DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Using the SMART Technique to Improve the Reading Comprehension Ability of the Second Semester Students of Unismuh Palu. (Thesis)

Susilawati Susilawati

Abstrak


Susilawati, 2008. Using the SMART Technique to Improve the Reading Comprehension Ability of the Second Semester Students of Unismuh Palu.Thesis, Language Education, Graduate Program of State University of Malang, Advisors: (1) Dr.Monica D.D, Oka, M.A., (2) Dr. Suharmanto Ruslan, M.Pd.

 

Key word: reading comprehension, SMART technique.

 

From the preliminary study at the Islamic Faculty of Tarbiyah Department of Unismuh Palu, it was found that the reading comprehension ability of the students was still unsatisfactory. The insufficient ability of the students might be caused by several factors. First, the students' vocabulary was poor. Second, the text was difficult that it was remote from the students' knowledge and experience. Third, the students' motivation in learning reading comprehension was low. These facts were worsened by the teacher who instructed the students to do the tasks individually in which cooperative group activities were not applied. Moreover, many of the students were passive during the teaching and learning process. Dealing with the condition, an appropriate technique was needed to improve the reading comprehension ability of the students. Accordingly, a SMART or Self-Monitoring Approach to Reading and Thinking technique was applied in this study.

 This study was conducted to improve the reading comprehension ability of the second semester students of Tarbiyah Department of Unismuh Palu through SMART technique. The problem was: How can the SMART technique improve the reading comprehension ability of the second semester students of Unismuh Palu. This study employed a collaborative classroom action research design in which between the researcher and the collaborator as research team worked together designing the lesson plan, implementing the action, observing the action, and reflecting the action. The subjects of the study were the second-semester students of Unismuh Palu in the 2009/2010 academic year. This study was implemented to 28 students from class A and it was conducted in two cycles, following the procedure of action research where each cycle consisted of three meetings for the teaching and learning process and a meeting for a test. The instruments used to collect the data were observation checklist, field note, questionnaires, and reading comprehension tests. The data were taken from the two tests analyzed and presented quantitatively, meanwhile, the data were analyzed and presented qualitatively.

 The findings of this study indicated that the appropriate model of the SMART technique for teaching reading comprehension consisted of the following procedures: (1) stimulating the students' prior knowledge, (2) grouping students heterogeneously, (3) determining the roles for the group's members, (4) giving some leading questions related to the picture, (5) reading the text once or twice silently, (6) identifying the main ideas and major supporting ideas of passage, (7) recognizing the message of the text, (8) paraphrasing paragraph of the text what the students do not understood with their own words, (9) summarizing paragraphs of the text as they read, (10) guiding the students to discover the meaning of unknown words for paragraph that confused them, (11) monitoring the students as they write this a great way to informally assess their understanding of the process, (12) guiding the discussion so that the students see how this process can help them when the reading process, and the last one (13) giving an evaluation of the process and the result to measure the students' ability in reading comprehension.

 The findings of this study indicated that the SMART technique was successful in improving both the students' involvement in reading activities and the reading comprehension ability of the students in comprehending English texts. Dealing with the students' involvement, it seemed that 61.6% students were involved actively in the reading activities in Cycle 1 to 95% or almost all the students were involved actively in the reading activities in Cycle 2. It was shown by the observation checklists and field notes in appendices. Dealing with the reading comprehension ability of the students The improvement of the reading comprehension ability of the students was indicated by both the increasing mean score and the number of students who obtained scores equal to or greater than 65. The mean score increased from 59.50 in the Preliminary study to 65.57 in Cycle 1 and 67.89 in Cycle 2. The number of the students getting higher scores increased from 17 students (67.85%) in Cycle 1 to 20 students (71.42%) in Cycle 2. The mean score and the students' individual score indicated higher than predetermined criteria of success that were 20 students out of 28 students who got score of 65 in Cycle 2.

 Based on the students' achievement using the SMART technique in comprehending English text (expository text), it was suggested that the English lecturers apply this technique as one of many alternatives that can be used in teaching reading skills, and for the future researcher, it is recommended that the future researcher to conduct a similar study in other levels of the students to see whether it is effective for improving the students' ability in reading comprehension. It is also advisable to implement other technique in their study for improving the students' reading comprehension. It is also recommended plan the action well, to prepare the lesson plan and the students' worksheet, to create good relationship to the subjects and to socialize the technique to the subjects and the collaborator before conducting the action.

 

ABSTRAK

 

Susilawaty, 2010. Menggunakan Teknik SMART pada Pemahaman Bacaan untuk Meningkatkan Pemahaman Membaca Mahasiswa Semester II Unismuh Palu. Tesis, Program Pendidikan Pasca Sarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Monica D.D, Oka, M.A., (II) Dr. Suharmanto Ruslan, M.Pd.

