SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI PROTISTA KELAS X MAN 1 MALANG

MOHAMAD NASRUL FUAD

Abstrak


RINGKASAN

Mohamad, Nasrul F. 2019. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis   Multimedia Interaktif pada Materi Protista Kelas X MAN 1 Malang. Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Murni Sapta Sari, M. Si., (II) Dr. Sulisetijono, M. Si

Kata Kunci: Media Pembelajaran, Multimedia Interaktif, Protista

Pembelajaran kurikulum 2013 dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang secara pesat. Pada kehidupan masa kini yang telah memasuki abad 21, kehidupan semakin kompetitif sehingga kurikulum 2013 menekankan kepada siswa untuk mengkonstruk belajarnya sendiri dengan cara memanfaatkan perkembangan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) secara tepat. Perkembangan IPTEK mendorong upaya pembaharuan teknologi dalam proses belajar.

Strategi yang dapat dilakukan oleh guru dalam memanfaatkan teknologi yaitu pengembangan media pembelajaran dalam proses pembelajaran.Media pembelajaran yang dikembangkan dibuat untuk memudahkan siswa dalam memperjelas materi yang sulit dipahami. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar yaitu multimedia interaktif.

Berdasarkan hasil observasi, wawancara dengan guru, dan angket siswa kelas X MIPA 4 MAN 1 Malang, terdapat kesulitan dalam mempelajari materi protista yang terlalu banyak, siswa dikelas mayoritas bandel dan mudah bosan dikarenakan guru mengajar hanya menggunakan buku, power point, dan gambar, selain itu alokasi waktu pembelajaran biologi tiga jam per minggu, sehingga kurang seimbang dengan kepadatan materi protista.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan multimedia interaktif pada materi protista kelas X MAN 1 Malang dan menguji kelayakan, kevalidan, keefektifan dan kepraktisan multimedia interaktif pada materi protista kelas X MAN 1 Malang. Diharapkan dengan adanya multimedia interaktif yang dikembangkan pada materi protista ini dapat membantu siswa dalam belajar secara efektif dan efisien.

Penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang merupakan model pengembangan design pembelajaran yang pada intinya menggunakan pendekatan sistem dan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk menghasilkan produk pembelajaran yang efektif dan efisien. Adapun tahapan pembelajaran menurut model ADDIE adalah

(1) analysis yaitu dengan melakukan analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi masalah dilapangan dengan cara observasi, wawancara guru dan angket siswa

(2) design yaitu membuat rancangan kerangka multimedia interaktif yang dikemas secara skematis dalam bentuk flowchart dan storyboard

(3) development merupakan produl awal multimedia interaktif dalam bentuk flash player dan sudah dilengkapi dengan instrument validasi ahli media, ahli materi, ahli praktisi dan angket respon siswa

(4) implementation merupakan penerapan multimedia interaktif dengan subjek siswa kelas X MIA 4 MAN 1 Malang untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif dengan cara melakukan pretest dan postest

(5) evaluation merupakan tahap uji coba multimedia interaktif kepada siswa dengan tujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap multimedia interaktif yang dikembangkan dengan cara melakukan perbaikan produk berdasarkan komentar dan saran dari siswa.

Data dan hasil analisis data yang diperoleh digunakan untuk memperbaiki produk yang dikembangkan. Hasil validasi ahli materi menunjukan bahwa produk dihasilkan termasuk dalam kategori valid dengan persentase 87,5%. Hasil validasi ahli media menunjukan bahwa produk dihasilkan termasuk dalam kategori valid dengan persentase 87,5%. Hasil validasi ahli praktisi lapangan menunjukan bahwa produk dihasilkan termasuk dalam kategori valid  dengan persentase 92,5%. Rerata hasil uji kepraktisan yang didapatkan dari hasil angket respon siswa diperoleh nilai persentase 88% yang secara teoritis menunjukan bahwa multimedia interaktif pada materi protista termasuk dalam kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil uji keefektifan dalam menggunakan multimedia interaktif pada materi protista yang diperoleh dari hasil rerata nilai pretest sebesar 74 % dan rerata nilai postest sebesar 85 %, menunjukan peningkatan nilai siswa sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif sebesar 15%.Berdasarkan hasil uji keefektifan tersebut dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif efektif untuk digunakan dalam pembelajaran protista.

SUMMARY

Mohamad, Nasrul F. 2019. Development of Interactive Multimedia-Based Learning Media on Protista Materials in Class X MAN 1 Malang. Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Malang State University. Advisor: (I) Dr. Murni Sapta Sari, M. Si.,(II) Dr. Sulisetijono, M. Si

Keywords: Learning Media, Interactive Multimedia, Protista

Curriculum 2013 learning was developed on the basis of awareness of science and technology to develop rapidly. In the 21st century, life is increasingly competitive. 2013 curriculum for students to construct their own learning by utilizing the development of science and technology properly. The development of science and technology encourages the advancement of technological renewal in the learning process.

 

The strategy that can be carried out by teachers in utilizing technology is the development of learning media in the learning process. The developed learning media is made to facilitate students in clarifying material that is difficult to understand. One of the learning media that can be used in teaching and learning activities is interactive multimedia.

Based on the results of observations, interviews with teachers, and questionnaires of class X MIPA 4 MAN 1 Malang, there were difficulties in learning too much protist material, students in the class of the majority were stubborn and easily bored because the teacher taught only using books, power points, and pictures, besides the allocation of biology learning time is three hours per week, so it is less balanced with the density of protist material.

The purpose of this research and development is to develop interactive multimedia on protist material in class X MAN 1 Malang and test the feasibility, validity, effectiveness and practicality of interactive multimedia in protist material in class X MAN 1 Malang. It is expected that the presence of interactive multimedia developed in protist material can help students in learning effectively and efficiently.

Research and development uses the ADDIE model which is a learning design development model which essentially uses a system approach and has the same goal, namely to produce effective and efficient learning products. The stages of learning according to the ADDIE model are

(1) analysis, namely by conducting a needs analysis to identify problems in the field by observation, teacher interviews and student questionnaires

(2) design, which is to design interactive multimedia frameworks that are schematically packaged in the form of flowcharts and storyboards

(3) development is the first interactive multimedia producer in the form of flash player and has been equipped with validation instruments, media experts, material experts, practitioner experts and student response questionnaires

(4) implementation is the application of interactive multimedia with students of class X MIA 4 MAN 1 Malang to determine the influence before and after using interactive multimedia by doing the pretest and posttest

(5) evaluation is the stage of interactive multimedia testing to students with the aim to determine the response of students to interactive multimedia developed by making improvements to the product based on comments and s advice from students.

Data and results of analysis of data obtained are used to improve the product developed. The results of the material expert validation show that the product is included in the valid category with a percentage of 87.5%. The results of media expert validation show that the product is included in the valid category with a percentage of 87.5%. The results of field practitioners' expert validation show that the product is included in the valid category with a percentage of 92.5%. The average practicality test results obtained from the results of student responses questionnaire obtained a percentage value of 88% which theoretically shows that interactive multimedia in protist material is included in the very practical category. Based on the results of the test of effectiveness in using interactive multimedia on the protist material obtained from the results of the pretest value of 74% and the average posttest value of 85%, it shows an increase in the value of students before and after using interactive multimedia by 15%. Based on the results of the effectiveness test it can be concluded that interactive multimedia is effective for use in protist learning.