DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pemahaman Konseptual dan Pemahaman Algoritmik Materi Larutan Asam-Basa, Buffer dan Larutan Garam Siswa Kelas XI SMAN 3 Mojokerto serta Upaya Perbaikannya dengan Pendekatan Mikroskopik. (Tesis)

Mustofa Mustofa

Abstrak


Mustofa. 2010. Analisis Pemahaman Konseptual dan Pemahaman Algoritmik Materi Larutan Asam-Basa, Buffer dan Larutan Garam Siswa Kelas XI SMAN 3 Mojokerto serta Upaya Perbaikannya dengan Pendekatan Mikroskopik. Tesis, Program Studi Pendidikan Kimia. Program Pasca­sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Effendy, Ph.D, (2) Prof. Suhadi Ibnu, Ph.D.

 

Kata kunci : pemahaman konseptual, pemahaman algoritmik, pendekatan mikroskopik

Tujuan pembelajaran kimia di SMA adalah untuk membekali pengetahuan, pemahaman dan sejumlah kemampuan peserta didik yang dipersyaratkan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ada dua kategori pemahaman dalam ilmu kimia yaitu pemahaman konseptual dan pemahaman algoritmik. Pemahaman konseptual adalah kemampuan dalam menjelaskan teks, diagram, dan fenomena yang melibatkan konsep-konsep pokok yang bersifat abstrak dan teori-teori dasar sains. Pemahaman algoritmik adalah kemampuan dalam menjelaskan bagaimana cara menyelesaikan suatu permasalahan dengan menggunakan rumus atau perhitungan untuk mendapatkan hasil yang berupa angka-angka. Selama ini evaluasi dalam pembelajaran kimia cenderung ditekankan pada soal-soal algoritmik dibandingkan soal-soal konseptual dengan anggapan bahwa kemampuan algoritmik siswa adalah menunjukkan kemampuan konseptualnya. Dalam kenyataan hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konseptual siswa cenderung tertinggal dibandingkan pemahaman algoritmiknya. Banyak siswa memiliki kemampuan memecahkan masalah algoritmik meskipun mereka tidak memahami konsep dasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal konseptual dan soal-soal algoritmik pada materi larutan asam-basa, buffer, dan larutan garam; (2) mengukur hubungan antara kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal algoritmik dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal konseptual tentang larutan asam basa, buffer, dan larutan garam; dan (3) menidentifikasi keefektifan pendekatan mikroskopik sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal konseptual pada materi larutan asam basa, buffer, dan larutan garam.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan rancangan penelitian eksperimen semu. Rancangan penelitian deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan pemahaman konseptual dan algoritmik siswa. Rancangan penelitian eksperimen semu, yaitu nonequivalent control group design digunakan untuk mengidentifikasi keefektifan penggunaan pendekatan mikroskopik untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI semester dua program IPA SMAN 3 Mojokerto tahun pelajaran 2009/2010 yang telah menerima materi larutan asam basa, buffer, dan larutan garam yang terdiri dari 4 kelas paralel dengan jumlah siswa untuk setiap kelas 35 atau 36 siswa. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil secara acak dari empat kelas yang ada. Satu kelas merupakan kelas eksperimen dan diberi pembelajaran ulang dengan pendekatan mikroskopik, sedangkan kelas yang lain merupakan kelas kontrol dan diberi pembelajaran ulang tanpa menggunakan pendekatan mikroskopik. Pemahaman siswa diukur dengan tes pilihan ganda yang terdiri dari 10 item untuk tes pemahaman algoritmik dan 10 item untuk tes pemahaman konseptual. Dari hasil uji coba instrumen tes diperoleh validitas isi sebesar 93,3% dan reliabilitas tes, dihitung dengan menggunakan rumus Spearman-Brown, sebesar 0,77. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji statistik korelasi dan anacova.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Mojokerto dalam menyelesaikan soal-soal konseptual dan soal-soal algoritmik pada materi larutan asam-basa, buffer, dan larutan garam termasuk dalam kategori rendah. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal algoritmik lebih baik daripada kemampuannya dalam menyelesaikan soal-soal konseptual, (2) korelasi antara kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal algoritmik dengan soal-soal konseptual tentang larutan asam-basa, buffer, dan larutan garam adalah sangat lemah, (3) pembelajaran ulang materi larutan asam- basa, buffer, dan larutan garam dengan menggunakan pendekatan mikroskopik meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal konseptual dan soal-soal algoritmik lebih tinggi dibandingkan pembelajaran ulang tanpa menggunakan pendekatan mikroskopik.

