DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

The Implementation of a Writer’s Workshop Approach to Improve Mechanical Writing Skills of the Third Semester English Education Students of IKIP Budi Utomo Malang (Tesis)

Diah Royani Meisani

Abstrak


Meisani, Diah Royani. 2010. The Implementation of a Writer's Workshop Approach to Improve Mechanical Writing Skills of the Third Semester English Education Students of IKIP Budi Utomo Malang. Graduate Program in English Language Education, State University of Malang. Advisors: (1) Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono, (2) Dr. Enny Irawati, MPd.

 

Key Words: Punctuation marks, Writer's Workshop.

This study was carried out based on the problem faced by the English Education students of IKIP Budi Utomo Malang that dealt with mechanics in writing. The problems were mostly on the incorrect use of punctuation marks, like: the use of apostrophe for plural, missing comma, superfluous, and misplaced punctuation. In solving the problem, an approach called a Writer's Workshop was implemented. It was a framework of teaching writing that consisted of three stages: mini-lesson, writing, and sharing. Thus, the problem of the study was formulated as follows: "How can the Writer's Workshop Approach improve the mechanical writing skills of the third semester students of IKIP Budi Utomo Malang in terms of using appropriate punctuation marks?"

This study was collaborative action research which was intended to implement a Writer's Workshop approach to improve the students' active participation in the teaching and learning process of writing and to improve their mechanical writing skills in terms of using appropriate punctuation marks in writing. The Writer's Workshop was chosen as the strategy since through the Writer's Workshop, students improve so much because they get so much time to write, and because the workshop atmosphere is more conducive to personal expression and growth than the traditional writing classroom. Moreover, a Writer's Workshop is easy to plan because the lessons are such a small part of the activity of the class, and because, when lessons are used, they arise naturally out of student needs.

The subjects of the study were the third semester English Education students of IKIP Budi Utomo Malang who took Writing II. There were two cycles in this study that followed the procedures of the action research: planning, implementing, observing, and reflecting. Each cycle of this study encompassed three meetings. The data of the study were gathered through observation checklist, mechanics test, field notes, and questionnaire.

The findings of the study revealed that the implementation of the Writer's Workshop was successful to reach the objective after the revision and the modification were made to conduct cycle 2. The format of the Writer's Workshop in cycle 2 was: mini-lesson, sharing, and independent writing. It was different from the one in cycle 1 that followed the basic format of the Writer's Workshop by Calkins (2006).

There were some good points in the implementation of the Writer's Workshop in cycle 2 that could be seen in the students' good achievement in joining the mini-lesson, having pair work in doing the exercises, having group discussion, and sharing time. As the result, these activities were helpful for the students to improve their mechanical skills in terms of applying correct punctuation in writing. It was showed by their score improvements that there was only 24% of the students got average and more than average score in cycle 1 and it increased to be 86% in cycle 2. In addition, this is supported by the results of the questionnaire where most of the students agreed that working in group makes them able to understand more about how to apply correct punctuation in writing. They also agreed that after having the Writer's Workshop, their mechanical writing skills improve.

Referring to above findings, the following suggestions are proposed. First, the English teachers are suggested to apply a Writer's Workshop approach by following the format: mini-lesson, sharing, and independent writing since this format has successfully worked in this study. Second, considering the limitation in the current study, the future researchers are suggested conducting research on using the Writer's Workshop approach with some modifications or developments. It is because the Writer's Workshop approach has been proven to be very useful to improve the quality of teaching and learning, especially in getting the students active in the learning process.

 

ABSTRAK

Meisani, Diah Royani. 2010. Implementasi Pendekatan Lokakarya Penulis untuk Meningkatkan Kemampuan Mekanik dalam Menulis pada Mahasiswa Pendidikan BAhasa Inggris Semester Tiga di IKIP Budi Utomo Malang. Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono, (2) Dr. Enny Irawati, MPd.

 

Key Words: Tanda Baca, Lokakarya Penulis.

