SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Perubahan Lingkungan Berbasis Problem Based Learning dan Pengaruhnya Terhadap Wawasan Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan Siswa Kelas X SMA Brawijaya Smart School

Citra Mustika Delima

Abstrak


Lingkungan adalah suatu tempat di mana makhluk hidup tinggal, mencari, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas dan terkait secara timbal balik terhadap makhluk hidup yang menempatinya. Keseimbangan lingkungan tersebut dapat terganggu apabila terjadi suatu kerusakan lingkungan. Permasalahan lingkungan yang dihadapi dunia maupun Indonesia banyak disebabkan oleh sikap dan perilaku manusia terhadap lingkungan hidupnya. Berdasarkan hasil observasi di SMA Brawijaya Smart School (BSS) pada siswa kelas X tentang sikap peduli lingkungan mereka masih kurang. Hal tersebut ditunjukkan dengan masih banyaknya sampah kertas atau bungkus makanan yang disimpan di kolong meja, dan kondisi kelas yang kotor. Selain dari hasil observasi, sikap peduli lingkungan juga diukur melalui angket sikap peduli lingkungan pada siswa kelas X dan siswa kelas XI yang sudah menempuh materi perubahan lingkungan menunjukkan sikap peduli lingkungan siswa di SMA BSS dalam kategori cukup baik. Sikap peduli lingkungan juga dapat ditumbuhkan melalui wawasan lingkungan.  Wawasan lingkungan merupakan cara pandang manusia terhadap lingkungannya. Berdasarkan angket wawasan lingkungan yang diberikan pada siswa kelas X dan siswa kelas XI yang sudah menempuh materi perubahan lingkungan di dapatkan hasil yang menunjukkan bahwa wawasan lingkungan siswa di SMA BSS dalam kategori baik. Hasil dari analisis angket tersebut belum sepenuhnya valid dikarenakan angket yang diujicobakan belum tervalidasi dan aspek wawasan dan sikap peduli lingkungan siswa belum pernah diukur selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

Pengembangan modul perubahan lingkungan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) develop, (4) implement, dan (5) evaluate. Sedangkan desain uji coba pengembangan modul ini menggunakan desain eksperimen semu. Produk yang telah dihasilkan diuji kelayakan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli praktisi lapangan. Skor pretes dan postes tes dianalisis menggunakan uji ANACOVA untuk menguji hipotesis pengaruh modul perubahan lingkungan terhadap wawasan lingkungan dan sikap peduli lingkungan siswa kelas X SMA Brawijaya Smart School.

Hasil uji kelayakan oleh ahli materi menunjukkan rerata skor 100% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai komentar dan saran.  Hasil uji kelayakan oleh ahli perangkat pembelajaran menunjukkan rerata skor 97% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai komentar dan saran. Hasil uji kelayakan oleh praktisi lapangan menunjukkan rerata skor 96% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai dengan komentar dan saran. Hasil uji kepraktisan oleh praktisi lapangan (siswa) menunjukkan rerata skor 87% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai dengan komentar dan saran.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan wawasan lingkungan dan sikap peduli lingkungan siswa kelas X SMA Brawijaya Smart School yang dibelajarkan dengan modul perubahan lingkungan berbasis Problem Based Learning dengan siswa yang tidak dibelajarkan dengan modul pada kelas PBL.