SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

DAYA ANTAGONISME Aspergillus spp. TERHADAP Fusarium solani PENYEBAB PENYAKIT LAYU PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L. ) SECARA IN VITRO

Chomisatut Thoyibah

Abstrak


Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas pertanian dengan nilai ekonomi tinggi dan tingkat produksi yang berbeda pada setiap daerahnya. Tingkat produksi tanaman cabai dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya disebabkan oleh kapang patogen penyebab penyakit. Kapang Fusarium solani merupakan salah satu spesies kapang penyebab penyakit layu pada tanaman cabai rawit. Upaya yang dapat dilakukan untuk menghambat pertumbuhan kapang Fusarium solani adalah menggunakan agen pengendali hayati yaitu kapang antagonis Aspergillus spp. Tujuan penelitian ini adalah: (1) menguji daya antagonisme kapang Aspergillus spp. terhadap kapang Fusarium solani, (2) mengkaji mekanisme antagonisme antara kapang Aspergillus spp. terhadap kapang Fusarium solani. Metode penelitian yang dilakukan terdiri dari: identifikasi kapang patogen dan kapang antagonis yang diisolasi dari tanah pertanian cabai rawit, pengujian daya antagonisme dengan metode dual culture, dan pengamatan mekanisme antagonisme dengan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan daya antagonisme antara kapang Aspergillus spp. terhadap kapang Fusarium solani, dengan daya antagonisme Aspergillus oryzae: 61,93%, Aspergillus terreus: 53,62%, dan Aspergillus candidus: 48,04%. (2) Mekanisme antagonisme yang terjadi antara kapang Aspergillus spp. terhadap kapang Fusarium solani meliputi kompetisi dan mikoparasit Mekanisme mikoparasit yang ditemukan ialah hifa/konidia kapang Aspergillus spp. menempel pada hifa kapangĀ Fusarium solani menimbulkan kerusakan struktur hifa Fusarium solani.