SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Potensi Genetik Padi (Oryza sativa L.) Banyuwangi Berdasarkan Ekspresi Relatif Gen Homogentisate Geranylgeranyl Transferase (HGGT)

DYATI GALUH PRATITA

Abstrak


Kualitas gizi buah padi yang baik sangat diminati konsumen di seluruh dunia, salah satunya adalah padi dengan tokotrienol tinggi. Ekspresi relatif gen HGGT dapat digunakan untuk menemukan varietas padi yang berpotensi menghasilka ntokotrienol tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan varietas padi yang memiliki potensi tokotrienol tinggi berdasarkan tingkat ekspresi gen HGGT diantara 8 varietas padi (Oryza sativa L.) lokal Banyuwangi. Metode penelitian ini ialah quantitative RealtimePCR untuk mengetahui ekspresi relatif gen HGGT pada padi lokal Banyuwangi. Hasil penelitian ini menunjukkan ekspresi relatif gen HGGT pada varietas Hitam Melik (2ΔCt = 16,989542), Hitam Pekat (2ΔCt = 5,376001), Blambangan A3 (2ΔCt = 4,943469), Merah Bali (2ΔCt=3,479590), Blambangan A2 (2ΔCt = 2,599881), Berlian (2ΔCt = 1,290429), JanurKuning (2ΔCt = 1,173945), dan Sunrise of Java A3 (2ΔCt = 0,356816). Hasil uji statistik non parametrik Wilcoxon/Kruskal Wallis menunjukkan ChiSquare hitung (16,0570)>ChiSquare tabel dengan α = 0,05 (14,067) yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada data antar sampel. Ekspresi relatif gen HGGT pada padi lokal Banyuwangi dari yang tertinggi ke terendah adalah pada varietas Hitam Melik, Hitam Pekat, Blambangan A3, Merah Bali, Blambangan A2, Berlian, Janur Kuning, dan Sunrise of Java A3. Varietas Hitam Melik memiliki ekspresi relatif gen HGGT tertinggi sehingga berpotensi menghasilkan tokotrienol lebih banyak jika dibandingkan dengan varietas lainnya.