DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Kualifikasi Kepala Sekolah, Intensitas Pendidikan dan Pelatihan, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja dengan Kompetensi Kepala Sekolah Dasar Negeri Di Kota Makasar. (Disertasi)

Ratmawati T. Ratmawati T.

Abstrak


Ratmawati T. 2010. Hubungan Kualifikasi Kepala Sekolah, Intensitas Pendidikan dan Pelatihan, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja dengan Kompetensi Kepala Sekolah Dasar Negeri Di Kota Makasar. Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd, (II) Prof. H. Ahmad Sonhadji KH., M.A., Ph.D., (III) Prof. Dr. H. Hendyat Soetopo, M.Pd

 

Kata kunci: kualifikasi kepala sekolah, intensitas pendidikan dan pelatihan, lingku-ngan kerja, motivasi kerja, dan kompetensi kepala sekolah.

Maju tidaknya sekolah akan sangat ditentukan oleh kemampuan kepala sekolah dalam mengelola dan mengatur potensi sekolah. Untuk memainkan peranan kepala sekolah sebagai pemimpin di sekolah dan untuk mewujudkan suatu prestasi yang lebih baik dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas mutu pendidikan di sekolah maka kepala sekolah seharusnya memiliki potensi-potensi dalam berbagai aspek yang terkait dengan tugas dan fungsinya sebagai kepala sekolah. Kemajuan dan perkembangan suatu sekolah sangat ditentukan oleh atensi dan kompetensi yang dimiliki oleh kepala sekolah, sehingga kiprah kepala sekolah di dalam menjalankan visi, misi dan strategi sekolah dapat terwujud. Ada beberapa usaha yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kompetensi kepala sekolah termasuk diantaranya adalah pendidikan, pengalaman, pelatihan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: kualifikasi kepala sekolah, intensitas pendidikan dan pelatihan, lingkungan kerja, motivasi kerja dan kompetensi kepala sekolah SDN di Kota Makassar. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hubungan masing-masing variabel, baik hubungan secara langsung maupun hubungan tidak langsung.

Populasi penelitian ini adalah 367 orang kepala sekolah SDN di Kota Makassar. Dengan menggunakan tabel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michel untuk taraf kepercayaan 1% diperoleh jumlah sampelnya 239 orang. Penetapan besaran sampel tiap sub-populasi menggunakan teknik proportional random sampling dan pengambilan individu menjadi anggota sampel digunakan teknik undian. Pengumpulan data digunakan kuesioner model skala poin lima pilihan. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik multivariat SEM dengan bantuan program software Amos (2005).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi kualifikasi kepala sekolah berada pada kategori sangat tinggi; intensitas pendidikan dan pelatihan pada kategori tinggi; lingkungan kerja pada kategori sangat baik; motivasi kerja pada kategori sangat tinggi; dan kompetensi kepala sekolah berada pada kategori tinggi. (2) ada hubungan yang signifikan antara kualifikasi kepala sekolah, intensitas pendidikan dan pelatihan, lingkungan kerja dan motivasi kerja dengan kompetensi kepala sekolah. (3) tidak ada hubungan yang signifikan secara langsung antara intensitas pendidikan dan pelatihan dengan motivasi kerja; (4) ada hubungan yang signifikan secara langsung antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja; (5) ada hubungan yang signifikan secara langsung antara kualifikasi kepala sekolah dengan kompetensi kepala sekolah; (6) ada hubungan yang signifikan secara langsung antara intensitas pendidikan dan pelatihan dengan kompetensi kepala sekolah; (7) tidak ada hubungan yang signifikan secara langsung antara lingkungan kerja dengan kompetensi kepala sekolah; (8) ada hubungan yang signifikan secara langsung antara motivasi kerja dengan kompetensi kepala sekolah; (9) ada hubungan yang signifikan secara tidak langsung antara lingkungan kerja dengan kompetensi kepala sekolah melalui motivasi kerja.

Saran penelitian kepada: (1) Kementerian Pendidikan Nasional agar hasil temuan penelitian dapat; menyusun standar penilaian kinerja kepala sekolah, beasiswa pendidikan, pendidikan karakter, merumuskan kebijakan tentang standar lingkungan kerja sekolah dan memasukkan dimensi kompetensi pedagogik pada Permen diknas No. 13 tahun 2007. (2) Pemerintah Daerah dan KPN Kota Makassar agar temuan penelitian ini dapat; melakukan evaluasi kinerja kepala sekolah pada standar kompetensi kepala sekolah, membuat komitmen dalam bentuk evaluasi kinerja kepala sekolah, melakukan pemilihan kepala sekolah berprestasi secara berkala, merumuskan kebijakan untuk perbaikan mutu lingkungan kerja sekolah dan mengadakan sosialisi pelatihan penjenjangan/diklatpim khususnya bagi kepala SDN di Kota Makassar. (3) lembaga pendidikan dan pengembangan profesional kepala sekolah, agar temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar assesment analisis kebutuhan terhadap kompetensi kepala sekolah, menyusun kurikulum pelatihan karakter kekepalasekolahan, melakukan follow up pasca. (4) Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, agar temuan ini memberikan gambaran kompetensi kepala sekolah di Kota Makassar dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kompetensi kepala sekolah, menyusun kurikulum dengan mempertimbangkan ukuran kinerja kepala sekolah dan karakter kekepalasekolahan dapat dijadikan sebagai bahan ajar khususnya pada jurusan manajemen pendidikan/admninistrasi pendidikan dan membuka jurusan khusus untuk kepala sekolah bagi calon kepala sekolah. (5) kepada kepala sekolah dasar negeri di Kota Makassar agar hasil penelitian ini dapat; dijadikan masukan sebagai gambaran kompetensi yang dimilikinya yang dipersepsikan oleh guru-guru mereka, dimensi komptensi kepala sekolah dipajang di ruang kerja kepala sekolah dan memperbaiki lingkungan kerja sekolah. (6) teoretisi manajemen pendidikan pada khususnya, agar temuan penelitian ini dijadikan masukan dalam pengembangan teori-teori ilmu manajemen pendidikan. Dan (7) para peneliti lain yang menaruh minat kuat untuk meneliti tentang kompetensi kepala sekolah, agar temuan hasil penelitian ini dapat dijadikan salah satu rujukan dalam mencari dan atau menelusuri variabel-variabel lainnya di luar variabel yang diteliti dalam disertasi ini agar dapat menambah wawasan bagi peneliti-peneliti berikutnya.

