SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS STATUS TROFIK WADUK LAHOR KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR

Garudea Ginggi Rizki

Abstrak


RINGKASAN

Garudea, Ginggi. 2018. Analisis Status Trofik Waduk Lahor Kabupaten Malang Jawa Timur. Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hadi Suwono, M.Si.  

Kata Kunci: Fitoplankton, Status Trofik, Waduk Lahor

Waduk Lahor merupakan salah satu perairan lentik yang ada di Indonesia. Waduk Lahor Malang dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai sumber air bersih, tempat pariwisata, perikanan, dan irigasi pertanian, berbagai pemanfaatan tersebut dapat mempengaruhi kualitas perairan di Waduk Lahor. Pencemaran dapat disumbang oleh limbah pemukiman masyarakat sekitar, limbah pakan dari budidaya perikanan yang dilakukan, dan pengayaan unsur hara perairan dari limbah pertanian. Aktivitas tersebut dapat menyebabkan terjadinya eutrofikasi dengan pengayaan unsur hara dalam badan perairan Waduk Lahor. Dampak yang ditimbulkan oleh eutrofikasi terhadap kualitas perairan perlu dimonitor untuk menjaga kualitas perairan. Salah satu caranya yaitu dengan mengetahui status trofik perairan. Status trofik merupakan gambaran mengenai tingkat kesuburan suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan fitoplankton, hubungan faktor fisiko-kimia dengan kelimpahan fitoplankton dan mengetahui status trofik perairan. Identifikasi fitoplankton dilakukan sampai pada tingkat genus. Faktor fisiko-kimia yang diukur dalam penelitian ini yaitu (pH, suhu, DO, kecerahan, fosfat, dan klorofil-a). Analisis status trofik dihitung berdasarkan indeks status trofik Carlson. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dan dilaksanakan pada bulan September-Desember 2018 di Waduk Lahor. Pengambilan sampel di Waduk Lahor dibagi menjadi 4 stasiun berdasarkan rona lingkungannya. Setiap stasiun kemudian dibagi menjadi 3 kedalaman yaitu 0 m, 0,5 m, dan 1 m dengan 3 kali pencuplikan disetiap kedalaman kecuali pengambilan sampel untuk uji klorofila, fosfat dan kecerahan yang hanya dilakukan 1 kali pencuplikan. Pengambilan air sampel untuk penelitian untuk kelimpahan fitoplankton sebanyak 1500 ml sedangkan untuk analisis klorofil-a dan fosfat sebanyak 600 ml pada kedalaman 0.5cm. Analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan faktor fisiko-kimia dengan kelimpahan fitoplankton dianalisis dengan uji korelasi berganda. Analisis status trofik dihitung berdasarkan indeks status trofik Carlson.  Hasil penelitian ditemukan 32 jenis fitoplankton yang terdiri dari 5 divisi, yaitu Chlorophyta, Chrysophyta, Chyanophyta, Euglenophyta dan Phyrrophyta. Hasil analisis korelasi berganda menunjukkan bahwa faktor fisiko-kimia perairan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kelimpahan fitoplankton. Berdasarkan rumus Carlson tentang status trofik perairan Waduk Lahor tergolong dalam perairan mesotrofik yang mendekati ke arah eutrofik

ABSTRACT

Garudea, Ginggi. 2018. Analysis Trophic Status of Lahor Reservoir, Malang East Java. Thesis. Biology Departemen. Faculty of Matematics and Natural Sciences. Counselor Dr. Hadi Suwono, M.Si.  

Keywords: Phytoplankton, Trophic Status, Lahor Reservoir

Lahor Reservoir is one of the limber waters in Indonesia. Lahor Malang Reservoir is used by local residents as a source of clean water, tourism, fisheries and agricultural irrigation, various uses can affect the quality of water in the Lahor Reservoir. Pollution can be contributed by residential community waste, feed waste from aquaculture carried out, and enrichment of aquatic nutrients from agricultural waste. This activity can cause eutrophication with nutrient enrichment in the waters of the Lahor Reservoir. The impact of eutrophication on water quality needs to be monitored to maintain water quality. One way is to know the trophic status of the water. Trophic status is an illustration of the level of fertility of a waters. This study aims to determine the abundance of phytoplankton, the relationship of physicochemical factors with the abundance of phytoplankton and to know the trophic status of the waters. Identification of phytoplankton is carried out at the genus level. Physico-chemical factors measured in this study are (pH, temperature, DO, brightness, phosphate, and chlorophyll-a). Trophic status analysis is calculated based on Carlson's trophic status index. This research is a descriptive exploratory study and was conducted in September-December 2018 in the Lahor Reservoir. Sampling in the Lahor Reservoir is divided into 4 stations based on the environment. Each station was then divided into 3 depths, namely 0 m, 0.5 m, and 1 m with 3 samples in each depth except sampling for the chlorophyll-a, phosphate and brightness tests which were only done once. Sampling water for research for phytoplankton abundance of 1500 ml while for analysis of chlorophyll-a and phosphate as much as 600 ml at a depth of 0.5cm. The analysis used to determine the relationship of physico-chemical factors with phytoplankton abundance was analyzed by multiple correlation tests. Trophic status analysis is calculated based on Carlson's trophic status index. The results of the study found 32 types of phytoplankton consisting of 5 divisions, namely Chlorophyta, Chrysophyta, Chyanophyta, Euglenophyta and Phyrrophyta. The results of multiple correlation analysis showed that physicochemical factors in waters have a significant relationship to the abundance of phytoplankton. Based on Carlson's formula of trophic status, the waters of the Lahor Reservoir are classified as mesotrophic waters which approach toward eutrophic