SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATERI RESPIRASI DAN EKSKRESI MELALUI LEARNING CYCLE 5E PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 MALANG

Biruni Iqbal Bilgrami

Abstrak


RINGKASAN

Biruni, I. B. 2019. Peningkatan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Materi Respirasi dan Ekskresi melalui Learning Cycle 5E pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Malang. Skripsi. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hadi Suwono, M.Si., (2) Dr. Sueb. M.Kes.

Kata kunci: berpikir kritis, hasil belajar biologi, Learning Cycle 5E

Pada abad ke-21 setiap orang membutuhkan empat keterampilan penting yang harus dimiliki dan diberdayakan di abad ke-21, salah satu keterampilan tersebut yaitu berpikir kritis. Pada dasarnya, pembelajaran biologi mencoba membimbing siswa dengan berbagai macam keterampilan tentang cara mengetahui dan memahami konsep atau fakta secara mendalam. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan dengan Guru Biologi SMAN 2 Malang pada tanggal 2 Januari 2019 diperoleh hasil bahwa materi respirasi dan ekskresi sering terdapat miskonsepsi sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa, guru juga belum mengetahui model pembelajaran yang cocok untuk melatih berpikir kritis siswa. Salah satu model pembelajaran yang tepat untuk penguasaan konsep dan menggali kemampuan siswa yaitu dengan Learning Cycle (LC) 5E.  Pada setiap tahapan 5E memiliki fungsi spesifik dan berkontribusi pada instruksi koheren guru dan semua siswa memformulasikan pemahaman yang lebih baik tentang ilmu dan teknologi, sikap, dan keterampilan. Oleh karena itu, LC 5E cocok diterapkan untuk meningkatkan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMAN 2 Malang.

Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian tindakan kelas terdiri dari 4 tahapan, yakni

(1) planning,

(2) acting,

(3) observing,

(4) reflecting. Penelitian dilakukan di SMAN 2 Malang dengan sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 31 siswa. Data penelitian berupa hasil tes berpikir kritis, hasil belajar kognitif, data observasi afektif dan psikomotor. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.

Nilai berpikir kritis siswa antara lain, persentase indikator inferensi sebesar 54,30% saat observasi meningkat menjadi sebesar 68,81% pada siklus I dan sebesar 70,43% pada siklus II, persentase indikator mengenali asumsi sebesar 74,91% saat observasi meningkat menjadi sebesar 88,89% pada siklus I dan sebesar 100% pada siklus II, persentase indikator deduksi sebesar 82,08% saat observasi meningkat menjadi sebesar 89,24% pada siklus I dan sebesar 96,05% pada siklus II, persentase indikator interpretasi sebesar 66,31% saat observasi meningkat menjadi sebesar 74,91% pada siklus I dan sebesar 88,17% pada siklus II, persentase indikator evaluasi argumen sebesar 38,25% saat observasi meningkat menjadi sebesar 92,16% pada siklus I dan sebesar 95,43% pada siklus II. Ketuntasan aspek afektif pada siklus I kategori A sebesar 16,12%, B sebesar 70,96%, C sebesar 12,90% sedangkan pada siklus II kategori A sebesar 19,35% dan B sebesar 80,64%. Ketuntasan aspek kognitif pada siklus I sebesar 74,19% dan pada siklus II sebesar 100%. Ketuntasan aspek psikomotor pada siklus I sebesar 41,93%, sedangkan pada siklus II  sebesar 100%. Simpulan pada penelitian ini yaitu pembelajaran Learning Cycle 5E pada kelas XI IPA 1 SMAN 2 Malang dapat meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.

SUMMARY

Biruni, I. B. 2019. Fostering Student’ Critical Thinking Skilss and Learning Outcomes in Respiratory and Excretory System Classroom through 5E’s Learning Cycle in 11th Grade SMAN 2 Malang. Thesis. Departement of Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hadi Suwono, M.Si., (2) Dr. Sueb. M.Kes.

Kata kunci: critical thinking, hasil belajar biologi, Learning Cycle 5E

In the 21st century everyone needs four important skills that must be possessed and empowered in the 21st century, one of those skills is critical thinkings. Basically, biology learning tries to guide students with a variety of skills on how to know and understand concepts or facts in depth. Based on first observation conducted with Biology Teachers of SMAN 2 Malang on January 2nd, 2019, the results showed that respiration and excretion topic often had misconceptions that led to low student learning outcomes, teachers also did not know the learning model suitable for training students' critical thinking. One of the suitable learning models to understand concepts and explore students' abilities, that model is 5E Learning Cycle (LC). At each stage 5E has a specific function and contributes to the coherent instruction of the teacher and all students form a better understanding of science and technology, attitudes, and skills. Therefore, LC 5E is suitable to be applied to improve students' critical thinking and learning outcomes of class XI IPA 1 students of SMAN 2 Malang.

The type of research used is Classroom Action Research. Classroom action research consists of 4 stages, there is

(1) planning,

(2) acting,

(3) observing,

(4) reflecting. The study was conducted at SMAN 2 Malang with the sample of the study were students of class XI IPA 1, amounting to 31 students. Research data in the form of critical thinking test scores, cognitive learning test scores, affective and psychomotor observation scores. Data analysis techniques used qualitative descriptive analysis techniques.

Students' critical thinking scores include the percentage of inference indicators was 54.30% when observation increases to 68.81% in the first cycle and 70.43% in the second cycle, the percentage of indicators recognizes the assumption was 74.91% when observation increases to 88.89% in the first cycle and 100% in the second cycle, the deduction indicator percentage was 82.08% when the observation increased to 89.24% in the first cycle and 96.05% in the second cycle, the percentage of the interpretation indicator was 66.31% when observation increased to 74.91% in the first cycle and 88.17% in the second cycle, the percentage of evaluation evaluation indicators was 38.25% when the observation increased to 92.16% in the first cycle and 95,43% in second cycle. The completeness of the affective aspects in the first cycle of category A was 16.12%, B was 70.96%, C was 12.90% while in the second cycle category A was 19.35% and B was 80.64%. The completeness of cognitive aspects in the first cycle was 74.19% and in the second cycle was 100%. The completeness of the psychomotor aspects in the first cycle was 41.93%, while in the second cycle it was 100%. The conclusions is 5E Learning Cycle in class XI IPA 1 of SMAN 2 Malang can improve critical thinking and student learning outcomes.