DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Proses Berpikir Mahasiswa dalam Mengkonstruksi Bukti dengan Induksi Matematika di IAIN Mataram ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi. (Tesis)

Romiyati Asna

Abstrak


Asna, Romiyati. 2010. Proses Berpikir Mahasiswa dalam Mengkonstruksi Bukti dengan Induksi Matematika di IAIN Mataram ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Subanji, M. Si, (II) Dr. Makbul Muksar, M. Si.

 

Kata Kunci: Proses Berpikir, Konstruksi Bukti, Induksi Matematika, Teori Pemrosesan Informasi

Dalam mempelajari matematika diperlukan kemampuan berpikir dan bernalar tinggi pada diri mahasiswa. Salah satu objek dalam matematika yang sangat memerlukan kemampuan berpikir tinggi adalah proses konstruksi bukti dengan induksi matematika. Proses konstruksi bukti dengan induksi matematika merupakan suatu proses yang kompleks dan membutuhkan berbagai macam pengetahuan dan keterampilan berpikir dalam proses pengerjaannya. Salah satu teori yang mengkaji tentang proses berpikir seseorang adalah teori pemrosesan informasi. Teori pemrosesan informasi merupakan salah satu tipe teori belajar kognitif, yang mengkaji secara detail dan mendalam tentang hubungan antara bagian-bagian informasi sejak diterimanya informasi dari lingkungan sampai tersimpannya informasi tersebut secara permanen dalam pikiran seseorang.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir mahasiswa dalam pengkonstruksian bukti dengan induksi matematika ditinjau dari teori pemrosesan informasi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode Think Aloud yaitu peneliti memberikan masalah kepada mahasiswa untuk diselesaikan, dan dalam proses menyelesaikan masalah tersebut mahasiswa mengungkapkan secara keras apa yang sedang mereka pikirkan.

Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa proses berpikir mahasiswa IAIN Mataram dalam mengkonstruksi bukti berawal dari adanya informasi dari lingkungan berupa soal pembuktian. Soal pembuktian terdiri dari tiga soal yaitu , 6 membagi dan