SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IDENTIFIKASI VARIASI SEKUEN OVULATION RATE GENE PADA SAPI LIMOUSIN KEMBAR DI PACITAN JAWA TIMUR

Athiyah Layla

Abstrak


Konsumsi daging sapi di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahun, namun produksi daging sapi nasional hanya mampu mencukupi 65% dari kebutuhan dalam negeri. Oleh karena itu, diperlukan terobosan inovasi baru yang dapat meningkatkan produktivitas ternak sapi, salah satunya dengan kelahiran kembar pada sapi. Sehingga diperlukan identifikasi gen kembar pada sapi agar dapat dilakukan seleksi terhadap sapi yang memiliki potensi untuk melahirkan kembar. Identifikasi variasi sekuen ovulation rate geneperlu dilakukan untuk meningkatkan pembibitan sapi Limousin kembar. Identifikasi variasi sekuen ovulation rate gene dimulai dengan pengambilan sampel darah sapi. Kemudian dilakukan isolasi DNA darah sapi, amplifikasi sekuen ovulation rate gene, elektroforesis horizontal, lalu dilanjutkan sekuensing. Hasil sekuensing kemudian dianalisis menggunakan software bioinformatika untuk melihat adanya variasi sekuen serta untuk melihat prediksi polipeptida yang terbenntuk yang kemungkinan berperan dalam laju ovulasi sapi Limousin.Berdasarkan hasil analisis, prediksi polipeptida yang terbentuk adalah Cytokine  (TNF Tumor Necrosis Factor). Hal ini memperlihatkan bahwa variasi yang terjadi tidak dapat mengubah polipeptida yang terbentuk, karena polipeptida yang terbentuk dari ketiga sampel merupakan golongan sitokin yang memiliki fungsi untuk proses ovulasi pada mamalia. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya variasi sekuen gen tidak mengubah fungsi gen dapat dikatakan gen ini gen conserve. Pada akhirnya sapi ini dapat dilakukan seleksi, konservasi dan pemuliaan untuk  meningkatkan produktivitas sapi, guna mencukupi permintaan daging sapi yang tinggi.