SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Berpikir Kritis dan Perilaku Sosial Pada Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Sumber Daya Lokal Dipadu Think Pair Share Siswa SMA PGRI Gedangan

Ludvia . Wijareni

Abstrak


Sumber belajar merupakan salah satu komponen yang dapat membantu peserta didik untuk mencapai kompetensi tertentu. Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang memiliki sumber daya lokal berupa ekosistem sawah, kebun kopi, kebun tebu, dan kebun jati. Guru biologi SMA PGRI Gedangan belum memanfaatkan sumber daya lokal sebagai sumber belajar. Inkuiri terbimbing merupakan salah satu model pembelajaran berbasis masalah yang melibatkan siswa untuk melakukan penyelidikan. Masalah tersebut dapat diambil dari sumber daya lokal yang ada di Kecamatan Gedangan. Bebarapa hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, namun model pembelajaran ini masih sulit dilaksanakan oleh siswa karena tahapan dalam inkuiri terbimbing membutuhkan waktu yang lama dan pembelajaran lebih berpusat pada siswa. Think Pair Share (TPS) merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang dapat dipadukan dengan inkuiri terbimbing sehingga masing-masing model pembelajaran ini dapat saling menutupi kekurangan satu sama lain. Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dipadu TPS dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan perilaku sosial siswa.

Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian adalah mendeskrispikan hasil tindakan pembelajaran dengan menerapkan inkuiri terbimbing berbasis sumber daya lokal dipadu TPS terhadap kemampuan berpikir kritis dan perilaku sosial siswa. Penelitian tindakan ini dirancang dengan menerapkan model penelitian tindakan kelas oleh Kemmis dan Mc.Taggart yang terdiri atas tiga tahapan penting yakni perencanaan (plan), tindakan (act) & pengamatan (observe), dan refleksi (reflect). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus, masing-masing siklus memuat 1 kompetensi dasar yang ditempuh selama 3 kali pertemuan dan masing-masing pertemuan dilaksanakan selama tiga jam pelajaran.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan perilaku sosial siswa pada setiap siklus. Perolehan rata-rata peningkatan pre-test dan post-test pada siklus I sebesar 35,5%, dan meningkat pada siklus II sebesar 41,5%. Tingkat efektivitas dibuktikan dengan perolehan n-gain siklus I sebesar 0,6 (sedang), dan siklus II sebesar 0,7 (tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis sumber daya lokal dipadu TPS dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan perilaku sosial siswa. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti yaitu jika model pembelajaran ini akan digunakan pada sekolah lain perlu disesuaikan antara materi dan sumber daya lokal yang ada di lokasi sekolah.