DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Hasil Belajar Siswa Kelas 4 yang diajar dengan Strategi Pembelajaran Kontekstual dan Konvensional dengan Gaya Kognitif Berbeda. (Disertasi)

I Made Suardana

Abstrak


Suardana, I Made. 2010. Perbandingan Hasil Belajar Siswa Kelas 4 yang diajar dengan Strategi Pembelajaran Kontekstual dan Konvensional dengan Gaya Kognitif Berbeda. Disertasi, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Wayan Ardhana, M.A; (II) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd, dan (III) Prof. Dr. H. M. Dimyati.

 

Kata kunci: pembelajaran kontekstual, pembelajaran konvensional, gaya kognitif, hasil belajar

Dalam pembelajaran di sekolah dasar, banyak guru yang mengalami kesulitan ketika memilih dan menggunakan strategi pembelajaran, termasuk guru-guru yang telah memiliki pengalaman mengajar. Guru cenderung mengajar dengan menggunakan strategi pembelajaran konvensional atau strategi pembelajaran yang berpusat pada guru. Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat siswa secara alami mengalami perubahan cara belajar sehingga membutuhkan guru yang selalu mampu melakukan pembaharuan dalam memilih dan menggunakan strategi pembelajaran, dengan harapan kualitas proses siswa mengkonstruksi pengetahuan dan hasil pembelajaran juga lebih baik.

Proses konstruksi pengetahuan dan penyadaran tanggung jawab siswa tentang proses belajar, merupakan fokus utama dari pengajaran IPA. Siswa berperan sebagai agen yang aktif dalam mencari, memproses informasi, meningkatkan kemampuan mengontrol dan mengatur aktivitas belajar sesuai gaya kognitif mereka masing-masing. Beberapa contoh pembelajaran inovatif yang bisa dipilih oleh guru, misalnya: examples non examples, picture and picture, numbered heads together, cooperative script, numbered heads structure, student teams achievement divisions, problem-based instruction, snowball throwing dan contextual teaching learning (CTL). Satu diantaranya adalah strategi pembelajaran kontekstual yang perlu diuji keefektifannya. Strategi pembelajaran kontekstual menggunakan prinsip-prinsip belajar yang berorientasi pada dunia nyata sesuai dengan perkembangan siswa SD. Selain itu, guru juga mengajarkan cara belajar. Sebagai pembanding keefektifan strategi pembelajaran kontekstual digunakan strategi pembelajaran konvensional sebagai strategi yang masih banyak digunakan oleh para guru sekolah dasar di kota Malang.

Untuk menguji keefektifan strategi pembelajaran kontekstual dan konvensional tersebut telah dilakukan penyusunan perangkat pembelajaran IPA kelas 4 semester 2 yang dilanjutkan dengan eksperimen yang dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas. Fokus dari penelitian ini adalah bagaimana perbedaan hasil belajar siswa kelas 4 yang diajar dengan strategi pembelajaran kontekstual dan konvensional dengan gaya kognitf berbeda.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh interaksi dari variabel-variabel perlakuan yaitu strategi pembelajaran kontekstual sebagai variabel bebas yang dikontrol dan strategi pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas yang mengontrol, hasil belajar sebagai variabel tergantung dan gaya kognitif sebagai variabel moderator terhadap hasil belajar merupakan tingkat kemampuan penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran seperti menginformasikan secara verbal, keterampilan intelektual dan strategi kognitif dengan mengunakan alat tes uraian pada mata pelajaran IPA kelas 4 SDN Polehan 3 kota Malang.

Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Desain yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas 4 sekolah dasar semester dua yang terdiri dari 15 SD atau 30 kelas yang berada di Kecamatan Blimbing kota Malang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 4A yang berjumlah 40 orang dan kelas 4B berjumlah 39 orang, sehingga jumlah 79 subjek di SDN Polehan 3, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pemilihan sampel sekolah dilakukan dengan menggunakan teknik sampel acak. Data yang dikumpulkan kemudian diolah secara statistik inferensial menggunakan teknik analisis varian (anava) faktorial 2x2.

