DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Supplementary Writing Materials for The Seventh-Grade RSBI Students At SMPN 1 Bondowoso. (Thesis)

Lilies Suryaningsih

Abstrak


Suryaningsih, Lilies. 2011. Supplementary Writing Materials for The Seventh-Grade RSBI Students At SMPN 1 Bondowoso. Thesis, Graduate Program in English Language Education Department, State University of Malang. Advisors: (I) A. Effendi Kadarisman, M.A., Ph.D., (II). Prof. Dr. Nur Mukminaten, M.Pd.

 

Key Words: Supplementary materials, writing ability, functional text

The objective of the study is to develop supplementary writing materials for the seventh-grade RSBI students of junior high school. It based on the finding taken from the students' needs of the seventh-grade RSBI students at SMPN 1 Bondowoso, it is found that the problem faced by the students is the low ability to write in English. Moreover, the writing materials in the existing book used by the school are too limited in scope to enable them to write. Therefore, this study was conducted for the purpose of developing the supplementary materials for writing. The design of the development is research and development with the adaptation of the development proposed by Dick and Carey (2001) and Sugiyono (2008), resulting in a new procedure using 6 steps. They were (1) doing needs analysis, (2) stating instructional goals, (3) developing instructional materials, (4) doing expert validation, (5) try-out, and (6) writing the final product. In the expert validation and try-out, checklists and field notes were used as the instrument to record the feedback for revision.

            The developed materials which consist of five units contain the standard competence and basic competence taken from the standard of content in the kurikulum SMP-SBI (2007). The arrangement of the instructional materials is adapted from the stages of teaching-learning cycle by Feez in Hyland (2003:138) covering building knowledge of the Field (BKOF), modeling of the text (MOT), join construction of the text (JCOT), and independent construction of the text (ICOT) to suit the needs of the individual learners. The developed materials were then evaluated by two experts. The evaluation showed that besides the good points, there were still a number of weak points. The weak ones were revised according to the feedback and suggestions from the experts. In the try out, it was obvious that the students were very active in following the whole process of teaching and learning. Based on the feedback from the students in the try-out, they suggested simplifying the exercise in unit 3-point "F" and "G". After some revisions from the feedback and suggestions from the expert validation and try-out, the final product was completed.

            Based on the result of the research, several suggestions are offered as the following. The first suggestion deals with how to make use of the product. The suggestions are directed to the English teachers to pay attention to the allocation of time in which one topic is assigned in two meetings. Teaching writing cycles that begin with BKOF, MOT, JCOT, and ICT might spend much time if the teacher could not manage the time well. The suggestion is also directed to the students who will use this product. They should pay attention to the checklist in the assessment, especially while they have to respond to the checklist containing the aspects of the evaluation because this is actually the core of the activity to improve the writing ability. It can be helpful to revise the writing composition as their own final product. The second suggestion deals with how to socialize the product. The students' awareness of the importance of the materials should be built. This can be done at the beginning of the course in which the students are required to have the writing supplementary materials for the classroom use. Socialization can also be made to the institution for getting permission for using it in the classroom. The third suggestion deals with the possibility to improve the product. In the case that there might be different opinion in determining the criteria in the checklist of assessment, the discussion among the English teachers can be held to get more feedback to improve the quality of the materials.

 

ABSTRAK

 

Suryaningsih, Lilies. 2011. Materi Menulis Tambahan Untuk Kelas Tujuh RSBI di SMPN 1 Bondowoso. Tesis. Program Pasca Sarjana, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) A. Effendi Kadarisman, M.A., Ph.D., (2). Prof. Dr. Nur Mukminaten, M.Pd.

 

Key Words: Materi tambahan, kemampuan menulis, teks fungsional.

