SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

VARIASI MORFOLOGI TOKEK RUMAH Gekko gecko (LINNAEUS 1758) POPULASI JAWA, SUMATERA, KALIMANTAN, SULAWESI, MALUKU DAN NUSA TENGGARA

SHOHIB MANZILI

Abstrak


RINGKASAN

Keanekaragaman reptil di Indonesia tergolong tinggi yang diketahui memiliki lebih dari 619 spesies reptile dan lebih dari 390 reptil tersebut merupakan spesies endemik. Reptil merupakan vertebrata yang bersisik, fertilisasi internal, telur bercangkang, dan kulit tertutup sisik. Tokek rumah (Gekko gecko, Linnaeus 1758) adalah hewan sebangsa kadal kecil yang memiliki warna kulit yang beragam yang dihiasi dengan bintik berwarna merah hingga jingga pada punggungnya. Studi mengenai variasi morfologi menjadi sangat penting dalam berbagai aspek terutama dalam mendiskripsikan definisi dari suatu spesies.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfologi berdasarkan morfometrik dan meristik Gekko gecko disetiap populasi serta melihat karakter diagnostik dari morfometrik dan meristik yang digunakan sebagai pembeda pada populasi Gekko gecko di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Dalam penelitian ini dilakukan analsis PCA dan UPGMA.

Rancangan dalam penelitian ini diawali dengan tahap pengukuran 24 karakter morfologi kemudian dilanjutkan dengan tahap normalisasi data. Data yang telah di normalilasi kemudian dianalisis PCA dan UPGMA untuk mengetahui variasi morfologi Gekko gecko dari berbagai populasi tersebut. Hasil yang ditampilkan akan berupa tabel eigenvalue, grafik scatter plot dan dendogram. Hasil yang didapatkan kemudian dianalisis secara deskriptif.

Sebanyak 122 sampel Gekko gecko (jantan = 81; betina = 41) yang berasal dari berbagai populasi di Indonesia menunjukkan adanya beberapa karakter variasi antar individu dan populasi. Variasi morfologi berdasarkan karakter morfometrik dan meristik Gekko gecko populasi Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara memiliki karakter morfologis yang beragam serta bervariasi. Pada pulau tertentu memiliki karakter yang dominan disetiap populasinya meskipun karakter tersebut juga ditemukan pada populasi lain dengan nilai yang relatif kecil.

Variasi morfologi yang didapat masih berupa variasi yang umum dijumpai.  Gekko gecko pada keenam populasi yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara menggambarkan pengelompokan yang overlap dan belum terlihat karakter yang dominan maupun karakter yang signifikan sehingga belum dijumpai karakter khusus yang dapat dijadikan karakter diagnostik pada populasi Gekko gecko yang ada di Indonesia.