DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kecerdasan Emosional Guru, dan Kompetensi Guru dengan Keefektifan Sekolah pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali. (Disertasi)

I Made Jiwa

Abstrak


Jiwa, I Made. 2010. Hubungan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kecerdasan Emosional Guru, dan Kompetensi Guru dengan Keefektifan Sekolah pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali. Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Prof. Dr. H. Hendyat Soetopo, M.Pd, (II) Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd, (III) Prof. Dr. H. Salladien.

 

Kata Kunci : kepemimpinan, kecerdasan emosional, kompetensi, keefektifan sekolah.

 

            Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa. Pendidikan sebagai salah satu usaha mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan serta ikut bertanggungjawab atas penyiapan prestasi dan perfomance yang sepadan dengan tuntutan masa depan. Keunggulan daya saing sangat tergantung dari kualitas sumber daya manusia, dan hal itu tidak akan datang dengan sendirinya. Kualitas sumber daya manusia dapat ditingkatkan melalui proses pendidikan.

            Kondisi dan keefektifan pengelolaan pendidikan pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali sampai saat ini belum dapat dilaksanakan maksimal sesuai harapan. Dikatakan demikian karena kesenjangan antara kriteria sekolah efektif dengan kenyataan dilapangan masih lebar, misalnya aspek : (1) Dukungan. Aspek ini dapat dilihat dari lemahnya dukungan orang tua siswa, baik dari sosial ekonomi, komunikasi maupun dukungan moral dan motivasi belajar kepada putra-putri mereka. (2) Kondisi-kondisi internal yang memungkinkan terciptanya pengelolaan pendidikan efisien dan efektif belum nampak maksimal. (3) Iklim sekolah yang menyangkut kemampuan guru khususnya pada kecakapan individu (personal skill) dan kecapakan sosial (social skill) masih rendah, yang perlu ditingkatkan agar mampu mengelola kurikulum baik merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, serta mengevaluasi dan menindaklanjuti hasil belajar siswa. (4) Variasi proses pembelajaran belum optimal. Kondisi ini desebabkan karena ketrampilan paedagogik, sosial dan profesional guru masih rendah.

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan struktural antara kepemimpinan kepala sekolah, kecerdasan emosional guru, kompetensi guru dengan keefektifan sekolah pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali, serta memperoleh kejelasan baik/tidaknya model hubungan struktural antar variabel-variabel, baik secara langsung maupun tidak langsung.

            Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali, dengan besar populasi 832 orang dan secara random sampling diambil sampel sebanyak 308 orang. Pengumpulan data digunakan kuesioner model skala Likert empat pilihan.Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik multivariat SEM dengan program AMOS by James L. Arbuckle,Version 4.01.

                  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hubungan Struktural yang mempengaruhi Keefektifan Sekolah yaitu variabel Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kecerdasan Emosional Guru, dan Kompetensi Guru pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Tabanan terbukti secara Empiris dan Signifikan; (2) Kondisi Kepemimpinan Kepala Sekolah , Kecerdasan Emosional Guru , Kompetensi Guru dan Keefektifan Sekolah berada pada kategori Sangat Tinggi / Sangat Baik; (3) Ada Hubungan Positif yang Signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Kecerdasan Emosional Guru; (4) Ada Hubungan Positif yang Signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan dengan Kompetensi Guru; (5) Ada Hubungan Positip Reciprocal (Timbal-Balik) yang Signifikan antara Kecerdasan Emosional dengan Kompetensi Guru. Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Kompetensi Guru adalah Positip dan Signifikan sedangkan hubungan antara Kompetensi Guru dengan Kecerdasan Emosional Guru Tidak Signifikan; (6) Ada Hubungan Tidak Langsung yang Positif dan Signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Kompetensi guru melalui Kecerdasan Emosional Guru; (7) Tidak Ada Hubungan Tidak Langsung yang Signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Kecerdasan Emosional Guru melalui Kompetensi Guru; (8) Ada Hubungan Positif yang Signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Keefektifan Sekolah; (9) Ada Hubungan Positif yang Signifikan antara Kecerdasan Emosional Guru dengan Keefektifan Sekolah; (10) Ada Hubungan Positif yang Signifikan antara Kompetensi Guru dengan Keefektifan Sekolah; (11) Ada Hubungan Tidak Langsung yang Positif dan Signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Keefektifan Sekolah Melalui Kecerdasan Emosional guru; (12) Ada Hubungan Tidak Langsung yang Positif dan Signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Keefektifan Sekolah Melalui Kompetensi Guru; (13) Ada Hubungan Tidak Langsung yang Positif dan Signifikan antara Kecerdasan Emosional dengan Keefektifan Sekolah Melalui Kompetensi Guru; (14) Tidak Ada Hubungan Tidak Langsung yang Signifikan antara Kompetensi Guru dengan Keefektifan Sekolah Melalui Kecerdasan Emosional; (15) Ada Hubungan Positif Simultan yang Signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kecerdasan Emosional Guru, dan Kompetensi Guru dengan Keefektifan Sekolah.

