SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Oriented Project Based Learning (POPBL) terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif dan Keterampilan Kolaborasi Siswa Kelas X SMAN 8 Malang

Ridadyah Wilujeng

Abstrak


Pembelajaran biologi disekolah belum mencapai kompetensi yang diharapkan, banyak siswa yang belum terlatih untuk menggunakan keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan kolaborasi di dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 67 siswa kelas X SMAN 8 Malang menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif mereka masih kurang dibuktikan dengan rata-rata skor keterampilan berpikir kreatif sebesar 37% (kurang) dan untuk hasil studi pendahuluan berupa penyebaran angket kepada 67 siswa kelas X SMAN 8 Malang menunjukkan jika keterampilan kolaborasi mereka sangat baik dibuktikan dengan rata-rata skor keterampilan kolaborasi sebesar 78% (selalu). Namun, pada saat observasi pembelajaran di dalam kelas, mereka cenderung untuk bekerja secara individu di dalam kelompok selain itu siswa yang sudah selesai mengerjakan UKBMnya akan membiarkan temannya untuk menyalin jawabannya sehingga keterampilan kolaborasi mereka dapat dikatakan masih kurang. Hal ini disebabkan guru menggunakan metode ceramah di dalam pembelajaran dan pembelajaran di dalam kelas di dominasi dengan pengerjaan UKBM serta jarang di lakukan observasi di luar kelas. Sehingga dalam penelitian ini ditawarkan model Problem Oriented Project Based Learning (POPBL) guna mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran POPBL terhadap keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan kolaborasi siswa kelas X SMAN 8 Malang.

Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-postest non-equivalent control group design. Instrumen yang digunakan berupa silabus, RPP, Lembar Keterlaksanaan Pembelajaran (LKP) untuk mengukur variabel bebas dan soal uraian, angket peer assessment, observasi pembelajaran digunakan untuk mengukur variabel terikat. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan X IPA 3 sebagai kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan ANAKOVA (Analisis Kovarian).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keterlaksanaan tahapan pembelajaran di kelas ekperimen dengan nilai rata-rata 89%-100%, maka secara garis besar tahapan model pembelajaran telah dilaksanakan secara konsisten dan sesuai dengan tahapan pembelajaran. Hasil ANAKOVA menunjukkan jika model POPBL berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan kolaborasi siswa dengan nilai berturut-turut p-value = (0,000)