tiga langkah. Langkah pertama adalah kegiatan awal, yaitu (1) menunjukkan gambar kepada siswa dan memberikan beberapa pertanyaan lisan yang berhubungan dengan gambar, (2) menyuruh siswa memprediksi topic yang akan dipelajari, (3) meminta siswa menyebutkan kata-kata yang mungkin digunakan dalam tek dan menuliskan kata-kata yang telah diprediksi di papan tulis. Langkah ke dua adalah kegiatan initi, yaitu (1) menyuruh siswa membaca tek dalam hati, (2) memberikan contoh bagaimana cara membaca tek yang benar dan meminta siswa untuk mengikuti dan menggaris-bawahi kata-kata yang sulit, (3) menjelaskan arti dari kata-kata sulit, (4) menjelaskan isi dari tek, (5) memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, (6), menyuruh siswa untuk menjawab pertanyaan (ya-tidak) secara lisan, (7) menjelaskan langkah-langkah dan kegiatan yang akan siswa lakukan dalam kelas membaca, (8) menyuruh siswa untuk menjawab sendiri pertanyaan pemahaman dan memberikan bantuan apabila diperlukan, (9) menyuruh siswa berpasangan, (10) menyuruh setiap pasangan untuk mendiskusikan pertanyaan dan memberikan semangat kepada siswa untuk membantu pasangannya, memonitor dan memberikan bantuan jika diperlukan, (11) menyuruh setiap pasangan untuk berbagi jawaban secara bergiliran. Langkah ke tiga adalah kegiatan akhir, yaitu (1) memeriksa kembali jawaban siswa, (2) menulis jawaban yang benar di papan tulis dan (3) membuat kesimpulan dan menutup pelajaran.

Penelitian ini menunjukkan bahawa pelaksanaan strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi dalam pembelajaran membaca pemahaman adalah efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Ia mampu meningkatkan kemampuan dan pencapaian siswa dalam membaca pemahaman. Lebih lanjut, siswa terlihat aktif dalam berbagi pendapat, bertanya dan menjawab pertanyaan selama pembelajaran dengan menggunakan strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi. Sebagai tambahan, keikutsertaan, tanggapan, dan motivasi siswa terhadap implementasi strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi ini sangat positif.

Disarankan kepada para guru untuk menggunakan strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi sebagai salah satu strategi alternatif dalam pengajaran membaca pemahaman di dalam kelas dan pelajaran bahasa Inggris lainnya. Penemuan-penemuan didalam penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi dari strategi Berpikir-Berpasangan-Berbagi telah terbukti meningkatkan membaca pemahaman siswa sekaligus menaikan partisipasi siswa dalam berbagi pendapat, berdiskusi dan mengutarakan jawaban yang terkait erat dengan peran guru. Peneliti masa depan yang tertarik di bidang yang sama juga dianjurkan untuk mengadakan penelitian lebih jauh dari strategi ini kepada siswa di tingkat yang sama maupun di tingkat yang berbeda.