Penelitian ini dilakukan berdasarkan adanya masalah yang dihadapi oleh mahasiswa pendidikan bahasa inggris di IKIP Budi Utomo Malang menyangkut penggunaan tanda baca yang benar dalam menulis. Masalah tersebut meliputi: penggunaan tanda petik untuk menyatakan bentuk jamak, tidak, kurang koma, kelebihan, dan kesalahan penempatan tanda baca. Berkenaan dengan masalah tersebut, lokakarya penulis diaplikasikan untuk mengatasinya. Lokakarya penulis merupakan suatu pendekatan dalam mengajar menulis yang terdiri dari tiga langkah: pelajaran singkat (mini-lesson), menulis mandiri (independent writing), dan tukar pendapat dan tukar karya (sharing). Sehingga, rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah: "Bagaimana menerapkan pendekatan lokakarya penulis yang dapat meningkatkan kemampuan mekanik siswa semester tiga pendidikan Bahasa Inggris di IKIP Budi Utomo Malang dalam menulis berkaitan dengan penggunaan tanda baca yang benar?"

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaborasi yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran menulis melalui pendekatan lokakarya penulis dan mencaritahu bagaimana menerapkan pendekatan lokakarya penulis yang dapat meningkatkan kemampuan mekanik siswa semester tiga pendidikan Bahasa Inggris di IKIP Budi Utomo Malang dalam menulis berkaitan dengan penggunaan tanda baca yang benar. Lokakarya penulis dipilih menjadi strategi dalam penelitian ini karena berdasarkan Calkins (2006), melalui pendekatan lokakarya, murid-murid dapat meningkatkan kemampuan menulis mereka karena adanya banyak waktu dan keleluasaan untuk menulis tentang apa dan bagaimana cara mereka menuliskannya. Terlebih lagi, peran guru lebih banyak sebagai pembimbing, pengarah, dan fasilitator. Komunitas kelas menjadi masyarakat belajar dimana siswa berkesempatan melakukan sharing dan publikasi terhadap produk tulisan mereka.

Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester tiga jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di IKIP Budi Utomo Malang yang mengambil mata kuliah Writing II. Merekla terdiri dari 28 mahasiswa. Dalam penelitian ini, terdapat dua siklus yang dilakukan berdasarkan prosedur penelitian tindaka kelas, yaitu: perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Tiap siklus membutuhkan tiga pertemuan. Data-data yang ada dalam penelitian ini diperoleh melalui tabel observasi, tes mekanik, catatan lapangan, dan kuisioner.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan lokakarya penulis berhasil mencapai tujuan setelah adanya revisi dan modifikasi yang dilakukan pada siklus 2. Revisi dan modifikasi tersebut meliputi perubahan format langkah lokarkarya, yaitu menjadi: pelajaran singkat (mini-lesson), tukar pendapat (sharing), dan menulis mandiri (independent writing). Format ini berbeda dengan format yang dilakukan pada siklus 1 berdasarkan format asli menurut Calkins (2006).

Ada beberapa kelebihan pada penerapan lokakarya penulis pada siklus 2 yaitu keikutsertaan siswa secara aktif dalam mengikuti pelajaran singkat (mini-lesson), mengerjakan latihan secara berpasangan, dan melakukan diskusi kelompok. Secara tidak langsung, keikutsertaan siswa secara aktif dalam kegiatan tersebut sangat berguna dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan tanda baca yang benar dalam menulis. Hal ini dibuktikan dengan adanya kenaikan prosentase siswa yang mendapat nilai rata-rata dan di atas rata-rata bahwa di siklus 1 hanya 24% siswa, namun pada siklus 2 prosentase itu bertambah menjadi 86%. Selain itu, hasil kuisioner juga menunjukkan bahwa sebagian besar siswa setuju bahwa kegiatan berkelompok dapat meningkatkan keaktifan siswa melalui diskusi dan kegiatan berkelompok yang secara tidak langsung dapat meningkat pemahaman dan pengetahuan satu sama lain. Mereka juga setuju bahwa setelah lokakarya penulis diaplikasikan di kelas menulis, kemampuan mekanik siswa meningkat.

Berdasarkan hasil penelitian diatas, saran-saran berikut dibuat: pertama, para guru Bahasa Inggris disarankan untuk mengaplikasikan pendekatan lokakarya penulis dalam pelajaran menulis dengan format sebagai berikut: pelajaran singkat (mini-lesson), tukar pendapat (sharing), dan menulis mandiri (independent writing) karena format ini terbukti dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan kelas yang secara tidak langsung dapat meningkatkan kemampuan mekanik mereka yaitu menggunakan tanda baca yang benar dalam menulis; kedua, ian dengan menggunakan lokakarya penulis dengan adanya perbaikan dan atau modifikasi mengingat adanya keterbatasan pada penelitian ini.