 

ABSTRACT

 

Mustofa. 2010. Analysis of Conceptual and Algorithmic Understanding of Acid- Base, Buffer, and Salt Solutions Materials of Grade XI Students of SMAN 3 Mojokerto and the Effort to Improve them using Microscopic Approach. Thesis, Chemistry Education Study Program, Faculty of Graduate Study, State University of Malang. Supervisors: (I) Prof. Effendy, Ph.D; (II) Prof. Suhadi Ibnu, Ph.D.

 

Keywords: conceptual understanding, algorithmic understanding, microscopic approach.

The purposes of chemistry teaching at senior high school are to provide knowledge, understanding, and a number of skills required for students for entering higher education. There are two types of understanding in studying chemistry: conceptual and algorithmic understanding. Conceptual understanding is the ability to describe text, diagram, and phenomena which involve essential abstract concepts and basic theories in science. Algorithmic understanding is the ability to describe the way to solve problems using formulas or calculations to get the result that consists of numbers. So far evaluation in chemistry teaching tends to be focused on algorithmic item tests compared to conceptual ones with the assumption that students' ability in solving algorithmic problems is directly indicates their ability in solving conceptual problems. However, research reports indicate that students' ability in solving conceptual problems is behind their ability in solving algorithmic ones. Many students are able to solve algorithmic problems even though they do not understand their conceptual background.

The objectives of this study are: (1) to identify students' ability in solving conceptual and algorithmic item test in acid-base, buffer, and salt solutions materials; (2) to measure the correlation between students' ability in solving algorithmic and conceptual item tests in acid-base, buffer, and salts solutions materials; and (3) to know the effectiveness of microscopic approach in improving students' ability in solving algorithmic and conceptual item tests in acid-base, buffer, and salts solutions materials.

This research applies descriptive and quasi experimental designs. Descriptive design is used to describe students' conceptual and algorithmic understanding. Quasi experimental design, namely nonequivalent control group design, is used to identify the effectiveness of microscopic approaches in improving students' conceptual and algorithmic understanding. Population of this research is science students of grade XI semester two of SMAN 3 Mojokerto in the 2009/2010 academic year which consists of four parallel classes with 35 or 36 students. The students have been subjected to chemistry teaching for acid-base, buffer, and salts solutions materials. Research sample consists of two classes obtained by a random draw. One class was subjected to improvement of conceptual and algorithmic understanding using microscopic approach while another class was subjected to improvement of conceptual and algorithmic understanding without using microscopic approach.

 

 Students' understanding was measured using a multiple-choice test consisting of 10 conceptual items test and 10 algorithmic items to test. Trying out the test gave content validity of 93.3 % and reliability, measured using Spearman-Brown formula, of 0.77. Data were analyzed using descriptive analysis, correlation and anacova statistics analysis.

Research results showed that: (1) students' ability in solving conceptual and algorithmic item tests of acid-base, buffer, and salts solutions materials may be categorized to be low. Students' ability in solving conceptual problems is behind their ability in solving algorithmic ones; (2) correlation between students 'ability in solving conceptual and algorithmic problems about the acid-base, buffer, and salt solutions is very weak; (3) remedial of acid-base, buffer, and salts solutions materials using microscopic approach increases students' ability in solving conceptual and algorithmic problems higher than remedial without using microscopic approach.