SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sistem Ekskresi Manusia Berbasis Inkuiri Terbimbing Integrasi Peer Instruction untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Gondanglegi Malang

Riesnawati Inovira

Abstrak


RINGKASAN

Riesnawati, Inovira. 2019. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sistem Ekskresi Manusia Berbasis Inkuiri Terbimbing Integrasi Peer Instruction untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Gondanglegi Malang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M.S., (2) Siti Imroatul Maslikah, S.Si., M.Si.

Kata Kunci : perangkat pembelajaran, inkuiri terbimbing   integrasi peer instruction, Sistem Ekskresi   Manusia, keterampilan pemecahan masalah,     hasil belajar siswa.

Peran guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran sangatlah penting untuk mengembangkan berbagai pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa, salah satunya adalah keterampilan Abad 21 yaitu pemecahan masalah kompleks yang menjadi sorotan dalam dunia pendidikan. Guru dituntut untuk mampu merancang pembelajaran yang efektif, bermakna, dan mengorganisasikan pembelajaran serta pendekatan pembelajaran yang tepat. Faktor penting untuk mencapai tujuan pendidikan salah satunya yakni melalui proses pembelajaran yang dilakukan. Proses pembelajaran berhubungan erat dengan perangkat pembelajaran yang digunakan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa silabus & RPP yang disusun guru Biologi SMAN 1 Gondanglegi melalui forum MGMP telah menggunakan model inkuiri, namun dalam penerapannya di kelas, keseluruhan sintaks inkuiri belum terlaksana. Hasil analisis perangkat pembelajaran yang disusun guru Biologi pun masih belum memenuhi tuntutan Kurikulum 2013, Kompetensi dan Pembelajaran Abad 21 serta standar minimal yang tercantum dalam Permendikbud No. 22 Tahun 2016. Hasil tes soal berbasis pemecahan masalah pada siswa kelas XII MIA yang telah menempuh materi Sistem Ekskresi Manusia diperoleh perbandingan rerata nilai pada masing-masing aspek pemecahan masalah yang menunjukkan bahwa pada aspek identifikasi masalah dan identifikasi berbagai alternatif solusi siswa termasuk dalam kategori cukup dan pada aspek mempertahankan satu solusi terbaik siswa termasuk dalam kategori kurang. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, maka penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Sistem Ekskresi Manusia berupa silabus, RPP, handout, LKS, dan instrumen penilaian berbasis inkuiri terbimbing integrasi peer instruction dan menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektivan perangkat pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan hasil belajar siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Gondanglegi Malang.

Pengembangan perangkat pada penelitian ini mengadaptasi model ADDIE (Branch, 2009) yaitu meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Data penelitian terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari skor hasil validasi perangkat pembelajaran, skor angket respons uji kepraktisan, skor tes pemecahan masalah dan hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Data kualitatif berupa saran dan komentar dari validator, guru, dan siswa. Validasi dilakukan oleh dosen ahli perangkat pembelajaran, ahli materi, dan praktisi lapangan. Uji kepraktisan dan keefektivan dilakukan dengan mengimplementasikan perangkat pembelajaran di kelas XI MIA 1 dan XI MIA 3 SMAN 1 Gondanglegi dengan jumlah 60 siswa, sedangkan uji kepraktisan dilakukan terhadap seluruh respons siswa dan guru. Hasil uji validasi perangkat pembelajaran Sistem Ekskresi Manusia berbasis inkuiri terbimbing integrasi peer instruction (silabus, RPP, handout, dan LKS) memperoleh kriteria sangat valid. Nilai validitas silabus, RPP, handout, dan LKS secara berturut-turut adalah 97,03%, 97,34%, 98,23%, dan 99,30%. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat praktis, artinya produk yang dikembangkan menarik dan membantu siswa memahami materi Sistem Ekskresi Manusia dengan persentase sebesar 97,60%. Hasil uji keefektivan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran Sistem Ekskresi Manusia berbasis inkuiri terbimbing integrasi peer instruction sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa kelas XI MIA berdasarkan perolehan n-gain sebesar 0,73 pada indikator mengidentifikasi masalah; 0,86 pada indikator mengidentifikasi berbagai alternatif solusi; dan 0,81 pada indikator memilih satu solusi terbaik. Rata-rata n-gain pada tiga indikator keterampilan pemecahan masalah adalah sebesar 0,8 yang termasuk dalam kriteria efektivitas tinggi. Perangkat pembelajaran Sistem Ekskresi Manusia berbasis inkuiri terbimbing integrasi peer instruction juga sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan atau kognitif siswa berdasarkan perolehan rata-rata n-gain pada seluruh indikator pencapaian kompetensi materi Sistem Ekskresi Manusia sebesar 0,71; hasil belajar pada aspek sikap memperoleh rata-rata nilai yaitu 94,50; dan hasil belajar aspek keterampilan memperoleh rata-rata nilai yaitu 91,30. Berdasarkan hasil tersebut memperlihatkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah valid/layak, praktis, dan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran