SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android pada Sistem Pernapasan untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI SMA Negeri 02 Batu

Dewi Gandhes Cintya

Abstrak


RINGKASAN

Dewi, Gandhes Cintya. 2019. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android pada Materi Sistem Pernapasan untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI di SMA Negeri 02 Batu. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi,  Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph,D, (II) Dra. Amy Tenzer, M.S

Kata Kunci: Biologi SMA Kelas XI, Literasi Sains, Pengembangan Multimedia Interaktif, Sistem Pernapasan.

Pendidikan pada abad 21 menuntut siswa untuk memiliki keterampilan 4C (berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif) dan kemampuan literasi sains. Keterampilan 4C dan literasi sains dapat melatih siswa berpikir ilmiah serta melatih siswa dalam menyikapi dan mengambil keputusan yang berkaitan dengan persoalan sains dalam kehidupan. Hasil uji kemampuan literasi sains siswa pada materi sistem pernapasan yang diberikan pada 12 siswa kelas XII MIPA 2 (tanggal 17 Januari 2018) menunjukkan rerata nilai siswa yakni 12, 1 dari skor maksimal 100. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa masih rendah.  Penelitian dan  pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis android pada materi sistem pernapasan yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas XI MIPA SMAN 2 Batu yang teruji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya.

Pengembangan multimedia interaktif ini menggunakan model pengembangan Lee&Owens yang terdiri atas 5 tahap yaitu:

(1) analisis kebutuhan,

(2) desain,

(3) pengembangan,

(4) implementasi, dan

(5) evaluasi. Perolehan data didapatkan dari

(1) hasil uji kelayakan,

(2) hasil uji kepraktisan, dan

(3) hasil uji keefektifan. Produk yang telah dihasilkan diuji kelayakan oleh ahli materi, ahli media, ahli evaluasi dan praktisi lapangan. Skor pretes dan pasca tes dianalisis menggunakan teknik gain score untuk mengetahui keefektifan multimedia interaktif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa, dan anacova untuk menguji hipotesis pengaruh multimedia interaktif terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas XIMIPA SMAN 02 Batu.

Hasil uji kelayakan oleh ahli materi menunjukkan rerata skor 100% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai komentar dan saran.  Hasil uji kelayakan oleh ahli media menunjukkan rerata skor 99,44% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai komentar dan saran. Hasil uji kelayakan oleh ahli evaluasi menunjukkan rerata skor 92,19% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai dengan komentar dan saran. Hasil uji kepraktisan oleh praktisi lapangan menunjukkan rerata skor 96,96% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai dengan komentar dan saran. Produk yang dinyatakan layak selanjutnya diujicobakan pada skala kecil yakni 12 siswa kelas XII MIPA 2 untuk mengetahui uji keparktisannya. Ujicoba skala kecil ini bertujuan untuk melihat kemenarikan multimedia, kemudahan digunakan dan dipahami sebelum di ujicobakan pada skala besar. Hasil uji kepraktisan pada skala kecil menunjukkan rerata skor 84,03% dengan kriteris sangat praktis, namun tetap direvisi sesuai dengan komentar dan saran dari siswa.

Pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap kemampuan literasi sains dipilih 2 kelompok perlakuan yakni kelas XI MIPA 2 yang dibelajarkan menggunakan multimedia pembelajaran interkatif, dan kelas XI MIPA 1 yang dibelajarkan tanpa menggunakan multimedia interaktif. Desain penelitian  yang digunakan yakni true experiment dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Grup Design. Hasil revisi produk pada ujicoba skala kecil diimplementasikan pada siswa kelas XI MIPA 2 di mana pada tahap ini siswa menggunakan multimedia interaktif dalam pembelajaran. Implementasi ini dilakukan pada 3 pertemuan dengan 6 JP, di mana sebelum pembelajaran siswa diberikan soal tes (pretes) dan pada akhir pembelajaran siswa diberikan soal pasca tes maupun angket respon. Hal ini berguna untuk menguji kepraktisan dan keefektifan multimedia yang dikembangkan.