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun materi tambahan writing untuk kelas 7 SMP RSBI. Buku materi tambahan ini dibuat berdasarkan temuan dalam penelitian awal yang mengacu pada kebutuhan siswa kelas 7 RSBI di SMPN 1 Bondowoso. Diketahui bahwa kemampuan menulis dalam bahasa Inggris siswa masih sangat rendah. Selain itu, materi writing yang ada dalam buku paket yang digunakan sekolah saat ini sangat sedikit dibandingkan dengan waktu yang tersedia yaitu tiga puluh jam pelajaran per semester. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan materi writing sebagai bahan ajar tambahan. Desain yang digunakan dalam penyusunan materi tambahan ini adalah penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari buku

Dick and Carey (2001) dan Sugiyono (2008). Beberapa prosedur yang digunakan dalam pengembangan materi tambahan ini adalah (1) analisa kebutuhan, (2) penentuan tujuan instruksional, (3) pengembangan materi, (4) validasi pakar, (5) uji-coba, dan (6) produk akhir. Ceklis dan catatan dari lapangan uji coba adalah alat untuk merekam data sebagai masukan untuk melakukan perbaikan produk akhir.

            Pengembangan materi yang terdiri dari lima unit mengacu pada standar kompetensi dan kompetensi dasar yang diambil dari kurikulum SMP-SBI (2007). Penyusunan materi diadaptasi dari buku Feez dalam Hyland (2003) yang menekankan pada proses pengajaran writing yang terdiri dari menggali pengetahuan tentang materi yang akan di sajikan (BKOF), member contoh jenis teks (MOT), membangun kerjasama dalam mengenali materi (JCOT), dan kemampuan menulis mandiri (ICOT). Materi yang sudah dibuat kemudian di evaluasi oleh dua orang pakar. Dari evaluasi tersebut ditemukan bahwa selain hal- hal yang sudah baik, banyak juga kekurangan di dalam materi tersebut. Kekurangan yang ada dalam materi tersebut kemudian direvisi berdasarkan masukan dan saran dari pakar-pakar tersebut. Dalam uji-coba diketahui siswa sangat aktif mengikuti pelajaran di dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Meskipun begitu, siswa memberikan saran agar materi dalam unit 3 poin "F" dan "G" agar lebih disederhanakan. Produk akhir kemudian dibuat berdasarkan masukan dan saran dari pakar dan siswa dalam uji-coba.

Berdasarkan hasil dari penelitian dalam lapangan uji-coba diperoleh beberapa saran. Saran pertama berhubungan dengan bagaimana menggunakan materi tambahan ini. Saran pertama ini ditujukan kepada para guru bahasa Inggris adalah agar memperhatikan alokasi waktu yang digunakan untuk membahas satu unit diperlukan dua kali pertemuan. Mengajarkan writing dengan tahapan BKOF, MOT, JCOT, dan ICOT mungkin akan menghabiskan banyak waktu jika guru pengajar tidak bias mengatur waktu dengan baik. Saran juga ditujukan kepada siswa yang akan memakai produk ini harus memperhatikan ceklis yang ada dalam penilaian, terutama ketika mereka harus merespon aspek-aspek yang harus di evaluasi dalam menulis karena halni adalah inti untuk memperbaiki kemampuan menulis. Hal tersebut sangat berguna untuk memperbaiki susunan karangan dalam menulis produk akhir mereka. Saran kedua berhubungan dengan bagaimana mensosialisasikan produk ini. Kepedulian siswa terhadap pentingnya materi tambahan ini juga harus dibangun. Hal ini dapat dilakukan pada awal tahun pelajaran yang menekankan bahwa siwa harus memiliki bahan ajar tambahan writing untuk digunakan dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Sosialisasi dapat juga dilakukan kepada instansi dengan meminta izin untuk menggunakannya dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Saran ketiga berhubungan dengan kemungkinan meningkatkan kualitas produk. Dengan mempertimbangkan kemungkinan adanya perbedaan pendapat dalam menentukan criteria ceklis yang ada dalam penilaian, diskusi diantara guru-guru bahasa Inggris dapat di lakukan dengan tujuan untuk mendapatkan masukan-masukan guna meningkatkan kualitas dari materi ini.