SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Pengaruh Model-Model Pembelajaran terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa

Robia Aisyatur

Abstrak


RINGKASAN

Robia, Aisyatur. 2019. Kajian Pengaruh Model-Model Pembelajaran terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa. Skripsi. Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. A. Duran Corebima, M.Pd., (II) Prof. Dr. Siti Zubaidah, M.Pd.

Kata Kunci : Meta analisis, model-model pembelajaran inovatif, keterampilan berpikir kreatif siswa.  

Keterampilan berpikir kreatif merupakan salah satu keterampilan berpikir abad XII yang harus dimiliki oleh siswa agar mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi gagasan-gagasan inovatif yang berasal dari berbagai sudut pandang untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks dan nyata. Pentingnya keterampilan berpikir kreatif untuk diberdayakan karena dapat membantu siswa menghasilkan ide yang baru yang bervariasi dan unik, selain itu kemampuan berpikir kreatif merupakan kemampuan untuk memecahkan permasalahan,  menghasilkan produk baru serta mengajukan berbagai pertanyaan dan argumen. Menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan diberbagai jenjang pendidikan yang berbeda, dari SD hingga perguruan tinggi, diketahui bahwa keterampilan berpikir kreatif siswa masih rendah dan belum diberdayakan. Sudah banyak penelitian yang mengkaji tentang pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa pada kondisi tertentu, akan tetapi belum ada penelitian yang mengkaji secara serentak kecenderungan berbagai model pembelajaran dalam memberdayakan keterampilan berpikir kreatif siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk:

1) mengetahui gambaran pengaruh model-model pembelajaran dalam memberdayakan keterampilan berpikir kreatif,

2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kuat atau lemahnya pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian survei meta analisis yang mengkaji pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Kriteria penelitian yang digunakan yaitu penelitian quasy experiment yang menggunakan uji hipotesis Anakova dengan variabel bebas berupa model pembelajaran dan variabel terikat berupa keterampilan berpikir kreatif siswa. Data penelitian diperoleh dari penelitian sebelumnya yang tidak dipublikasi seperti skripsi, tesis, dan disertasi Universitas Negeri Malang. Data yang telah diperoleh berjumlah 40 penelitian (11 skripsi, 29 tesis, dan 7 disertasi). Data yang diperoleh kemudian dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan dan model pembelajaran yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 penelitian terdapat 39 penelitian yang berpengaruh signifikan dalam memberdayakan keterampilan berpikir kreatif siswa. Potensi model pembelajaran inovatif tersebut dalam memberdayakan keterampilan berpikir kreatif siswa, tidak lepas dari sintaks yang terkandung di dalamnya. Sintaks pembelajaran memuat strategi-strategi berpikir kreatif yang dapat memberdayakan keterampilan berpikir kreatif siswa. Strategi yang mampu memberdayakan keterampilan berpikir kreatif seperti strategi

brainstorming (curah pendapat), analogi, mind maping serta beberapa pendekatan yaitu sciece process dan science content. Model pembelajaran yang sama jika diterapkan pada jenjang pendidikan yang berbeda memiliki hasil yang berbeda, hal tersebut dikarenakan faktor-faktor yang mempengaruhi selama penelitian. Akan tetapi secara keseluruhan model inovatif dapat memberdayakan keterampilan berpikir kreatif siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar model pembelajaran inovatif dapat memberdayakan berpikir kreatif dikarenakan adanya strategi berpikir kreatif dalam sintaks model pembelajaran. Faktor lain yang dapat mempengaruhi kuat atau lemahnya model pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif yaitu keunggulan sintaks model pembelajaran, kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran, keterampilan guru dalam melaksanakan sintaks pembelajaran, fasilitas sekolah yang mendukung kegiatan belajar mengajar dan jenjang pendidikan yang digunakan sampel penelitian