SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PEMETAAN VEGETASI BAMBU DI KAWASAN WISATA ALAM BOON PRING ANDEMAN DESA SANANKERTO KABUPATEN MALANG

Farah Devy Atika

Abstrak


 

RINGKASAN

Farah, Devy. A. 2019.  Pemetaan Vegetasi Bambu di Kawasan Wisata Alam Boon Pring Andeman. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Dharmawan, M. Si. (II) Dr. Vivi Novianti, S.Si, M.Si

Abstrak:  Kawasan Boon Pring Andeman merupakan salah satu unit Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) berdasarkan peraturan Desa Sanankerto No. 5 Tahun 2009. Kawasan ini memiliki daya tarik berupa hutan bambu. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis tumbuhan penyusun vegetasi bambu, struktur vegetasi dan memetakan vegetasi bambu di Kawasan Boon Pring. Metode penelitian yang digunakan adalah cluster sampling (two-stage cluster) kemudian untuk pemetaan diawali dengan melakukan penjelajahan menggunakan jalur cruising berupa line pada tiap sub cluster. Untuk mengetahui struktur vegetasi dilakukan analisis vegetasi dengan menghitung indeks keanekargaman (H), indeks kemerataan (E) dan indeks kekayaan (R) pada rumpun bambu, INP herba kemudian kerapatan mutlak serta kerapatan relatif untuk tegakan. Kawasan Boon Pring bukan termasuk ke dalam kawasan konservasi melainkan termasuk ke dalam TWA yang merupakan bagian dari KPA. Sehingga dibagi menurut zonasi untuk mempermudah pengelolaan. Zonasi terdiri dari zona pemanfaatan, zona penyangga dan zona inti.  Hasil analisi vegetasi bambu diketahui nilai H termasuk kategori stabil, nilai E termasuk kategori kemerataan tinggi dan nilai R termasuk kategori kekayaan jenis rendah. Hasil penelitian ini ditemukan 7 jenis herba, 7 jenis tegakan dan 9 jenis bambu. Jenis tumbuhan penyusun vegetasi bambu terdiri dari herba, tegakan dan bambu. Pemetaan vegetasi bambu berdasarkan zonasi yang diolah menjadi peta tematik menggunakan ArcGis.

Kata kunci : pemetaan, vegetasi, bambu, herba, tegakan,  cluster.