SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas X SMAN 8 Malang Materi Ekosistem

Rosyida Lia Alfiani

Abstrak


RINGKASAN

Rosyida, Lia Alfiani. 2019. Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas X SMAN 8 Malang Materi Ekosistem. Skripsi. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. I Wayan Sumberartha, M.Sc., (2) Dr. Fatchur Rohman, M.Si.

Kata Kunci: modul biologi, Problem Based Learning, literasi sains, ekosistem

Pemecahan masalah dalam pembelajaran Biologi dapat dilakukan dengan adanya kemampuan literasi sains yang tinggi. Nyatanya yang terjadi saat ini menjelaskan bahwa kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil studi pendahuluan terhadap guru mata pelajaran Biologi kelas X SMAN 8 Malang diketahui bahwa guru belum sepenuhnya mengetahui tentang literasi sains karena masih disamakan dengan pendekatan saintifik sehingga hal tersebut berdampak kepada siswa yaitu belum memiliki kemampuan literasi sains yang baik. Penelitian dalam rangka mengembangkan modul biologi berbasis PBL dengan materi ekosistem ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains siswa.

Penelitian dan pengembangan ini mengikuti alur dari Robert Maribe Branch (2009) yakni ADDIE (Analisis, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Penelitian dilakukan di SMAN 8 Malang dengan sampel penelitian adalah siswa kelas X MIPA 5 yang berjumlah 31 siswa. Modul yang dikembangkan diuji kevalidan, keefektifan, dan kepraktisannya. Data penelitian berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, hasil pretes dan postes siswa, dan angket penilaian siswa. Data kualitatif berupa komentar dan saran, serta hasil angket guru dan siswa.

Berdasarkan hasil validasi oleh para validator yaitu ahli media, ahli materi, dan praktisi lapangan didapatkan persentase masing-masing sebesar 98,4 %, 100 %, dan 91,25 %. Persentase yang diperoleh dari ketiga validator tersebut sudah memenuhi kriteria sangat valid, atau sangat efektif, dapat digunakan tanpa perbaikan. Hasil uji kepraktisan mendapatkan persentase 83,33 % yang menunjukkan bahwa modul berbasis PBL yang dikembangkan sangat praktis untuk digunakan. Hasil rata-rata pretes siswa yaitu 34,65 dan rata-rata postes siswa yaitu 83,32. Perolehan hasil analisis data pada uji keefektifan adalah tingkat gain score siswa sebesar 0,74 yang menunjukkan bahwa peningkatan gain score siswa tergolong tinggi.