SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning KD Sistem Respirasi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Pengetahuan Siswa Kelas XI SMA Laboratorium UM Malang

Putri Anggi Kharisma

Abstrak


RINGKASAN

Putri, Anggi Kharisma. 2019. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning KD Sistem Respirasi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Pengetahuan Siswa Kelas XI SMA Laboratorium UM Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ibrohim, M.Si, (II) Drs. I Wayan Sumberartha, M.Si.

Kata Kunci: Problem Based Learning, Media Interaktif, Keterampilan Berpikir Kreatif, Hasil Belajar Kognitif, Sistem Respirasi

Keterampilan berpikir kreatif merupakan salah satu keterampilan yang diperlukan pada Abad XXI atau 21st century skills. Berpikir kreatif adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, dalam bentuk karya baru maupun kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada. Keterampilan berpikir kreatif harus dimiliki oleh siswa salah satunya pada mata pelajaran Biologi karena Biologi merupakan cabang ilmu yang mengkaji tentang kehidupan serta fenomena alam maupun fenomena makhluk hidup yang membutuhkan banyak pemikiran kreatif untuk penyelesaian masalah. Namun berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMA Laboratorium UM Malang pada tanggal 11 Januari 2018 melalui tes keterampilan berpikir kreatif yang diujicobakan pada kelas XI MIPA 1, keterampilan berpikir kreatif siswa masih rendah. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata hasil tes keterampilan berpikir kreatif pada kompetensi dasar sistem gerak yang diberikan oleh peneliti kepada 29 siswa XI MIPA 1 termasuk pada kategori rendah, yaitu dengan rerata nilai sebesar  43,13. Berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Enik selaku guru Biologi XI IPA 1 pada tanggal 4 Januari 2018  menyatakan bahwa guru belum pernah mengembangkan keterampilan berpikir kreatif siswa saat pembelajaran. Selama pembelajaran pada KD Sistem Respirasi guru mengembangkan kreatifitas dari segi estetika saja, misalnya pembuatan mading dan pop up. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan guru sebenarnya telah berpendekatan saintifik dengan menggunakan model PBL, namun masalah yang disajikan disajikan pada pembelajaran kurang bersifat kontekstual. Langkah pembelajaran yang disajikan dalam RPP belum menggambarkan sintax PBL sepenuhnya. LKS yang dikembangkan guru belum mengikuti sintax PBL. Oleh karena itu dibutuhkan perangkat pembelajaran berbasis PBL yang mampu memfasilitasi peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa. Penelitian Pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan media interaktif, menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan media interaktif  terhadap keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar kognitif.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Borg and Gall dengan dua uji coba lapangan, yaitu uji coba lapangan awal dan uji coba lapangan utama yang dilaksanakan di SMA Laboratorium UM Malang pada kelas XI MIPA 1. Hasil validasi perangkat pembelajaran berbasis PBL menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran hasil pengembangan valid untuk digunakan dengan rerata nilai kevalidan silabus 88 %, RPP 86 %, LKS 89 %, media interaktif 97 %, dan instrumen penilaian pembelajaran 88 %. Hasil uji kepraktisan perangkat pembelajaran berbasis PBL ini termasuk pada kategori sangat praktis, dibuktikan dengan rerata nilai angket respon siswa dan angket respon guru sebesar 83 %. Keefektifan perangkat pembelajaran berbasis PBL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar kognitif yang diukur dengan rumus g faktor (N-Gains) menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar kognitif yang termasuk dalam kategori g sedang atau cukup efektif, yakni masing masing sebesar 0,48 (keterampilan berpikir kreatif) dan 0,48 (hasil belajar kognitif).

Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan, perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning berbantuan media interaktif ini valid, praktis, dan efektif diterapkan pada pembelajaran KD Sistem Respirasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar kognitif. Pelatihan pemahaman model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada guru dan siswa membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga keterampilan berpikir kreatif dapat meningkat secara maksimal.