 

ABSTRACT

 

Ratmawati, T. 2010. The Relationship between Principals Qualification, Education and Training Intencity, Work Environment, and Work Motivation with Principals' Competences among Elementary School in Makasar City. Department of Educational Management, Post-graduate Program, State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd, (II) Prof. H. Ahmad Sonhadji, KH., M.A., Ph.D., (III) Prof. Dr. H. Hendyat Soetopo, M.Pd

 

Key words: principals qualification, education and training intencity, work environ- ment, work motivation and principals competences.

The progres or decline of a school will quite depend on the principal's competence in managing and working on its potensial. To play the principal role as the school leader and to realized a better achievement to increase the quality of education at school, the principals should have potenstials in various aspects related to his duty and function as prinsipal. The progress and development of a school is quite determined by the principal's attention and copentences so that his role in carrying out the school vision, mission, and strategy is realized. Some efforts can be done in increasing principal's competences including education, experience, education and training, work emvironment, and work motivation.

This research aimes at describing: the qualification, education and training intensity, work endvironment, work motivation and competence of principals of state elementary schools in Makassar. Besides, it also aims at knowing the direct and indirect relationship among the variables.

The populetion of the research are 367 principals of state elementary schools in Makassar. Using the table developed by Isaac and Michael for 1% trust level, the sample is 236. The decition of the sample size for each sub population use proportional random sampling while the recruitment of individuals to be the sample member use drawing lots technique. The data collection use questionnaires of scala model with five-option point. Descriptive and multivariate SEM (Structural Equation Models) statistics with Software Amos Program 2005 are used to analyze the data.

 The finding of the research show that (1) condition of principals' qualification is in a very high category; education and training intensity is in high category; work environment is in the very high category; work motivation is in the very high category; and the competences of the principals are in high category. (2) there is significant relationship between principals qualification, education and training intesnity, work environment, and work motivation with principals competences; (3) there is no a direct significant relationship education and between training intensity and work motivation; (4) there is a direct significant relationship between work environment and work motivation; (5) there is a direct significant relationship between principals qualification and principals competences; (6) there is a direct significant relationship between education and traning intensity and principals competences; (7) there is no a direct significant relationship between work environment and principals competences; (8) there is direct significant relationship between work motivation and principals competences; (9) there is indirect significant relationship between work environment and principals competences through work motivation.

            The research suggests to: (1) the Department of National Education that results of the research would be able to be used to establish working evaluation standard for the principals, considering the educational level of the principals through educational scholarship, education of character for the principals, formulating policy and considering to include dimension of pedagogical on the Ministerial Regulation of the National Education No. 13 in 2007. (2) local Government and MNE in Makassar should apply findings of the research to evaluating the principals' performance, to the competence standard of the principals as stated on the Ministerial Regulation of the National Education No. 13 in 2007, making commitment in the form of evaluation on the principals' performance, selecting the principals who have achievement or be the example in every year, formulating policy to improve working quality of the schools and socializing rank-training to the principals particularly the State Elementary Schools' principals in Makassar. (3) the educational institution and professional development of the principals is expected to apply this findings as inputs, which can be used as basic of analysis assessment for the principals competence, establishing curriculum of character training for all principals through follow up post-training and education program in order to measure outcomes of the training and educational implementation. (4) educational Institution for Teachers, findings of the research is expected to be able to describe the principals' competence in Makassar and other factors, which could influence the principals' competence, establishing educational curriculum in Educational Institution for Teachers that should consider assessment of the principals' performance and characters, which can be applied as teaching material, particularly on educational management/educational administration and open specific department of principals for the principal's candidate. (5) principals of the state elementary school in Makassar, it is expected that findings of the research can be used to be inputs as description of their competencies that have been responded by their subordinates, the teachers, and find out as well as comprehend the Ministerial Regulation of the National Education No. 13 in 2007 and if necessary, the principals' competence on every dimension can be displayed in the principal's room. (6) particularly for educational management theorists, findings of the research are expected to be inputs in developing theories of educational management. And (7) other researchers who are interested in examining the principals' competence, findings of the research are expected to be references in looking for and/or investigating other variables beyond variables in research, therefore findings of the research will be able to increase perspective of the next researchers.