SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI SISTEM KOORDINASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 LAWANG

Apriyani Christine

Abstrak


RINGKASAN

Apriyani, Christine. 2019. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif pada Materi Sistem Koordinasi untuk meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Lawang. Skripsi, Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Amy Tenzer, M.S., (2) Siti Imroatul Maslikah, S.Si., M.Si.

Kata Kunci : berpikir kritis, multimedia pembelajaran interaktif, sistem koordinasi

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang harus dikembangkan dalam abad 21  sebagai abad pengetahuan. Akan tetapi siswa SMAN 1 Lawang masih belum menguasai beberapa aspek yang menjadi indikator kemampuan berpikir kritis. Rendahnya kemampuan berpikir kritis pada siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa dalam materi yang dipelajari. Hal tersebut terjadi karena siswa menanggap materi Biologi sebagai materi yang abstrak, keterbatasan media, serta bahan ajar yang digunakan seperti buku teks dan UKBM yang cenderung membosankan. Pemanfaatan media dalam proses pembelajaran masih sangat kurang padahal sarana dan prasarana sekolah dalam bidang teknologi sudah lengkap dan memadai. Multimedia interaktif sebagai salah satu media pembelajaran dapat membantu proses pembelajaran karena dalam satu media terdapat banyak aspek yang bisa dimunculkan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran  interaktif yang layak, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi sistem koordinasi. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Lee and Owens (2004) yang terdiri dari lima tahapan, antara lain:

(1) Penilaian Kebutuhan dan Analisis Awal-Akhir;

(2) Desain;

(3) Pengembangan;

(4) Implementasi; dan

(5) Evaluasi.  Multimedia interaktif ini divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi lapangan. Produk yang telah direvisi kemudian diuji coba sebanyak dua kali yaitu uji coba lapangan awal dan uji coba lapangan utama. Jenis data dalam penelitian dan pengembangan ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari nilai validasi, nilai kepraktisan dan skor pre-test dan post-test siswa. Data kualitatif diperoleh dari saran dan komentar ahli materi, ahli media, praktisi lapangan dan pengguna produk (siswa). Berdasarkan hasil validasi dari ahli materi, ahli media, dan praktisi lapangan diperoleh persentase masing-masing sebesar 100%, 98% dan 100% menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan sangat layak serta berdasarkan uji kepraktisan dengan uji coba lapangan awal dan uji coba lapangan utama diperoleh persentase sebesar 94% dan 95% yang menunjukkan bahwa multimedia interaktif sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Peningkatan kemampuan berpikir kritis diukur dengan menggunakan gain score dan diperoleh nilai 0, 812 yang menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Multimedia pembelajaran interaktif yang telah dikembangkan tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus digunakan bersinergi dengan UKBM yang disusun dengan sintaks inkuiri terbimbing serta berisi pertanyaan yang disesuaikan dengan indikator kemampuan berpikir kritis.   

SUMMARY

Apriyani, Christine. 2019. The Development of Interactive Multimedia on Nervous System, Endocrine System, and Sense Organs Materials to Improve Students’ Critical Thinking Skills of Class XI SMAN 1 Lawang. Thesis, Department of Biology. Faculty of Mathematics and Natural Sciiences, Universitas Negeri Malang. Advisors:  (1) Dra. Amy Tenzer, M.S., (2) Siti Imroatul Maslikah, S.Si., M.Si.

Keywords: critical thinking, interactive multimedia learning, nervous system, endocrine system, and sense organs

The criticall thinking ability is an ability that must be developed in the 21st century as a century of knowledge. However, students of SMAN 1 Lawang still have not mastered some aspects which are the indicators of critical thinking skills. The lack of students’ criticall thinking skills is caused by the lack of their understanding in the material that has been studied. This happens because students perceived that Biology material as abstract material, limited media, and teaching materials used such as textbooks and UKBM tend to be boring. The use of media in the learning process is still lacking even though school facilities and infrastructure in the field of technology are complete and adequate. Interactive multimedia as one of the learning media can help the learning process because in one media there are many aspects that can be lifted. This research and development aims to develop appropriate, practical and effective interactive learning multimedia in coordination system material. The research and development model used is Lee and Owens’s Model (2004) which consists of five stages, including:

(1) Needs Assessment and FrontEnd Analysis;

(2) Design;

(3) Development;

(4) Implementation; and

(5) Evaluation. This interactive multimedia was validated by material experts, media experts, and practitioners. The revised products were tested twice, namely the initial trials and the main trials. The types of data in this research and development are quantitative and qualitative data. Quantitative data was obtained from the value of validation, and practicality product ; student pre-test and posttest scores. Qualitative data was obtained from the suggestions and comments of material experts, media experts, practitioners and product users (students). Based on the results of the validation from material experts, media experts, and practitioners, the percentages were 100%, 98% and 100% and practicality tests with initial trials and main trials obtained the percentages of 94% and 95% showed that multimedia interactive developed is very feasible and practical to use in the learning process. The improvement in critical thinking skills was measured by using the gain score and obtained a value of 0, 812 which showed that interactive multimedia was developed effectively to improve students' critical thinking skills. Interactive learning multimedia that has been developed cannot stand alone but must be used in synergy with the UKBM which is structured with guided inquiry syntax and contains questions adjusted to the indicators of critical thinking skills.