Kata kunci: pemahaman membaca. teknik SMART

 Dari penelitian awal yang dilaksanakan di Fakultas Agama Islam Jurusan Tarbiyah Unismuh Palu, ditemukan bahwa pemahaman membaca mahasiswa masih belum memuaskan. Masalah tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, kosakata yang dimiliki mahasiswa masih rendah. Kedua, bacaan yang sulit yang tidak dapat dijangkau oleh pengetahuan dan pengalaman mahasiswa. Ketiga, kurangnya kesadaran mahasiswa untuk belajar memahami bacaan. Masalah-masalah tersebut disebabkan karena dosen meminta mahasiswa mengerjakan tugas secara perorangan dimana kegiatan kelompok tidak diterapkan. Akhirnya banyak mahasiswa menjadi pasif ketika proses belajaa

 Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca mahasiswa semester dua Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu melalui teknik SMART. Adapun pernyataan masalahnya adalah: Bagaimanakah caranya agar teknik SMART dapat meningkatkan kemampuan membaca mahasiswa semester dua Fakultas Tarbiyah Unismuh Palu? Peneliian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang merupakan kolaborasi antara peneliti dengan dosen sebagai sebuah tim yang bekerjasama dalam merancang rencana pembelajaran, melaksanakan tindakan, mengamati tindakan, dan merefleksikan tindakan. Subyek penelitian ini dilaksanakan kepada 28 mahasiswa yang dilakukan dalam dua siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari 3x pertemuan untuk proses belajar mengajar dan 1x pertemuan untuk test pemahaman bacaan. Alat-alat penunjang yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah lembar penilaian, catatan lapangan, kuisioner dan hasil test mahasiswa serta data yang didapat dari tes awal, lalu tes pada siklus I dan tes pada siklus II dianalisa dan ditampilkan secara kuantitatif kemudian data-data itu dianalisa dan ditampilkan secara kualitatif.

 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang tepat dalam pemahaman membaca melalui teknik SMART terdiri dari prosedur berikut ini: (1) mengaktifkan latar belakang pengetahuan siswa sebelum membaca, (2) mengelompokkan siswa secara heterogen, (3) menentukan peran anggota kelompok, (4) menunjukkan gambar yang berhubungan dengan topik, (5) membaca teks dalam hati satu atau dua kali, (6) mengidentifikasi ide pokok dan ide penunjang dari paragraph, (7) mendapatkan makna dari text , (8) menguraikan bacaan yang tidak dimengerti oleh mahasiwa menggunakan kata-kata mereka sendiri (9) meringkas bacaan yang telah dibaca siswa (10) memandu siswa untuk mendapatkan arti dari kata-kata yang berasal dari paragraf yang sulit, (11) mengawasi kegiatan menulis siswa untuk memperoleh pemahaman dalam proses membaca, (12) menuntun jalannya diskusi sehingga siswa dapat memahami bacaan agar kegiatan itu bisa menolong mereka pada saat membaca, dan terakhir (13) memberikan sebuah evaluasi pada proses pembelajaran untuk mengukur kemampuan membaca siswa.

 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik SMART ini berhasil dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks dan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan membaca. Berkaitan dengan keaktifan siswa, dalam proses balajar mengajar siswa berpartisipasi secara aktif yaitu 61.5% siswa aktif di dalam kegiatan belajar pada Cycle 1 menjadi 95% siswa atau hampir semua siswa aktif

Belajar pada Cycle 2. Berkaitan dengan kemampuan pemahaman membaca siswa, peningkatan itu ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dan jumlah siswa yang mendapatkan nilai 70 ke atas. Peningkatan nilai rata-rata siswa meningkat dari 59.50 pada tes awal menjadi 65.57 pada Siklus I dan 67.89 pada Siklus 2. Jumlah siswa yang mendapatkan nilai baik meningkat dari 17 siswa atau 60.71% pada Siklus I menjadi 24 siswa atau 71.42% pada Siklus 2.

 Berdasarkan prestasi yang diperoleh siswa dengan menggunakan teknik SMART untuk memahami teks bahasa Inggris disarankan pada guru bahasa Inggris untuk menerapkan teknik ini sebagai salah satu dari sekian banyak alternatif yang dapat diaplikasikan dalam mengajar keahlian membaca, dan kepada peneliti berikutnya, disarankan melakukan menggunakan teknik ini dalam penelitiannya pada ketrampilan Bahasa Inggris yang lain, misalnya ketrampilan mendengarkan atau menulis. Para peneliti berikutnya juga dapat menerapkan teknik SMART pada jenis teks yang lain, misalnya pada teks report dan lain-lain. Teknik ini mungkin juga dapat diterapkan pada tingkatan kelas atau tingkatan siswa yang berbeda. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, juga disarankan untuk membuat perencanaan dengan baik, menyiapkan rencana pembelajaran dan lembar kerja siswa dengan lebih teliti, menyiapkan teks bacaan dan media pembelajaran dengan tepat, melakukan sosialisasi kepada siswa dan dosen yang diajak bekerja sama sebelum melaksanakan penelitian, dan menjalin hubungan yang baik dengan siswa.