SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Guided Inquiry Berbasis Sumber Daya Lokal Terhadap Keterampilan Proses Sains, Karakter, dan Hasil Belajar Kognitif Biologi MA Al-Ittihad Poncokusumo

ENDRIYANI DESSI

Abstrak


RINGKASAN

Endriyani, Dessi. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Guided Inquiry Berbasis Sumber Daya Lokal Terhadap Keterampilan Proses Sains, Karakter, dan Hasil Belajar Kognitif Biologi MA Al-Ittihad Poncokusumo. Skripsi. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hj. Sri Endah Indriwati, M. Pd., (2) Dr. Murni Sapta Sari, M. Si.

Kata Kunci: Model Guided Inquiry berbasis sumber daya lokal, keterampilan proses sains (KPS), karakter, dan hasil belajar kognitif

Dunia Pendidikan Indonesia saat ini berusaha mengembangkan kompetensi pengetahuan, sikap, dan  keterampilan secara seimbang. Faktanya masih ada permasalahan yang dihadapi di dunia pendidikan saat ini. Aspek  sikap sebagai cara menanamkan karakter masih diacuhkan dalam proses pembelajaran. Aspek keterampilan kognitif siswa yang masih kurang dikembangkan terutama mengenai keterampilan proses sains sebagai identitas biologi sebagai ilmu sains, serta rendahnya nilai hasil belajar kognitif. Permasalahan ini dapat diatasi dengan penerapan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Salah satunya dengan model pembelajaran inkuiri, yang dipadukan dengan penggunaan sumber belajar potensi lokal. Model pembelajaran inkuiri memfasilitasi siswa untuk aktif melakukan kinerja ilmiah, sedangkan penggunaan sumber daya lokal bertujuan untuk mendukung pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu atau quasy experiment. Desain penelitian yang digunakan yaitu pretest-postest nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X IIS MA Al-Ittihad Poncokusumo tahun ajaran 2018/2019 sedangkan sampel penelitian adalah kelas X-IIS 3 dan X-IIS 2. Penentuan sampel dilakukan dengan uji kesataraan dari keempat kelas kemudian diambil dua kelas tersebut. Kelas X-IIS 3 dengan jumlah siswa 31 digunakan sebagai kelas eksperimen dan kelas X-IIS 2 dengan jumlah 34 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data melalui teknik observasi dan tes. Teknik observasi dilakukan untuk mengukur keterampilan proses sains, dan karakter. Teknik tes dilakukan untuk mengukur hasil belajar kognitif. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik anakova dan uji-t menggunakan program SPSS 22 for Windows.

Hasil penelitian menunjukkan selisih rerata KPS kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 11,3 sedangkan selisih rerata karakter sebesar 8,55. Hasil belajar kognitif pada materi ekosistem kelas ekperimen mengalami peningkatan sebesar 108,34%sedangkan kelas kontrol sebesar 80,45%. Hasil belajar kognitif pada materi perubahan lingkungan kelas ekperimen mengalami peningkatan sebesar 52,83% sedangkan kelas kontrol sebesar 46,63%. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi keterampilan proses sains sebesar 0,000, karakter sebesar 0,001, dan hasil belajar sebesar 0,007 untuk materi ekosistem dan 0,000 untuk materi perubahan lingkungan. Seluruh nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga hipotesis penelitian diterima yang menujukkan ada pengaruh penggunaan model pembelajaran guided inquiry berbasis sumber daya lokal terhadap keterampilan proses sains, karakter, dan hasil belajar kognitif.