SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Asesmen Formatif Berbasis Guided Discovery Learning Untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif dan Penguasaan Konsep Pada Materi Ekosistem Kelas X SMAN 02 Batu

DHANIAL FAHIRA YASMIN

Abstrak


Penelitian pengembangan tentang asesmen formatif pada materi ekosistem untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan konsep siswa kelas X SMAN 02 Batu telah dilaksanakan bulan September - April 2019. Berdasarkan hasil observasi diperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan konsep siswa pada beberapa materi dengan tingkatan kognitif masih rendah,guru juga belum memiliki format penilaian untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan terdapat kendala waktu.Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan asesmen formatif yang dapat mengukur kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan konsep pada materi ekosistem siswa kelas X SMAN 02 Batu dan menghasilkan asesmen formatif yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan model ADDIE.Produk yang dikembangkan berupa tes kognitif, instrumen pembuatan charta, dan instrumen praktikum kelas serta perangkat pembelajaran lain seperti RPP dan LKPD. Uji coba produk dilakukan terhadap 108 siswa. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil implementasi produk asesmen formatif menunjukkan bahwa keterlaksaan RPP memperoleh skor 3,6 ( sangat baik). Hasil tes kognitif siswa dari ketiga kelas adalah 3,1 (sangat baik) dengan nilai tertinggi 93,3 sedangkan nilai terendah 46,67.Hasil obervasi penilaian praktikum dari ketiga kelas menunjukkan 56,67% termasuk kriteria sangat baik dan 43,33% termasuk kriteria baik.Hasil observasi penilaian charta dari ketiga kelas menunjukkan 84,2% termasuk kategori sangat baik dan 15,74% termasuk dalam kategori baik. Hasil analisis butir soal menunjukkan bahwa soal memiliki realibilitas tinggi, tingkat kesukaran mudah sebanyak 47% dan sedang sebanyak 53% dengan daya beda baik sebanyak 80% dan baik sekali sebanyak 20%.Asesmen formatif yang dikembangkan memiliki indikator kemampuan berpikir kreatif sehingga dapat mengukur kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan konsep siswa.Kesimpulan penelitian adalah asesmen formatif yang dikembangkan layak, praktis dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran