SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan TPA Talangagung sebagai Sumber Belajar Kontekstual Berbasis Inkuiri untuk Mengembangkan Keterampilan Proses Sains dan Sikap Peduli Lingkungan

Renita Nurdiah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurdiah, Renita . 2018. Pemanfaatan TPA Talangagung sebagai Sumber Belajar Kontekstual Berbasis Inkuiri untuk Mengembangkan Keterampilan Proses Sains dan Sikap Peduli Lingkungan. Skripsi. Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ibrohim, M. Si, (II) Dr. Sueb, M. Kes.

 

Kata kunci: pemanfaatan TPA Talangagung, sumber belajar kontekstual berbasis inkuiri, keterampilan proses sains, sikap peduli lingkungan

Tantangan abad XXI dalam menyiapkan generasi yang kritis, kreatif, kompetitif, dan memecahkan masalah menjadi tantangan dalam persaingan global. Selain itu, tantangan pendidikan pembangunan berkelanjutan juga mengarahkan pada keberlangsungan pembangunan yang tetap memperhatikan berbagai aspek tanpa melampaui fungsi ekologis sehingga pendidikan menjadi sasaran utama untuk menjawab tantangan global. Pembelajaran biologi materi perubahan lingkungan di SMAN 1 Kepanjen belum menggunakan pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan sumber belajar sekitar yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talangagung sebagai sumber belajar sehingga belum mampu mengembangkan keterampilan proses sains dan sikap peduli lingkungan siswa. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut ialah dengan menyusun rancangan dan perangkat pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan rancangan dan perangkat pembelajaran yang memanfaatkan TPA Talangagung sebagai sumber belajar konstekstual berbasis inkuiri yang memenuhi syarat valid, praktis, dan efektif.

Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan yakni model ADDIE yang dikembangkan oleh Branch (2009) meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Validasi dilakukan oleh ahli desain pembelajaran, ahli materi, dan praktisi lapangan terhadap rancangan dan perangkat pembelajaran . Uji kepraktisan dilakukan oleh kelompok kecil sedangkan uji keefektifan dilakukan oleh kelompok lapangan.

Hasil uji kevalidan silabus, RPP, LKS, handout, dan instrumen penilaian berturut-turut sebesar 94,16%, 94,31%, 91,67%, 95,37%, dan 94,96% sehingga secara keseluruhan rancangan dan perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid. Uji kepraktisan rancangan dan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan uji keterbacaan LKS, handout dan keterlaksanaan sintaks pembelajaran yakni secara berturut-turut sebesar 90,71%, 91,25%, dan 97,20% yang menunjukkan kriteria sangat praktis. Uji keefektifan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata  pretest-postest keterampilan proses sains dan sikap peduli lingkungan sebelum dan sesudah penerapan rancangan dan perangkat pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas.