SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGGUNAAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN

Nuzula Nafsiah

Abstrak


ABSTRAK

 

Model pembelajaran inkuiri terbimbing merupakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa dan membuat siswa menemukan sendiri konsep yang dipelajari. Berdasarkan hasil observasi peneliti diketahui bahwa dalam pembelajaran biologi kelas X MIPA 3 MAN 1 Malang sudah menggunakan model pembelajaran yang menuntut siswa aktif namun lembar kerja siswa (LKS) yang digunakan belum menuntun siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Permasalahan yang ditemukan adalah keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa kelas X MIPA 3 MAN 1 Malang mayoritas masih tergolong rendah.

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa kelas X MIPA 3 MAN 1 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada kelas X MIPA 3 MAN 1 Malang dengan jumlah siswa 38. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yakni: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan dan 4) refleksi.

Hasil penelitian menujukkan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan LKS berbasis inkuiri terbimbing oleh guru mengalami peningkatan sebesar 4,097% dari persentase keterlaksanaan siklus I sebesar 95,313% dan siklus II sebesar 99,218%. Sedangkan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan LKS berbasis inkuiri terbimbing oleh siswa mengalami peningkatan sebesar 4,133% dari persentase keterlaksanaan siklus I sebesar 94,531% dan siklus II sebesar 98,438%.

Keterampilan berpikir siswa meningkat dianalisis melalui jawaban tes di akhir siklus menggunakan rubrik keterampilan berpikir kritis. Persentase peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dengan kriteria mulai berkembang atau berkembang dengan baik meningkat 14,29% dari siklus I sebesar 73,68% menjadi 84,21% pada siklus II. Hasil belajar kognitif siswa meningkat dianalisis dari nilai ulangan harian yang dibandingkan dengan KKM yang telah ditentukan. Persentase peningkatan hasil belajar kognitif siswa dengan kriteria tuntas meningkat 30,78% dari siklus I sebesar 34,21% menjadi 44,74% pada siklus II.

 

Kata Kunci: Model pembelajaran inkuiri terbimbing, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar.