SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH KADAR GARAM PADA PENGAWETAN IKAN LAYANG (Decapterus russeli) YANG DIPROSES MELALUI PEMINDANGAN TERHADAP DAYA TAHAN SIMPAN BERDASARKAN ANGKA LEMPENG TOTAL (ALT) KOLONI BAKTERI DAN HASIL UJI ORGANOLEPTIK Fahrun Nisa*1 , Utami S. Hastuti2, Agung W

Fahrun Nisa

Abstrak


Ikan merupakan salah satu komoditi yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia salah satu diantaranya adalah ikan layang (Decapterus russelli). Ikan memiliki kandungan gizi yang lengkap, namun ikan sering mengalami kerusakan karena kontaminasi dari bakteri yang dapat menurunkan nilai kualitas mikrobiologi berdasarkan uji ALT koloni bakteri, oleh karena itu perlu dilakukan pengawetan, salah satu diantaranya ialah dengan cara pemindangan menggunakan larutan garam. Tujuan penelitian ini ialah untuk : 1) menguji pengaruh konsentrasi garam terhadap daya tahan simpan ikan pindang dalam menghambat pertumbuhan bakteri berdasarkan Angka Lempeng Total (ALT) koloni bakteri dan uji organoleptik. 2) menentukan konsentrasi garam yang paling optimal terhadap daya tahan simpan ikan pindang ditinjau dari ALT koloni bakteri dan uji organoleptik. Sampel ikan yang digunakan ialah ikan layang (Decapterus russelli). Ikan pindang diuji kualitas mikrobiologinya berdasarkan ALT koloni bakteri pada 0 jam, 12 jam, 24 jam, dan 36 jam. Penentuan kualitas mikrobiologi berdasarkan ALT koloni bakteri. Rancangan penelitian menggunaan Rancangan Acak Kelompok (RAK), faktorial dengan 2 faktor (konsentrasi larutan garam 0 gram/100 ml, 10 gram/100 ml, 15 gram/100 ml, 20 gram/100 ml, dan 25 gram/ml dan lama waktu simpan ikan pindang 0 jam, 12 jam, 24 jam dan 36 jam). Data dianalisis dengan Anava ganda dan dilanjutkan dengan Skott Knott 5%. Hasil penelitian menunjukkan 1) Hasil penelitian membuktikan bahwa penambahan garam dengan konsentrasi 25 gram/100ml dapat menghasilkan daya tahan simpan ikan pindang sampai lama penyimpanan 24 jam berdasarkan perhitungan ALT koloni bakteri dan uji organoleptik 2) Konsentrasi garam 25 gram/100 ml dalam waktu simpan 24 jam memberikan hasil yang terbaik berdasarkan ALT koloni bakteri dan hasil uji organoleptik