SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN ASESMEN KINERJA PADA MATERI SISTEM SIRKULASI UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN LITERASI SAINS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 MALANG

Fauziah Rachma Ayu

Abstrak


RINGKASAN

Fauziah, Rachma Ayu. 2019. Pengembangan Asesmen Kinerja pada Materi Sistem Sirkulasi untuk Mengukur Keterampilan Literasi Sains Siswa Kelas XI-B3 SMA Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Murni Saptasari, M.Si., (II) Drs. I Wayan Sumberartha, M.Si.

Kata Kunci: asesmen kinerja, sistem sirkulasi, keterampilan literasi sains

Keterampilan literasi sains perlu diterapkan dalam pembelajaran untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi kehidupan modern abad 21. Kurikulum 2013 menuntut siswa untuk memiliki standar kompetensi tinggi yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Kurikulum 2013 tentunya juga menuntut guru untuk dapat berperan aktif dalam penilaian siswa mulai dari proses hingga menjadi hasil belajar yang utuh. Guru perlu menggunakan asesmen yang sesuai dengan kegiatan yang sedang berlangsung dalam proses pembelajaran. Penilaian autentik, salah satunya asesmen kinerja, dikembangkan untuk menguji kemampuan siswa dalam mendemonstrasikan pengetahuan pada berbagai situasi nyata dan konteks tertentu. Asesmen kinerja dapat digunakan sebagai alat untuk mengetahui kemampuan siswa dalam proses, tanpa menunggu proses berakhir.  Tujuan penelitian adalah mengembangkan instrumen asesmen kinerja yang valid, praktis, dan efektif  untuk mengukur keterampilan literasi sains siswa pada materi sistem sirkulasi kelas XI di SMA Negeri 5 Malang. Model pengembangan pada penelitian ini menggunakan model ADDIE. Model ADDIE dipilih karena memberikan kesempatan kepada pengembang untuk melakukan revisi berulang kali selama diperlukan, sehingga dapat menghasilkan suatu produk yang lebih baik. Analisis hasil validasi menunjukkan persentase rerata validasi ahli asesmen 96% (sangat valid), persentase rerata validasi ahli materi 99,6% (sangat valid), dan persentase rerata validasi praktisi lapangan 98% (sangat valid). Tingkat kepraktisan asesmen kinerja berdasarkan hasil analisis angket respon siswa dan praktisi lapangan didapatkan rerata 96,4% (sangat praktis). Kriteria ketuntasan belajar klasikal dikatakan efektif dengan persentase asesmen kinerja presentasi 91%, asesmen kinerja diskusi 86%, asesmen kinerja praktikum 100%, dan soal uji kompetensi aspek kognitif keterampilan literasi sains 89%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka asesmen kinerja yang dikembangkan sudah layak digunakan sebagai asesmen pembelajaran dan dapat mengukur keterampilan literasi sains pada materi sistem sirkulasi kelas XI di SMA Negeri 5 Malang