DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh pendekatan Inkuiri Terbuka dan Inkuiri Terbimbing Tehadap Kualitas Proses dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Asidi Alkalimetri Kelas XI Prodi Keahlian Analisis Kimia di SMK Negeri 1 Bontang. (Tesis)

Sudirman Pide

Abstrak


Pide, Sudirman, 2010. Pengaruh pendekatan Inkuiri Terbuka dan Inkuiri Terbimbing Tehadap Kualitas Proses dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Asidi Alkalimetri Kelas XI Prodi Keahlian Analisis Kimia di SMK Negeri 1 Bontang. Tesis, Jurusan Pendidikan Kimia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., (2) Prof. Srini M. Iskandar. M.Sc., Ph.D.

 

Kata Kunci: Inkuiri Terbuka, Inkuiri Terbimbing, Proses dan Hasil Belajar.

            Proses pembelajaran materi asidi alkalimetri di SMK Negeri 1 Bontang yang dilakukan selama ini cenderung terpusat pada guru (teacher centered), sehingga siswa kurang diberi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan belum terlibat secara maksimal dalam proses pembelajaran. Penerapan pendekatan pembelajaran inkuiri terbuka dan inkuiri terbimbing yang berlandaskan teori konstruktivistik merupakan alternatif pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kualitas proses belajar siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbuka dibandingkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing pada materi asidi alkalimetri, dan (2) perbedaan keefektifan penggunaan pendekatan inkuiri terbuka dibandingkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar pada materi asidi alkalimetri.

            Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dan rancangan deskriptif. Rancangan eksperimen semu digunakan untuk mempelajari hasil belajar siswa setelah pembelajaran dengan pendekatan inkuiri terbuka dan pendekatan inkuiri terbimbing. Rancangan deskriptif digunakan untuk meng-gambarkan kualitas proses pembelajaran terhadap penerapan pendekatan inkuiri terbuka dan pendekatan inkuiri terbimbing. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Prodi Keahlian Analisis Kimia SMK Negeri 1 Bontang tahun pelajaran 2009/2010 sebayak 61 siswa (siswa kelas XI A dan XI B). Kelompok eksperimen dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbuka dan kelompok kontrol dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen perlakuan dan instrumen pengukuran. Validitas instrumen dinilai oleh tiga orang pakar pendidikan dari Universitas Negeri Malang. Hasil validasi instrumen yang diberikan oleh ketiga validator adalah untuk validitas instrumen perlakuan (RPP dan LKS) diperoleh rata-rata 90,3% dan untuk validitas pengukuran (soal postes) diperoleh rata-rata 93,3%, hasil reliabilitas, yang diukur dengan Pearson Correlation, sebesar 0,62. Dari uji normalitas dan homogenitas diperoleh data penelitian terdistribusi normal. Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan analisis anava satu jalur, sedangkan untuk kualitas proses dianalisis secara deskriptif.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbuka lebih baik dari kualitas proses pembelajaran dengan pendekatan inkuiri terbimbing, dan (2) hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbuka lebih tinggi dari hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing.

 

ABSTRACT

 

Pide, Sudirman, 2010. The Effect of Open Inquiry and Guided Inquiry to Process Quality and Students' Learning Result for Acidi-Alkalimetry Material in Grade XI, Study Program of Chemical Analysis at Public Vocational High School 1 of Bontang. Thesis, Chemistry Education Study Program, Postgraduate Program, State University of Malang. Supervisors: (1) Dr. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., (2) Prof. Srini M. Iskandar. M.Sc., Ph.D.

 

Keywords: Open Inquiry, Guided Inquiry, Process and Learning Result.

            Learning process of acidi-alkalimetry material has been conducted as teacher centered at Public Vocational High School 1 of Bontang. Students, therefore, have less opportunity to develop their creativity maximally. In order to triger students' creativity, the implementation of open and guided inquiry learning approaches based on the constructivist theory is an alternative of learning that can be applied to increase process quality and students' learning result. This research objectives are to find out: (1) the difference between quality of students' learning process taught by open inquiry and guided inquiry in acidi-alkalimetry material, and (2) the efficacy difference of the use of open and guided inquiries toward the students' achievement in acidi-alkalimetry material.

            This research employed quasi experimental design and the descriptive design. The quasi experimental design was used to know students' learning result after receiving the materials using open and guided inquiry approaches. The descriptive design was used to potray the learning process quality to the implementation of open and guided inquiries. The subject in this research was 61 students of grade XI Study Program of Chemical Analysis at Public Vocational High School 1 of Bontang, in the academic year of 2009/2010 (students of XI A and XI B). The experimental group was taught by using open inquiry approach while the control group was taught by using guided inquiry approach. Instruments used were treatment and measurement instruments. The validity of instrument was measured by the expert of education from State University of Malang. The result given by the three validators to validity of treatment instruments (lesson plan and student work sheet) is mean 90.3% and to measurement instruments (post test) is mean 93.3%. The reliability index, measured by Pearson Correlation, is 0.62. Based on the computation of normality and homogeneity, data of research were proven to achieve normal distribution. The collected data of learning outcome then were analyzed by one-path anova analysis, while the process quality was analyzed by descriptive.

            Findings show that: (1) the quality of the students' learning process taught by open inquiry approach is better than the students' learning process taught by guided inquiry approach, and (2) students' achievement taught open inquiry approach is higher than the students' achievement taught by guided inquiry approach.