Kemampuan literasi sains siswa dinilai efektif dibandingkan kelas tanpa multimedia interaktif. Hal tersebut dibuktikan dengan gain score 0,73 pada kelas yang dibelajarkan menggunakan multimedia interaktif dibandingkan dengan gain score kelas tanpa multimedia yakni 0,47 yang kemudian diuji lanjutan menggunakan anacova dengan hasil siginifikasi .000 < 0,05 yang berarti ada pengaruh penggunaan multimedia pembelajaran interkatif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Uji kepraktisan berguna untuk melihat apakah multimedia yang dikembangkan menarik, mudah dipahami, dan mudah digunakan. Hasil uji kepraktisan oleh siswa dalam skala besar menunjukkan skor 86,67%, namun tetep direvisi sesuai dengan komentar, kritik dan saran dari siswa. Saran pengembangan lebih lanjut yakni dilakukan uji kepraktisan dan keefektifan dibeberapa kelas  maupun sekolah dan disarankan untuk melakukan perluasan sistem android ke sistem operasi Iphone Operating System (iOS).

SUMMARY

Dewi, Gandhes Cintya. 2019. The Development of Android-Based Interactive Multimedia in Respiratory System to Improve Science Literacy Ability of Class XI Students in Senior High School 02 Batu. Skripsi, Biology Education Study Program, Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Malang. Advisor: (I) Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph, D, (II) Dra. Amy Tenzer, M.Sc

Keywords: High School Biology of class XI, The Development of Interactive Multimedia, Respiratory System, Science Literacy

Education in the 21st century requires student to have 4C skills (critical, creative, collaborative and communicative thinking) and scientific literacy skills. 4C skills and scientific literacy can train students to think scientifically and train students in addressing and making decisions related to science problems in life. The test results of students' scientific literacy skills in respiratory system material given to 12 students of class XII MIPA 2 (January 17, 2018) showed that student’s mean scores were 12, 1 from the maximum average of 100. This stated that students' literacy skills were still low. This research and development aims to develop an android-based interactive multimedia in respiratory system that can improve scientific literacy skills of students of class XI MIPA SMAN 2 Batu that have proven their feasibility, practicality and effectiveness.

This interactive multimedia development uses the Lee & Owens development model which consists of 5 stages:

(1) needs analysis,

(2) design,

(3) development,

(4) implementation, and (evaluation). Data obtained from

(1) results of feasibility tests,

(2) practicality test results, and

(3) effectiveness test results. The results of the effectiveness test data were analyzed using gain score and anacova techniques. Products that have been produced are tested by material experts, media experts, evaluation experts and field practitioners.

The results of the feasibility test by material experts show a mean score of 100% with very feasible criteria, but still revised according to comments and suggestions. The results of the feasibility test by media experts showed a mean score of 99.44% with very feasible criteria, but still revised according to comments and suggestions. The results of the feasibility test by expert evaluation showed a mean score of 92.19% with very feasible criteria, but still revised according to comments and suggestions. The practicality test results by field practitioners show a mean score of 96.96% with very feasible criteria, but still revised according to comments and suggestions. Products that are declared feasible are then tested on a small scale, 12 students of class XII MIPA 2 to find out the test of sampling. This small-scale trial aims to see multimedia attractiveness, ease of use and understanding before multimedia being tested on a large scale. The practicality test results on a small scale show a mean score of 84.03% with criteria that are practically is practical, but still revised according to comments and suggestions from students.

The effect of the use of interactive multimedia on scientific literacy skills was chosen by two treatment groups, group A which was taught using interactive learning multimedia, and group B which was taught without using interactive multimedia. The research design used was the true experiment with the Design Group Control Pretest-Posttest approach. The results of product revisions on small-scale trials are implemented in students of class XI MIPA 2 where at this stage students use interactive multimedia in learning. This implementation was carried out in 3 meetings with 6 JPs, where before the learning students were given test (pretest) and at the end of the lesson students were given after the test and response questionnaire. This is useful for testing the practicality and effectiveness of multimedia developed.

Scientific literacy skills are considered effective compared to classes without interactive multimedia. This is evidenced by the gain score of 0.73 with the effective category compared to the class gain score without multimedia, which is 0.47 with the category that is quite effective which is then tested further using anacova with a siginification result of 0.00 <0.05 which means there is influence of the use of multimedia learning interactively to improve student’s literacy skills compared to classes without interactive multimedia learning. Practical tests are useful to see whether multimedia developed is interesting, easy to understand, and easy to use. Practical test results by students on a large scale showed a score of 86.67%, but still revised according to comments, criticisms and suggestions from students. Suggestion for further development is to test practicality and effectiveness in several classes and schools and are advised to expand the android system to the iOS operating system.