Asbtract:

Jiwa, I Made. 2010. The Relationship among The School Principal Leadership, Teacher's Emotional Intelligence and Teacher's Competency with The School Effectiveness at State Junior High School in Tabanan Regency, Bali Province. Departement of Educational Management, Post-graduate Program, State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. H. Hendyat Soetopo, M.Pd, (II) Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd, (III) Prof. Dr. H. Salladien.

 

Key wodrs : leadership, emotional intelligence, competency, the school effectiveness.

             

Education has a very important role in the existence of a certain nation. Education as one of the effort to develop the human resource who own the ability and responsibility to prepare the best achievement and performance for the future. Competitive-exellentcy is very much depends on the quality of the human-resource and it wiil not come by itself. The quality of human-resource can be increased through educational process.

The condition and the effectiveness of Educational management at State Junior High School in Tabanan regency, Bali Province has not done maximum yet as our hope until now. It is said in such a way because the distance between effective school's criterion with the fact in the field is very wide, for instance aspect: (1) Supporting input. This aspect can be social economic, communication and moral's support also their learning motivation to their children. (2) Internal condition that might create efficient and effective educational management cannot be seen maximum yet. (3) The school's condition that covered the teacher's ability especially to personal skill and social skill are still low, it is necessary to increase in order to be able to manage the curriculum well, to plan and carry out the lesson, evaluate and to follow the student's achievement up. (4) Learning process' variations has not been optimum yet. The condition is caused by pedagogic skill, social and teacher's professionalism which are still low.

The purpose of this research is to know the structural correlation among the school principal leadership, teacher's emotional intelligence, teacher's competence with the school effectiveness at State Junior High School in Tabanan regency, Bali Province, and to gain the clarification, whether it is good or bad of the structural correlation model among variables directly or indirectly.

The population on this research are the State Junior High School's teachers in Tabanan regency, Bali Province, with the population's number of 832 teachers and (by random sampling) is taken 308 teachers as the samplings. To collect the data, Questionnaire Likert-Scale four chosen model is used. To analyze the data, descriptive statistic and SEM multivariate statistic using AMOS program by James L. Arbuckle, version 4.01 are used.

             The result of this research shows (1) Structural Correlation which influence School Effectiveness such as School Principal Leadership variable, Teacher's Emotional Intelligence, and Teacher's Competency at State Junior High School in Tabanan Regency Empirically Significant; (2) School Principal condition, Teacher's Emotional Intelligence, Teacher's Competency and the School's Effectiveness is on Very High / Very Well category; (3) There is a Significant Positive Correlation between School Principal Leadership and Teacher's Emotional Intelligence; (4) There is a Significant Positive Correlation between School Principal Leadership and Teacher's Competency; (5) There is a Significant Positive Reciprocal Correlation between Teacher's Emotional Intelligence and Teacher's Competency. Correlation between Teacher's Emotional Intelligence and Teacher's Competency is Significant positive whereas Correlation between Teacher's Competency and Teacher's Emotional Intelligence is Not Significant; (6) There is an Indirect Correlation but it is Positive Significant between School Principal Leadership with Teacher's Competency through Teacher's Emotional Intelligence; (7) There is No Indirect Significant Correlation between the School Principal Leadership with the Teacher's Emotional Intelligence through Teacher's Competency; (8) There is a Significant Positive Correlation between School Principal Leadership and the School's Effectiveness; (9) There is a Significant Positive Correlation between Teacher's Emotional Intelligence with the School's Effectiveness; (10) There is a Significant Positive Correlation between Teacher's Competency with the School's Effectiveness; (11) There is an Indirect Significant Positive Correlation between the School Principal Leadership with the School's Effectiveness Through Teacher's Emotional Intelligence; (12) There is an Indirect Significant Positive Correlation between the School Principal Leadership with the School's Effectiveness Through Teacher's Competency; (13) There is an Indirect Significant Positive Correlation between Emotional Intelligence and the School's Effectiveness Through Teacher's Competency; (14) There is No Indirect Significant Correlation between Teacher's Competency with the School's Effectiveness Through Emotional Intelligence; (15) There is a Simultaneous Significant Positive Correlation between School Principal Leadership, Teacher's Emotional Intelligence, and Teacher's Competency with the School's Effectiveness.