Setelah dianalisis melalui statistik deskriptif, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan, (lebih baik) hasil belajar mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang diberi perlakuan menggunakan strategi pembelajaran kontekstual (rerata (72,22) dan kelompok siswa yang diberi perlakuan menggunakan strategi pembelajaran konvensional(rerata 53, 56), (2) ada perbedaan, (lebih baik) hasil belajar mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif Field Independence (66,93) dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependence (60,61), (3) nilai taraf signifikansi interaksi strategi pembelajaran dan gaya kognitif 0,160 (>0,05) berarti tidak ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA pada siswa semester dua kelas 4 SDN Polehan 3 kota Malang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada Bapak /Ibu guru kelas 4 yang mengajar IPA pada semester dua dengan materi pokok seperti pada penelitian ini untuk mencoba menggunakan strategi pembelajaran kontekstual. Sebab telah terbukti bahwa strategi pembelajaran kontekstual memang lebih unggul dibandingan dengan strategi pembelajaran konvensional. Gaya kognitif siswa harus diperhatikan oleh guru, karena berkaitan dengan proses belajar dan retensi materi baru, seperti: mengingat, mengoperasikan, menyimpan, memproses, memikirkan, dan memecahkan masalah; meskipun dalam temuan penelitian ini gaya konitif merupakan faktor yang tidak ada interaksi atau pengaruh terhadap strategi pembelajaran dan hasil belajar. Dengan demikian sangat mungkin dapat memenuhi kebutuhan siswa dan masyarakat modern saat ini dan beberapa tahun ke depan. Tetapi tidak menutup kemungkinan selalu dapat diversifikasi sesuai dengan karakteristik siswa sebagai subjek belajar dan lingkungan nyata sebagai sumber belajar yang sangat berarti bagi siswa untuk dapat mengembangkan motivasi, kemampuan awal, gaya kognitif, emosional, intelegensi, bakat, minat dan potensi lainnya secara normal.

 

ABSTRACT

 

Suardana, I Made Suardana. 2010. The Comparison of Grade 4 Students'Learning Achievement Using Contextual Learning Strategy and Conventional with Different Cognitive Style. Dissertation, Learning Technology Study Program, Graduate Program, Malang State University. Advisors: (1) Prof. Dr. Wayan Ardhana, M.A; (II) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M. Pd, and (III) Prof. Dr. H. M. Dimyati.

 

Keywords: contextual learning, conventional learning, cognitif style, learning result

In elementary school learning, many teachers have problems in selecting and using learning strategies, including teacher who have experience in teaching process. Teachers tend to teach using conventional learning strategy or teacher centered learning strategy. Modern technology changes students' learning technique naturally, they require teachers who can renewal in selecting and using learning strategies, in order to make students' constructing knowledge processes and learning results better.

Knowledge contruction process and responsibility awareness of students learning process are main focus of teaching science. Students act as active agents in finding, processing information, increasing the ability to control and manage learning activities based on their cognitive styles respectively.

Same examples of innovative learning which can be selected by teachers, for examples: non-examples examples, picture and picture, numbered heads together, cooperative script, numbered heads structure, student teams achievement divisions, problem-based instruction, snowball throwing and contextual teaching learning (CTL). One of them is contextual learning strategy which needs to be tested for the efectiveness. Contextual learning strategy uses study principles which are oriented in the real world based on the elementary students' development. In addition, teachers also tell how to learn. As comparative effectiveness of contextual learning strategy, it uses convensional learning strategy as a strategy which is widely used by elementary school teachers in the city of Malang.

For testing the effectiveness of contextual learning and convensional strategy had been arranged IPA learning materials og grade 4 in second semesters which was continued by experiments in the classroom and outside the classroom. This research focused on how the comparation of grade 4 students' learning results of using contextual learning strategy and conventional with different cognitive style is.

This study purpose was to determine the influences of the interaction of the variables treatment which are contextual learning strategy as an independent variable that is controlled and conventional learning strategy as independent variable that controls, the learning results as the dependent variable and cognitive style as a moderator variable toward the learning results were the level of mastery students to learn materials such as informed vebally, intellectual skills and cognitive strategy used test kits for IPA stuidy subject in grade 4 SDN Polehan 3 Malang.

The study was a quasi-experimental research. The design was nonequivalent control group design. Subject were grade 4belementary school students in second semester which consisted of 15 SD or 30 classes in Blimbing district of Malang. Samples were 40 students of $A class and 39 students of 4B class, so the total was 79 subjects in SDN Polehan 3, Blimbing, Malang. The school sample was chosen using random sampling techniques. Data were collected and processed using inferential statistic with variance analysis technique (anava) of factorial 2x2.

After they were analyzed through descriptive statistic, the study results indicated that (1) there were differences of the IPA learning results between groups of students which were treated using contextual learning strategies (mean 72.22) (better) and student groups which were treated using conventional learning strategies (mean 53, 56), (2) there were differences of the IPA learning results between student groups which had cognitive style Field Independence (66.93) and student groups which had cognitive style Field Dependence (60.61), (3) the significant level of interaction of learning strategies and cognitive styles (0.160 > 0.05) meant no interaction between learning strategies and cognitive style on learning results of IPA study subject in second semester of grade 4 of SDN Polehan 3 Malang.

Based on the study results, there were some sugestions for Mr/Ms grade 4 IPA teachers in second semester with the same subject matter to attempt to use contextual teaching and learning strategy. E, it was better than conventional learning strategy. Students' cognitive style had to be considered by the teachers as it related to the process of learning and retention of new material, such as: remembering, operate, store, process, think, and solve problems; although the findingy, cognitive style was a factor with no interaction on learning strategies and the learning results. So, those studens and modern society also the next. But it is possible always to diversify according to the characteristics of students as subjects of learning and the realenvironment as a learning resource which is very meaningful for students to develop motivation, initial capability, cognitive style, emotional intelligence, talent, interest and other potential normally.