DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesesuaian Sarana Prasarana, Kompetensi Guru, Manajemen, dan Proses Praktikum Prodi Keahlian Teknik Otomotif Ditinjau Dari Standar Pada Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 di SMK Sekota Bontang. (Tesis)

Amrozi Amrozi

Abstrak


Amrozi. 2010. Kesesuaian Sarana Prasarana, Kompetensi Guru, Manajemen, dan Proses Praktikum Prodi Keahlian Teknik Otomotif Ditinjau Dari Standar Pada Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 di SMK Sekota Bontang. Tesis, Program Studi Pendidikan Kejuruan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Amat Mukhadis, M.Pd, Dosen Pembimbing II: Dr. Syarief Suhartadi, M.Pd

 

Kata kunci: kesesuaian, standar pendidikan, SMK, sarana-prasarana, kompetensi guru, manajemen, dan proses praktikum.

Ketercapaian tujuan pendidikan dan proses pembelajaran ditunjukkan melalui terwujudnya transparasi dan akuntabilitas publik dalam penyelenggaraan sistem pendidikan nasional. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan memuat kriteria minimal tentang komponen pendidikan yang memungkinkan untuk mengembangkan pendidikan secara optimal sesuai dengan karakteristik dan kekhasan programnya.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bontang dituntut untuk meningkatkan keterampilan yang diberikan kepada para siswanya. Berbagai upaya dilakukan salah satunya pada Prodi Keahlian Teknik Otomotif, mulai dari sarana prasarana, kompetensi guru, manajemen, dan proses praktikum terus dikembangkan dan ditingkatkan. Apakah peningkatan yang dilakukan sesuai dengan standar Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005? Hal inilah yang menjadikan penelitian ini dilakukan, sehingga tujuan penelitian ini untuk mengungkap dan memerikan kesesuaian sarana prasarana praktikum, kompetensi guru, manajemen, dan proses praktikum Prodi Keahlian Teknik Otomotif ditinjau dari standar Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 di SMK sekota Bontang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan subjek penelitian guru dan laboran Prodi Keahlian Teknik Otomotif di SMK Kota Bontang yang berjumlah 18 guru dan laboran untuk SMK Negeri dan 18 guru dan laboran untuk SMK Swasta di Kota Bontang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang didukung dengan pedoman wawancara dan dokumentasi yang berupa foto penelitian, dimana untuk instrumen lembar observasi diuji coba dengan hasil 100% dinyatakan valid dan reliabilitas menunjukkan 0,965 untuk variabel sarana prasarana, 0,972 untuk variabel kompetensi guru, 0,972 untuk variabel manajemen, dan 0,970 untuk variabel proses praktikum. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik deskriptif dengan menggunakan formula persentase.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kesesuaian sarana prasarana praktik Prodi Keahlian Teknik Otomotif SMK sekota Bontang telah sesuai yang ditunjukkan oleh rerata 159,66 dan deviasi standar 47,91 di SMK Negeri sebagian besar (77,50%) sesuai, sedangkan untuk SMK Swasta sebagian besar (67,69%) sesuai dengan rerata 142,83 dan deviasi standar 35; (2) kesesuaian kompetensi guru Prodi Keahlian Teknik Otomotif SMK sekota Bontang sangat sesuai yang ditunjukkan oleh mean sebesar 224,22 dan standar deviasi 35,91 di SMK Negeri pada umumnya (82,73%) sangat sesuai, sedangkan untuk SMK Swasta pada umumnya (72,22%) sangat sesuai dengan mean sebesar 189,22 dan standar deviasi 37,14; (3) kesesuaian manajemen Prodi Keahlian Teknik Otomotif SMK sekota Bontang sangat sesuai yang ditunjukkan oleh rerata 180,38 dan deviasi standar 52,41di SMK Negeri sebagian besar (78,77%) sesuai dan sebagian besar (69,23%) SMK Swasta sesuai dengan rerata 162 dan deviasi standar 31,68.; (4) kesesuaian proses praktikum Prodi Keahlian Teknik Otomotif SMK sekota Bontang sangat sesuai yang ditunjukkan dengan guru dan instruktur pada umumnya (80,89%) proses praktikum sangat sesuai dengan mean 144 dan deviasi standar 26,99, sedangkan SMK Swasta pada umumnya (82,91%) sangat sesuai dengan mean 143,44 dan deviasi standar 15,52.

Dapat disarankan kepada Dinas Pendidikan Kota Bontang untuk senantiasa menciptakan iklim yang kondusif dan melaksanakan monitoring untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan kejuruan khususnya pada SMK yang belum sesuai dengan standar, kepada Kepala Sekolah Menengah Kejuruan senantiasa melaksanakan evaluasi dan supervisi agar tercipta kinerja yang sinergis dan produktif, kepada guru praktikum prodi otomotif agar senantiasa menjunjung tinggi kode etik guru dan meningkatkan kompetensinya, dan kepada peneliti lain agar senatiasa menambah wawasan dan pengetahuan dalam penelitian.

 

ABSTRACT

 

Amrozi. 2010. The appropriate of infrastructure tool, teacher competency, management, and technical automotive practice can seen of Indonesia Government Regulation RI No. 19 year 2005 in Bontang School. Thesis of Vocational Education Departement, Post-Graduate Program, State University of Malang. Supervisor: ( I ) Prof. Dr. H. Amat Mukhadis, M.Pd, Supervisor (II) Dr. Syarief Suhartadi M.Pd

 

Key Words : Appropriate, Education standard, Vocational High School, Infrastructure tool, teacher competence, management, practice process.

            The purpose of education and learning is created transparency and accountability public to achieve national educational. Is government regulation RI Number 19 years 2005 Educations Standard National and it's said that minimal education component suitable to characteristic and special program.

            Vocational High School of Bontang is increase skill to students. Automotive technical skill are consist of infrastructure tool, teacher competence, management, and practice process to increase and develop. What is the increasing of government standard regulation RI Number 19 year 2005? This thing is made research then research purpose is declares practice as mention government regulation RI Number 19 year 2005 in vocational school Bontang.

            This research is using descriptive quantitative, and subject research is teacher. The laboratory of vocational school technical major consist of 18 research. Instrument observation sheet, interview and documentation such as research photo while instrument observation sheet says 100% causes valid and reability shows 0,965 with infrastructure, 0.972 for teacher competence, 0,972. Manajemen variable, and 0,970 variable practice process. Analysis data is using descriptive analysis with percentage.

            Research result is show that: (1) the appropriate infrastructure of automotive technical Bontang vocational school with average amount 159,66 and deviasi standard is 47,91 in state vocational school (77,50%) value private vocational school is 67,69 % with average 142,83 standard deviation 35; (2) appropriate teacher competence in automotive of Bontang school with mean 224,22 and standard deviasi is 35,91 of vocational school (82,73%) Private vocational school is 72,22% that suitable to 189,22 and standard deviasi 37,14; (3) appropriate management with technical automotive Bontang vocational school with average 180,38 standard deviasi 52,41 in vocational school most (78.77%) and most of them are 69,23% private vocational school with average 162 and devise standard 31,68; (4) appropriate practicum process of automotive technical Bontang vocational school with teacher and general instructor (80,89%) practice process is mean 144 and standard deviase is 26,99 while private company (82,91%) is suitable mean 143,44 and standard deviasi 15,52.

            Education department of Bontang is create education weather and quality monitoring is vocational education. Head most of vocational school is trough evaluation and supervision to create synergy and productivity to get teacher ethnic to increase competence, and for researcher add to perception and knowledge on researc.